One Fine Spring Day

Standar

By: Fasya Fatina (ohmygameKyu)

Main Cast:
Ryeowook Super Junior as his self
Meliana Sirait as Lee Hyeri
Kyuhyun Super Junior as his self
Fasya Fatina as Park Min Rin

Cameo:
Leteuk, Sungmin, Yesung, Heechul, Kangin, Henry, Hankyung, Eunhyuk, Donghae.

*Ryeowook POV*

Hari ini sungguh membahagiakan. Kangin Hyung mengunjungi kami ke dorm. Meski kedatangannya kali ini untuk melakukan perpisahan, aku tetap senang dia datang kesini. Para member menyerahkan urusan memasak padaku, aku sibuk didapur sekarang dengan beberapa resep uji coba baruku. Aku mencicipinya beberapa kali, aku rasa ini enak.
“Aku tak mau hyung! Kau jangan memaksaku!!” Suara Sungmin hyung terdengar keras dari kamar Yesung hyung. Aku terus pada masakanku, “Kau bisa! Jangan membuatku semakin memaksamu Sungmin!” Suara Yesung hyung terdengar tidak kalah meninggi, “Inikan demi kebaikanmu!” Yesung hyung melanjutkan, namun Sungmin hyung tidak berkata apa-apa, yang aku dengar hanya suara pintu yang dibanting. Ternyata Sungmin hyung pergi kesini, mukanya terlihat sangat kesal “Ada apa hyung?” Aku berbasa-basi pada Sungmin hyung. “Dia menyuruhku untuk memegang kura-kuranya itu dan membiarkan makhluk itu berjalan di tanganku. Gila!” Aku kaget dengan kata-kata Sungmin hyung, bukankah dia paling sayang dengan ddangkkoman? “Wae? bukannya kau menyukai ddangkkoman?” Aku menengok pada Sungmin hyung, mukanya masih terus ditekuk. “Nee~ sampai kemarin ia mencakar tangan mulusku dengan kuku tajamnya! Aku tak mau kulitku rusak karena kura-kura itu,” Heeeem, Sungmin hyung hari ini sungguh tak bisa dimengerti, Haiiish mungkin dia sedang bertengkar dengan namja chingunya…
Makanan siap. Aku sangat percaya diri dengan hasil masakanku kali ini. Aku harap mereka menyukai masakan buatanku. Semua member kumpul disini, tentu saja kecuali hangkyung hyung dan kibum yg masih sibuk dengan aktingnya… Yesung dan Sungmin hyung masih diam-diaman. Bahkan aku baru pertama kali ini melihat Yesung hyung begitu kesal. Aku sungguh tidak mengerti!
“Uhuk! Ryeo, apa yang kau buat?” Kangin hyung tersedak. Semua member mencoba masakanku. Mereka terlihat tidak menyukainya. “Aiiish, kau buat masakan jenis apa sih?! Merusak acara hari ini saja kau!” Ucap Yesung hyung malas-malasan, aku tidak berani menatap matanya. “Kau tak perlu memarahinya hyung! Disini tidak ada yang salah! Kita bisa pesan makanan baru kok!” Sungmin membelaku, aku sebenarnya senang. Namun aku tak mau pertengkaran saat kita makan terjadi lagi. Aku diam, menatap semua makanan yang gagal kubuat. Tiba-tiba Leeteuk hyung angkat bicara, “Sudahlah, kita bisa memesan makanan kok. Biar aku yang telepon,” Leeteuk hyung bangun dari duduknya dan menelepon sebuah rumah makan. Aku merasa menyesal…

~~~

“Hyuuuuuuuung!!!” Kyuhyun menghampiriku yang sedang asik menonton TV. “Wae?” jawabku agak malas. “Kau tahu? sekarang aku sudah bisa memasak.” Aku menatap Kyu tak percaya, “MinRin selama ini mengajarkannya padaku. Ayo coba hyung!” Aku bangun karena dia menarik badanku, “Ada apa Kyunnie?” Heechul hyung menghampiri kami. Kyuhyun yang begitu antusias menceritakan semuanya dan mengajak semua member untuk mencobanya.
Aku mencoba sup yang dia bikin. Aigooo~~ Kyuhyun hebat! Aku merasa dia lebih jago dari pada aku. Hem, mungkin MinRin yang lebih hebat bisa mengajari orang seperti Kyuhyun. “Kyu, aku rasa kamu bisa menggantikan tugas ryeowook.” Suara Leeteuk hyung tiba-tiba. Rasanya aku yang sedang makan ingin tersedak mendengarnya. “Mwo? Bagaimana dengan wookie hyung?” Kyuhyun menatapku tidak enak, aku tesenyum dan menjawab “Gwaechana Kyu. Bukannya tugasku jadi berkurang? Masakanmu memang enak kok Kyu.” Aku tersenyum, Kyuhyun mendengarnya ikut tersenyum dan kembali memamerkan bagaimana yeoja chingunya mengajarkannya. Aku kembali ke ruang TV. Mengingat hari ini belum menelepon Hyeri, aku memutuskan untuk meneleponnya sekarang.
“Yoboseo… Oppa, wae?” Terdengar suara diseberang sana. “Ya Lee Hyeri, Waeyo? Memangnya salah kalau seorang namja chingu menelepon yeoja chingunya?” Aku agak manja padanya. Aku merindukannya,”Mian oppa~ aku kan hanya bertanya ada apa…” Suara Hyeri menentramkan hatiku. Aku menceritakan keluh kesahku padanya. Tentang perasaanku yang tiba-tiba tidak boleh memasak lagi untuk para member. Padahal aku hanya melakukan satu kesalahan. Dan menurutku itu tidak fatal. Hanya masalah selera saja. Namun, Hyeri tidak memberikan perhatiannya padaku. Dia malah menyalahkan ku yang asal memutuskan masakan. Haiiiiish~

~~~

Esoknya aku pergi ke tempat kuliah Hyeri. Aku ingin menjemputnya hari ini. Jarang sekali aku bisa menjemputnya. Walau aku harus menyamar atau bahkan ketahuanpun, aku merasa bangga bisa menjemputnya ditempat kuliahnya. Aku turun dari taksi dan menunggu di gerbang. Aku melihat sosok Hyerin, namun ia bersama seorang Namja. Mwo? Henry?
Aku mengikuti mereka pelan-pelan. Mereka pergi ke toko baju yang paling sering aku kunjungi bersama Hyeri. Mereka terlihat begitu mesra. Aku bingung, apa memang Hyeri telah mengkhianatiku? Aku menelpon Hyeri, yah dia memang mengambil handphonenya. Namun begitu dia melihat aku yang menelepon, dia langsung masukan kembali kedalam tas. museun ilieyo?

Aku pulang kedorm, melepaskan kejenuhanku. Hatiku begitu perih melihat Hyeri bersama Henry. Henry berada dikorea? untuk apa? Haiish~ “Ryeo, jangan lupa jam 7 malam nanti kita ada latihan dance untuk SS3.” eunhyuk hyung lewat dan menepok bahuku. Aku menengok padanya dan mengangguk pelan. Aku lebih baik tidur sebentar…

Latihan dimulai. Lagu pertama adalah Boom Boom. Kami sebenarnya hanya butuh pelenturan sedikit untuk tarian di lagu ini. Namun aku merasa aku tidak konsentrasi. tubuhku bergerak, namun aku tak mengingat apa yang aku gerakan. Otakku terus kepada Hyeri. Begitu lagu selesai Shindong hyung menghampiriku, “Ryeo! Kau tau? Kau mengacaukan gerakan kami?!” Shindong hyung terlihat sedikit jengkel, aku hanya bisa tertunduk, “Ryeo, SS3 semakin dekat….” Donghae hyung duduk dilantai sambil meminum air yang ia bawa. “Kau kenapa sih? Jangan rusakkan semangat kita disini dong!” Heechul hyung ikut duduk disebelah donghae. Aku merasa makin bersalah pada mereka, padahal aku tahu mereka sedang sedih karena Bonamana akhir-akhir ini sudah turun di chart acara-acara Musik. “Kau sakit hyung?” Tiba-tiba Kyuhyun menghampiriku, Aku mengangguk “Mian semua. Aku merasa tidak enak badan. Aku rasa aku tidak bisa ikut latihan malam ini.” Aku langsung keluar meninggalkan studio. Yaaah, aku tidak bisa membuat mereka menjadi korban ketidak becusanku lagi. Lebih baik aku tidur, supaya bisa berfikir lebih jernih esok pagi.

~~~

Sudah tiga hari ini aku tidak menghubungi Hyeri. Dia pun tidak menghubungiku. Beberapa hari itu pula aku sering melihat Hyeri bersama Henry. Ketoko baju, supermarket, atau tempat membeli jam. Semua tempat itu tempat yang biasa aku datangi bersama Hyeri. Tapi kini dia bersama pria lain… Aku capek seperti ini terus. Aku harus meneleponnya sekarang. “Jagiiii….” Suaraku ketika teleponnya sudah diangkat, “Ne~ kenapa?” . “Naega bogoshipo”. “Naddo bogoshipo oppa~” Aku luluh mendengar kata-katanya. Suaranya membuatku selalu percaya padanya. Aku pasrah. Aku sungguh mencintainya. Aku tidak bisa melepaskannya. Aku hanya berbicara sebentar padanya. Aku kembali berfikir, ‘bagaimana kalau Hyeri lebih memilih Henry? Apa aku bisa menerimanya?’, aku mencoba memikirkan jalan keluarnya.
Aku hari ini harus menemuinya. Aku harus bertanya tentang Henry. Aku sampai di apartemennya. Ternyata dia tidak ada disana, untungnya dia pernah memberiku kunci duplikatnya. Aku masuk kedalam dan menunggunya diruang tamu. Mejanya berantakan dengan tugas-tugas kuliahnya. Aku fikir dia pasti sedang mencari buku untuk tugas-tugas kuliahnya. Jadi aku memutuskan untuk memasak untuknya. Aku membayangkan Hyeri tersenyum senang ketika dia tahu aku memasak untuknya. Aku lupa maksud tujuanku kesini sebelumnya.
Aku selesai memasak, namun Hyeri belum juga datang. Aku memutuskan menunggunya kembali di ruang tamu. Aku ingat saat aku mengatakan aku menyukainya.
*flash back*
“Oppa~ Maaf menunggu lama. kau mau mengajakku kemana?” Aku menjemput Hyeri diapartemennya.”Ikut aku,” Aku menarik tangannya. Kemudian mengubahnya menjadi menggenggamnya. Aku mengajaknya di sebuah taman dekat apartemennya. Waktu itu, musim semi. Udara mulai menghangat, namun dinginnya musim dingin masih sedikit tersisa. Aku berbincang lama dengannya, sebelum pulang aku menyatakan perasaanku, “sarangahaeyo hyeri..” Aku menggenggam tangan hyeri. Hyeri mengangguk tersenyum. Aku langsung memeluknya erat.
*end of flashback*

Tak terasa aku tertidur di sofa hyeri. Tiba-tiba ada yang mengguncangkan badanku. Aku membuka mataku perlahan dan melihat sosok Hyeri didepan mataku. Aku tersenyum. Aku membetulkan posisi dudukku dan membiarkan Hyeri duduk disebelahku. “Hyuung, kau ada disini?” Suara sesorang terdengar ditelingaku, aku mencari asal suara tersebut. Dia ada di dekat pintu masuk. “Ne~ Kau ngapain disini Henry?”. “Aku mengantar Hyeri pulang hyung. Kasihan kalau dia pulang sendiri.” Aku terperanjat kaget. Hyeri menunduk ketika aku menatapnya. Aku sungguh tak mengerti permainan macam apa yang mereka mainkan selama ini ditempat ini! Aku bangun dari duduk ku dan segera pergi dari tempat ini. Hyeri menarik tanganku dan menahanku. “Mian oppa~ tapi ini tidak seperti yang oppa pikirkan…” Hyeri berkaca-kaca. Aku melepaskan genggamannya. “Ne~ tidak apa-apa kok Hyeri…” Aku mengusap-usap kepalanya. “Hyeri, aku mau hubungan kita sampai disini. Aku sebenarnya sudah lama memikirkan ini. Aku sudah tidak mencintaimu Hyeri… Syukurlah kalau ada Henry yang bisa mencintaimu lebih dari aku.” Aku tersenyum, masih mengusap-usap kepalanya. Dia terlihat shock, badannya jatuh. Aku segera membopongnya ke sofa. Tatapannya kosong. Tapi aku sudah bulat memutuskannya. Aku yakin, Henry lah yang lebih mengerti Hyeri. “Henry, aku titip Hyeri padamu. Aku mohon jagalah dia.” Aku langsung pergi dan meninggalkan mereka berdua.

“MinRin-ah, kau dirumah?” Aku menelepon adik angkatku MinRin. Aku mengenalnya karena salah satu variety show kami. Dia adalah yeoja chingu dari kyuhyun. “Ne oppa~ kau mau kesini? aku tunggu kau.” Aku tak ada pilihan lain selain kerumahnya. Aku hanya bisa memberikan keluh kesahku kepadanya, tentang keadaan Super Junior sekarang, hingga masalahku bersama Hyeri. Dia hanya bisa memberikanku kata sabar dan beberapa solusi. Aku berkunjung tak begitu lama dirumahnya. Namun itu membuatku sangat lega karena telah menceritakan semua keluh kesahku padanya. Aku pulang ke dorm, dengan beban yang sudah lebih berkurang.

Begitu sampai di dorm aku melihat Henry ada di ruang tengah bersama para member lainnya.
“Hyung, aku minta maaf. Kejadiannya tidak seperti yang hyung kira.” Henry menjelaskan padaku, “Aku tidak kenapa-kenapa henry..” Aku melewati Henry begitu saja dan pergi kekamarku. “Katakan perasaanmu Hyung!!” Ucap Kyuhyun tiba-tiba menahanku. “Aku tau, itu bukan isi hatimu kan? Keluarkan hyung!! Kau tidak tahukan sekarang bagaimana Hyeri?” Kyuhyun terus menekanku, Aku tidak tahan. “Ne~ Aku cemburu Kyu! Aku kesal! Aku beberapa kali memergoki Henry bersama hyeri bersama! Aku sedih kyu! Tapi aku tidak bisa melakukan apa-apa! Aku mencintai Hyeri, walau aku tau aku disakitinya…” tak terasa ternyata aku sudah menangis. Aku sungguh mencintai Hyeri. Aku menuju kekamar meninggalkan Kyu dan Henry yang tetap diam ditempatnya. Jam sudah menunjukan pukul 00.10 a.m itu menandakan aku harus tidur sekarang. “Oppa~” Suara tak asing itu berada dibalik pintu. Aku membalikan badanku dan membuka pintu, wanita yang paling kucintai datang menemuiku lagi.
“Saengil chukahamnida, saengil chukahamnida, saranghanda Wookie ireum, saengil chukahamnida, Saranghae oppa” Hyeri membawa kue yang terdapat beberapa lilin diatasnya. Dia bernyanyi. Aku bahkan lupa pada hari ulang tahunku sendiri… Tanpa aku sadari semua member sudah berada di sekelilingku. Mereka tersenyum nakal. Aku mengerti.
“Sungmin hyung dan Yesung hyung… Apa kalian benar bertengkar waktu itu?” Aku menatap mereka dan bertanya sok serius. Mereka berdua menggeleng kompak. “Leeteuk hyung, apa kau benar-benar menggantikan posisis chef dirumah ini?” Leeteuk hyung menggeleng juga. Aiiiish jinjja?! Mereka ini!! “Makanan yang aku bawa itu semua masakan MinRin hyung hahaah.” Kyuhyun tertawa senang, seperti berhasil membohongiku. MinRin yang ternyata tiba-tiba sudah disebelah Kyu pun tersenyum nakal. haiish, ternyata dia juga ada dibelakang semua ini -__-
“Oppa, mau sampai kapan kau menyuruhku memegang kue ini?” Suara Hyeri menyadarkan ku kembali bahwa aku sedang berada dalam surprise party dari mereka. Aku berdoa sebelum meniyp lilinnya.
Malam ini sungguh tak terlupakan. Kangin, Zhoumi dan Kibum menyempatkan diri untuk datang kesana. Aku mencari sosok HanKyung hyung, dimana dia? “Weeee~ Wookie, kau tunggu apa lagi sih? cepat potong kuenya…” Suara ini sangat tak asing bagiku. “Hyuuuuuuung, kemana saja kau hah?” Aku langsung memeluk hangkyung hyung. “cup.. cup.. aku dari tadi dibelakangmu kok wookie. kamu saja yang tidak sadar,” Hah? -_- HanKyung hyung mengusap kepalaku.
Pesta terjadi cukup lama. Semua masih asik berpesta. MinRin sudah tidur dikamar bersama Kyuhyun. Hyeri tiba-tiba menghampiriku, “Oppa~ Aku harus pulang, aku pamit yah…”. “Biar aku mengantarkanmu.”. Hyeri hanya mengangguk. Aku mengantarkannya pulang. Selama diperjalanan kami diam saja. Sampai akhirnya aku sampai di apartemennya.
“Oppa mian merepotkan. Oh iya ini ada kado untukmu.” Hyeri memberikan aku sebuah kado. Aku membuka sampulnya. Aigooo~ Aku melihat sebuat kemeja dan jam tangan yang aku lihat saat dia bersama Henry. “Hyeri, maaf aku sudah salah sangka padamu.” Aku menunduk malu, Hyeri tersenyum. “Gwaechana oppa~”. “Aku terlalu cemburuan. Padahal kau dan Henry tidak ada apa-apa.” . “Sudahlah, yang penting kau tau oppa mengapa aku bersama Henry kemarin-kemarin.”. Aku tersenyum dan menggenggam tangannya. “Hyeri, saranghae.” Aku mencium keningnya, “Naddo saranghae Ryeowook oppa…” Dia menjawabnya.
Angin yang berhembus kencang. Suasana musim semi seperti tahun lalu terasa. Namun lebih dingin rasanya karena malam hari. Bomnal, aku menyukai musim itu seperti aku mencintai Hyeri…

-The End-

N.B: Chinguuu… terima kasih sudah membaca FF oneshoot ini. FF ini di dedikasikan untuk wookie oppa yang hari ini (21 Juni, red) berulang tahun (: Saengil Chukhae hamnida oppa~ ^^ Btw, mian kalo FF ini jelek. Aduuuuh emng aku ga bakat bikin FF yang bukan Kyuhyun Cast sih /plak heehe Komentar yah chingu, dont be a silent reader hehe^^

4 responses »

    • gamsahamnida *bowing*
      haha nee~ bener bgt chingu, aku takut ga sesuai sm kepribadiannya wookie -_– aah mian deh wookie’s biased kalo marah -__-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s