Fanfiction. Super Junior Full House ‘Part 5’

Standar

N.B: ANNYEONG CHINGUDEUL. mian publishnya telat.niatnya sih seminggu setelah yang part 4 mau publish. tapi karena sang author sakit dan ada ulangan umum, publisnya ditunda terus deh🙂 heeheh jeongmal mianhae yah chingu ^^

*Siwon POV*

Min Rin menolakku. Namun aku mencoba untuk tetap tersenyum didepannya. Entar dia mengetahui atau tidak bahwa hatiku sakit sekali. Mengingat Kyu adalah namja selalu Min Rin perhatikan jauh lebih membuatku sakit. Ternyata, orang yang paling kucintai kini menyukai dongsaeng yang paling aku sayangi. Aku tak bisa menyakiti Kyu namun aku juga tak bisa melepaskan Min Rin. Aku tak pernah mencintai seorang yeoja hingga seperti ini. Eottogge? “Apa aku boleh sedikit licik untuk mendapatkanmu?” Kataku lirih ketika Min Rin sudah pergi berangkat Kuliah.

*END OF SIWON POV*

Min Rin berada di kelas dengan sahabatnya. Dia sahabat baik Min Rin selama Min Rin ada di korea satu tahun ini. “Min Rin, apa kau benar seorang Choi Siwon ingin berkenalan denganku?” Min Rin tersenyum mendengar kata-kata sahabatnya itu. “Ne~ tenang saja Han YoonMi ku sayang… Dia mau kok”. “Ini bukan bermaksud untuk menghiburku yang habis ditinggal oleh Chansung kan?” YoonMi menatap MinRin curiga, Min Rin makin geli melihat sahabatnya itu. “ Aniyooo~ tentu saja bukan. Aku merasa kalian akan cocok.” Min Rin mengambil roti didalam tasnya untuk sarapan. Dosen mereka belum datang sehingga mereka masih bisa santai didalam kelas. YoonMi adalah mantan dari Hwang Chansung salah satu mahasiswa di universitas tersebut. Mereka baru saja putus karena Chansung yang kini lebih sibuk pada aktifitasnya sendiri.
“Min Rin, mengapa kau memperkenalkan aku pada Siwon?” Tanya Yoonmi. “Seperti yang aku bilang tadi. Aku ingin kalian kenal.” Jawab MinRin sambil mengunyah roti yang dia bawa. “ Apa tidak ada yang marah?” Tanya Yoonmi sedikit mengecilkan suaranya. “Tidak ada… Memang siapa yang akan marah padamu? Para member lain? Elf?”. “Bukan. Maksudku, memang seorang Siwon Super Junior tidak mempunyai seorang yeoja chingu? atau yeoja yang disukainya?” Min Rin yang mendengarnya langsung tersedak dengan kata-kata YoonMi. Dia ingat kejadian tadi pagi. “Ya Min Rin?! Gwaechana?” Ucap YoonMi panik sambil menepuk-nepuk punggung Min Rin. “Uhuk.. ne, gwaechana..” MinRin langsung meminum air mineral yang dia bawa dari dalam tasnya. “Hah YoonMi. Aku mana tahu hal itu. Kau nyaris membunuhku tadi!” Min Rin yang sudah agak tenang menyerang YoonMi. “Mian MinRin…” YoonMi tersenyum, tiba-tiba dosen mereka masuk ruangan, obrolan mereka berhenti sampai disitu.

*Min Rin POV*

Hiyaaaa~ YoonMi, dia benar-benar nyaris membunuhku! Pertanyaannya tadi mengejutkanku dan membuatku teringat pada penolakanku pada Siwon tadi pagi. Namun bagaimana? Aku menyukai orang lain….

3 hari yang lalu di dorm.

“Waaaa, hyung. Itu foto kita kemarin yah?” Eunhyuk oppa yang sedang menonton bersamaku langsung bangun dari sofa ketika melihat Eeteuk oppa membawa satu album foto. “Album apa itu oppa?” Aku hanya melihat sebentar kearah Eeteuk, karena dia langsung duduk disebelahku. “Foto kita kemarin di butik Min-ah” dia memberikan aku albumnya. Aku melihat fotoku bersama Siwon dan Kyuhyun. Aku tersenyum simpul.
“Oppa, darimana kalian punya ide membawaku ketempat seperti itu?” Eeteuk oppa menengok kesekitar melihat keadaan, begitu juga dengan Eunhyuk oppa. “Kyuhyun yang memberi tahukannya.” Eeteuk tersenyum menggoda, begitu juga dengan Eunhyuk. Aiiiish~ aku mengerti maksud mereka. “Ehem~ Min-ah darimana si evil tau hal itu?” Eunhyuk oppa terus menggodaku dengan senyumnya itu >//< Mereka sama saja. Aku jadi ingat saat malam pertama aku ada didorm ini. Aku memberi tahukan Kyu tentang impianku. Aku merenung, Kyuhyun menjauhiku? Namun dia ingat hal tak penting macam itu tentang aku? Aku sungguh tak mengerti! “Hey Min-ah, kau kenapa?” Eunhyuk oppa menyadarkan aku dari lamunanku. Aku hanya menggeleng memberikan tanda bahwa aku tidak kenapa-kenapa. Aku pergi kekamarku untuk merenungkan kembali semuanya. Aku tak habis pikir, Kyuhyun yang bersifat dingin padaku masih memikirkan impianku.
Aku menyadari sesuatu, aku menyukai Kyuhyun. Aku tak perduli dia siapa?, apa dia teman lamaku atau bukan? Namun aku menyukainya. Entah ini perasaan yang lama atau perasaan yang baru. Namun kini aku sadar. Siapa namja yang aku cintai. Ne~ Dia kyuhyun oppa…

*End Of Min Rin POV*

*Kyuhyun POV*

Hari ini hari terakhir Min Rin shooting di dorm. Besok pagi kita akan pergi ke jeju Island untuk liburan dan merayakan ulang tahun MinRin. Kita akan ke Jeju selama 4 hari.
Sekarang Min Rin sedang kuliah. Dan kami para member sedang syuting untuk memberikan pesan-pesan tentang Min Rin. “Kyunnie, sekarang giliranmu.” Sungmin Hyung mendorongku kedepan kamera. Kini mukaku sudah berada didepan kamera, aku menarik nafas “Annyeong haseyo, Kyuhyun imnida. Satu bulan aku mengenal Min Rin disini. Aku merasa, aku seperti sudah mengenalnya sangat lama. Dia sangat periang dan mudah bergaul. Aku dan para member lainnya sangat menyukai dirinya disini. Aku mengingat betul makanan yang selalu ia buat setiap paginya buat kita. Aku akan merindukan masakannya. Semua member sangat menyukainya, termasuk aku…” Aku berhenti sebentar, menarik nafas dan berbicara kembali, “Jeonmal Mianhae MinRin…” Aku menunduk. Kamera sudah selesai merekam. Karena aku yang terakhir. Tak ada lagi yang direkam selanjutnya. Para hyung menghapiriku dan menanyakan tentang kalimat terakhirku. Aku menggeleng. Dan berusaha kembali bersikap tidak ada apa-apa. Syuting berhenti hingga Min Rin pulang nanti untuk bagian dimana kami memberi tahukan tentang liburan besok. Hari ini Siwon hyung tidak mengikuti syuting karena harus mengikuti syuting drama lainnya.

*End Of Kyuhyun POV*

Min Rin pulang ke dorm, begitu pintu dibuka, kamera sudah merekam semuanya. Min Rin yang baru sampai disambut hangat oleh para member. Yesung berlari kearah Min Rin, “Min-aaaaah dongsaengku yang paling cantik. Apa kau tahu kita akan kemana?” Yesung merangkul pundak MinRin. “Molla~ memang kita akan pergi kemana oppa?” Minrin terlihat sedikit bingung. “Kita akan ke Jeju Island Minriiiin!! Selama 4 hari sampai hari terakhir syuting full house. Kita akan melakukan perpisahan disana…” Shindong terlihat sangat gembira menjelaskan hal tersebut pada Min Rin. Tak hanya dia, bahkan semua member terlihat begitu gembira. MinRin diam, reaksinya tidak begitu cepat. “Ya Min-aah. Apa kau tidak dengar?” Shindong melambai-lambaikan tangannya didepan mata Minrin yang tatapannya kosong dan berteriak di kupingnya. Lamunan MinRin buyar, dan ia hanya tersenyum.
“Jinjja oppa? woaaa~ pasti nanti kita akan menghabiskan hari-hari terakhir kita dengan indah..” MinRIn tersenyum. Eeteuk melihatnya dan menunduk. “Terakhir? kau fikir kita akan mati hah?” Yesung yang mendengarnya meralatnya. Min Rin tersenyum lagi mendengarnya. “Ani oppa, maksutku bukan itu. Ehm, aku mau membereskan baju untuk besok oppa…” MinRin pergi masuk ke kamarnya dengan satu kameramen mengikutinya.
“Hyung, kok MinRin tidak terlihat senang?” Ryeowook mendekat pada Sungmin. “Molla~ mungkin ia masih kaget kali. Makanya reaksinya masih biasa saja.” Sungmin berusaha untuk berfikir positif. “Aiiish, dongsaengku ini ya… Kalian amat sangat tidak peka.” Eeteuk menggeleng-geleng pasrah dengan ke-babo-an dongsaeng-dongsaengnya. “Hyung, memangnya kau mengerti?” Kata Yesung pada Eeteuk. Eeteuk yang semula duduk menjadi berdiri melengos malas. “Haaah, coba kalian pikirkan sendiri. Terutama untuk kau kyu… Aku mau membereskan baju-baju dulu.” Eeteuk berjalan kekamarnya. Para member saling memandang keheranan dengan sikap Eeteuk. Kyuhyun yang sedang bermain dengan gameboynya membatin ‘Ne~ arrasseo. MinRin tidak ingin berpisah dengan Siwon hyung kan?”

*MinRin POV*

Yesung oppa babo!! Kau tak peka sekali sih. Aku tak ingin berpisah dengan para member? Apa kalian tidak mengerti? Mengapa perpisahan harus dirayakan? Aku tak mengerti. Aku akhirnya membereskan pakaianku yang kubawa kesini. Ada satu kameramen merekamnya. Aku tidak perduli. Begitu aku selesai dengan pakaianku, kameramen itu pergi meninggalkanku sendirian.

chilnyeoneul mannatjyo
amudo uriga ireoke
swipge ibyeolhal jureun mollatjyo
geuraedo urineun heeojyeo beoryeotjyo

Handphoneku berbunyi, terdengar suara Kyuhyun dalam lagu ’7 years of love’. Aku melihat displaynya. Ternyata Appaku yang menelephone.
“Appaaaa…”. “Min-ah apa kau tahu besok kalian akan ke Jeju?”. “Ne appa. Tapi… Lusa kan aku ulang tahun.”. “Iya appa tahu. Bukannya menyenangkan ulang tahunmu bersama super star seperti mereka?”. “Aaah appa. Super star juga manusia. Akan lebih menyenangkan bila aku merayakannya dengan appa yang paling aku sayang.” Appa menjawab sambil tertawa, “Min-ah, tenang saja. Hanya tahun ini kau bersama mereka kok…” Kata Appa dengan santai. Kata-kata itu sangat tidak aku sukai. “Yasudah. Aku minta kado begitu aku pulang.” Begitu aku menjawab begitu Appa tertawa dan segera menutup teleponnya karena ada urusan penting.
Aku mengingat YoonMi, kalau besok aku ke Jeju. kapan aku mempertemukan dia dengan Siwon oppa? Haiiiish. Aku segera menelepon Siwon oppa. “Min-ah. Waeyo?” Suara diseberang sana. “Ani oppa~ kau sudah tahu besok kita akan ke Jeju?”. “Ne tentu saja. waeyo?”. “Ehm, oppa apa sebelumnya kau bisa bertemu dengan temanku dulu?”. “Molla min-ah. Aku tidak tahu jam berapa syuting ini selesai,”. “Aku yang akan kesana oppa.”. “Jangan Min-ah biar nanti kita bertemu di….” Siwon oppa memberi tahukan tempat yang harus kita tuju. Dia bilang ia hanya bisa nanti malam sekitar pukul 8 malam. Aku menutup telponnya dan menelepon YoonMi-ah. Aku harap rencanaku berhasil. Semoga YoonMi dan Siwon oppa bisa dekat.

*END OF MIN RIN POV*

Mereka sibuk dengan aktifitasnya masing-masing malam ini. MinRin dan YoonMi bertemu di tempat yang diberitahukan Siwon. “Tempat ini terlihat mahal Min-ah. Apa tak apa-apa kita disini?” Ucap YoonMi ketika melihat tempat yang mereka datangi. “Ne Yoon-ah. Mungkin karena tempat ini sepi jadi Siwon oppa memilih tempat ini.” MinRin sedikit berbisik ketika dia menjawab kata-kata Yoon-ah. “Sebaiknya kita duduk disini. Aku rasa disini tempat yang baik.” YoonMi mengangguk mengerti dan duduk ditempat yang MinRin temukan. Tak lama Siwon datang. Mereka melakukan perkenalan dan kemudian berbincang-bincang. Awalnya YoonMi dan Siwon sangat canggung. Namun MinRin membuat mereka lebih dekat. “Oppa, apa aku boleh bertanya hal yang sedikit privasi padamu?” YoonMi sedikit malu. Siwon mengangguk meng-iya-kan. “Apa kau sedang menyukai seseorang?” Siwon sedikit melotot mendengarnya. Dia menatap MinRin. MinRin mebesarkan matanya. “Mian oppa atas pertanyaanku. Aku hanya takut mendekati seorang pria yang tidak serius atau sudah mempunya wanita lain. Kau tak perlu menjawabnya kalau mengganggumu.” YoonMi tersenyum dan menyedot minuman yang ia pesan. “Gwaechana. Aku sedang tidak menyukai seseorang kok.” Siwon tersenyum memaksakan dirinya. MinRin tersenyum lega, namun tiba-tiba handphone Siwon berbunyi. Siwon mengangkatnya, “Wonnie. Apa kau tau Min-ah dimana?” Suara Eeteuk diseberang sana. “Ne~ dia bersamaku kok. Tenang saja Hyung.”. “Kau cepat pulang. Hari sudah malam besok kita harus ke Jeju.” Eeteuk memutuskan telponnya. “Min-ah kita harus pulang. Eeteuk hyung bilang karena esok kita mau ke Jeju kita harus pulang sekarang.” MinRin mendengarnya langsung melihat kearah YoonMi, “Gwaechana Yoonmi?” YoonMi mengangguk. Min Rin terlihat tidak enak pada YoonMi dan terlihat agak sedih. Siwon yang melihatnya. langsung minta izin untuk ke kamar mandi.

*Siwon POV*

MinRin terlihat ingin membawa YoonMi kesana. Terus terang, aku ingin melakukan hal yang bisa membuat MinRin tersenyum. “Min-ah aku mau kekamar mandi dulu,” aku kekamar mandi dan melepon produser dan manager. Aku mencoba membujuk mereka untuk mengajak YoonMi ke Jeju. Aku akan membayarinya kalau perlu. Aku hanya ingin MinRin senang. Aku sedikit bernegosiasi dengan rencana-rencana untuk di Jeju esok. Produser dan manager setuju dengan rencanaku dan memperbolehkan YoonMi ikut.
“Ayo, Min-ah kita pulang.” Aku menarik tangannya. Namun ia mencoba melepaskannya. “Ehm, iya oppa.” MinRin menggandeng tangan YoonMi. Aku menjadi makin tidak enak. “YoonMi, biar kau kuantar pulang.” YoonMi mengangguk. Selama dimobil mereka hanya diam. “Min-ah, apa kau tahu kalau YoonMi akan ikut ke jeju besok?” Aku menatap kespion tengah, MinRin duduk dibelakang, aku melihat mukanya seperti tak percaya. YoonMi yang duduk disebelahkupun begitu. “Mwo? Jinjja oppa?” yoonMi terdengar tak percaya. Aku mengatakan padanya bahwa ia akan ikut ke jeju untuk menemani MinRin, dan aku bilang itu suruhan produser. Mereka berdua terlihat percaya padaku. MinRin terlihat senang. YoonMipun demikian. Begitu sampai dirumahnya YoonMi turun, “Oppa, terima kasih sudah mengantarkanku. ” Aku hanya mengangguk. Kemudian aku membawa mobilku ini ke dorm. Senyum MinRin tak pernah lepas dari wajahnya. Dia sepertinya sangat senang YoonMi bisa ikut besok. Aku ikut tersenyum melihatnya. Itulah yang aku inginkan. Melihat MinRin tersenyum.

*end of siwon pov*

Mereka pergi Ke Jeju Island pada jam 10 pagi. Yoonmi tidak masuk kedalam syuting fullhouse. Dia tak direkam oleh kamera. Bagi YoonMi itu sangat bagus daripada wajahnya terpampang di layar kaca semua rumah.
Selama dipesawat, YoonMi duduk bersama Siwon. Sedangkan MinRin bersama Kyuhyun. Entah darimana asalnya, semua kejadian di fullhouse dia selalu dipasangkan dengan kyu. MinRin melirik kearah Siwon dan YoonMi, mereka terlihat semakin akrab. MinRin makin senang melihatnya.
Kyuhyun hanya mendengarkan musik dan bermain game selama dipesawat. Dia sama sekali tidak berbicara dengan MinRin. Min Rin sesekali bertanya pada Kyu. Namun kyu berpura-pura tidak mendengar suara MinRin.

Setelah satu jam. Pesawat mereka mendekati bandara di Jeju. Namun tiba-tiba pramugari berkata bahwa mereka harus memakai sabuk pengaman karena akan terjadi pendaratan darurat. Semua penumpang panik, Semua memakai Sabuk pengaman sesuai yang dikatakan oleh sang pramugari. MinRin yang tertidur tidak tahu bahwa dia harus memakai sabuk. Pendaratan terjadi tidak halus. Badan Minrin yang tidak memakai safety belt terlempar kearah Kyu. Kyu menangkap MinRin dan terus memeluknya agar dia tidak kembali jatuh. Kyu berusaha untuk tidak membuat MinRin terbangun dan memeluknya seerat mungkin agar dia tak mengalami guncangan yang keras. Pendaratannya membuat kepala Minrin beradu dengan kepala Kyuhyun sehingga MinRin menjadi terbangun. Kyuhyun melihat mata MinRin terbuka. MinRin mencoba bangun, dia memegang kepala yang terbentur. Ketika pesawat beguncang kembali, MinRin tidak sanggup menahan keseimbangannya dan akhirnya badannya terjatuh kembali kearah Kyuhyun. Bibir mereka bersentuhan. Kyuhyun hanya diam pasrah tidak melepaskan ciuman itu…

*To Be Continued*

by: Fasya Fatina

8 responses »

  1. belum baca yang part1-4 *hiks, mengapa saya ini malas yee???*
    wah itu pikunya bagus
    *ditimpuk author cos ngomenin yang ga penting*
    *author : bukanya komen epepnya, malah komen pikunya,*
    *saya : mian belum baca hiks*
    author anneyong lam kenal,,,,,

  2. ihwaaaaawww…
    “Ketika pesawat beguncang kembali, MinRin tidak sanggup menahan keseimbangannya dan akhirnya badannya terjatuh kembali kearah Kyuhyun. Bibir mereka bersentuhan. Kyuhyun hanya diam pasrah tidak melepaskan ciuman itu…”

    ehm..ehm..ehm..(maaf onnie lg gaje sendiri..hhe)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s