Protected Brother . . . Part 8

Standar

Author By : Shania9ranger

Cast : Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Lee Sungmin, Leeteuk, Kim Kibum, Lee Donghae

~o~

“Keadaan Kyuhyun… kritis…” Kata Dokter Jang menghela nafas panjang.

“Mwo?!” Mereka semua tersentak kaget.

“Ajushi, aku mohon lakukan apa saja untuk selamatkan Kyuhyun.” Eeteuk memohon mati-matian kepada dokter Jang.

“Aku sudah berusaha semampuku, Kyuhyun terlalu banyak kehilangan darah. Walaupun sebenarnya tidak fatal, tapi disekujur tubuhnya terdapat banyak luka seperti gigitan dan memar. Di tambah tubuh Kyuhyun yang memang lemah memperburuk kondisinya. Yang bisa kita lakukan saat ini hanyalah berdoa kepada tuhan agar Kyuhyun dapat melewati masa kritisnya.”

“. . . . . . . . . .”

“Apa kami bisa masuk kedalam untuk menemaninya?” Tanya Siwon kepada dokter Jang.

“Mianhe…tapi untuk saat ini kalian tidak bisa masuk kedalam. Aku akan terus memantau kondisi Kyuhyun selama 24 jam, jadi kalian jangan terlalu cemas.” Setelah mengatakan itu dokter Jang pergi.

“Akh…SIAL…Aku pasti akan memburu orang-orang yang telah melukai Kyuhyun!!!” Tiba-tiba Kibum menendang salah satu tempat sampah yang berada di koridor itu dan berteriak sambil mengacak-ngacak rambutnya penuh dengan emosi. Kibum berjalan pergi hendak meninggalkan rumah sakit, namun di cegah oleh Siwon.

“Kibum berhenti! Kyuhyun didalam sedang membutuhkan kita semua untuk tetap berada disisinya melewati masa kritis. Aku bisa mengerti perasaanmu, tapi kita harus berkepala dingin demi Kyuhyun.” Ujar Siwon mendekati Kibum, lalu meraih tangannya dan mengajaknya untuk duduk.

Tidak lama kemudian Kyuhyun di pindahkan ke ruang ICU, dia terbaring lemah dengan alat-alat dan selang pada tubuhnya yang membantu Kyuhyun agar tetap bernafas. Eeteuk berjalan mondar-mandir didepan ruangan Kyuhyun dan Sungmin tidak henti-hentinya mengeluarkan air mata. Setelah emosi tadi, Kibum hanya mematung dengan tatapan Kosong ke arah pintu ruangan Kyuhyun, sedangkan Siwon berusaha setenang mungkin berdoa kepada Tuhan. Minji yang sudah lelah menangis menahan kantuk sekuat tenaga, dia tidak mau tertidur sebelum mendengar kondisi Kyuhyun membaik.

Keesokkan harinya dokter Jang sudah datang memeriksa kondisi Kyuhyun pagi-pagi sekali.

“Ajushi, bagaimana keadaan Kyuhyun?” Tanya Eeteuk yang sudah tidak tidur semalaman.

“Kalian bisa tenang sekarang, karna Kyuhyun telah melewati masa kritisnya. Saat ini kondisi tubuhnya sudah stabil, tapi aku tidak bisa memprediksikan kapan dia akan sadarkan diri.” Jelas dokter Jang.

“Syukurlah…” Eeteuk menghela nafas lega.

“Kyuhyun akan di pindahkan ke ruang rawat, jadi kalian bisa menemaninya.” Ujar dokter Jang lagi.

Kyuhyun segera di pindahkan ke ruang rawat VIP oleh beberapa suster, wajahnya sudah terlihat lebih segar dari sebelumnya.

“Kyu… bangun…” Kata Eeteuk lirih sambil menggenggam tangan Kyuhyun yang dingin dengan erat.

“Kami semua ada disini. Hyung mohon bangun Kyu…” Sungmin mengguncang pelan tubuh dongsaengnya.

“Kenapa kau tega sekali… kemarin kau tersenyum ceria padaku, tapi sekarang kau malah membuatku menangis.” Ujar Eeteuk meneteskan air matanya.

~~~~~~~~~~

Seorang gadis bernama Hee Joon berjalan sambil melamun di halaman sekolah Yumkwang High School yang luas saat jam istirahat, pikirannya terus melayang-layang memikirkan seorang laki-laki yang akhir-akhir ini memenuhi isi kepalanya. Dia duduk disalah satu bangku. “Kenapa aku terus memikirkannya dirinya? Apa aku merindukannya…”

*Flashback*

“O,,hampir lupa. Ini nametagmu.” Hee Joon meraih nametag miliknya dari tangan Sungmin.

“Gomawo…”

“Nah,,sekarang habiskan sarapanmu.” Ujar Sungmin sambil tersenyum.

“Mmm… kenapa kau begitu baik padaku? Padahal aku hanyalah seorang gadis nakal yang brutal.” Hee Joon menatap mata Sungmin lekat-lekat.

“Kenapa ya…? Aku juga tidak tau, tapi yang pasti aku tidak akan berdiam diri saja jika melihat kejadian semalam.” Jelas Sungmin yang sibuk memoles rotinya dengan selai.

“Semestinya gadis sepertiku tidak pantas untuk ditolong…”

Sungmin berhenti sesaat, kemudian menatap Hee Joon yang tertunduk lesu. “Aku yakin kau nakal seperti itu pasti ada alasannya.” Ujar Sungmin dengan lembut. “Kalau kau mau, aku siap mendengar seluruh keluh kesahmu.”

Hee Joon berfikir sejenak, lalu menghela nafas panjang. “Benar, aku kesepian… Di dunia ini tidak ada yang peduli denganku. Aku anak tunggal di keluargaku, semenjak Appa dan Oemma bercerai, aku tinggal sendirian di apartemen. Appa sibuk dengan hobynya yang bergonta-ganti pasangan, dan oemmaku sibuk dengan pekerjaannya. Walaupun mereka selalu mengirimiku uang, tapi tidak pernah sekali pun mereka memperhatikanku. Jadi aku mencari kesenanganku sendiri dengan berbuat nakal agar mendapatkan perhatian mereka…” Hee Joon menahan air matanya agar tidak jatuh di hadapan Sungmin.

“Jadi seperti itu… Aku bisa mengerti perasaanmu, karena aku senasib denganmu. Hanya saja aku bukanlah anak tunggal, aku memiliki seorang hyung dan tiga orang dongsaeng yang sangat ku sayangi, jadi aku tidak merasa kesepian sepertimu. Memang sangat menyakitkan tidak memiliki keluarga yang utuh…” Ujar Sungmin mendekati Hee Joon lalu memeluknya. “Menangislah sepuasnya, jangan kau tahan.”

Akhirnya Hee Joon tidak bisa menahan air matanya lagi dan dia menangis dalam dekapan Sungmin. Pelukan yang hangat dari Sungmin membuat Hee Joon merasa nyaman. Bebannya selama ini terangkat seiring dengan derasnya air mata Hee Joon yang keluar.

“Sudah lebih baik?” Tanya Sungmin melepaskan pelukkannya, ketika Hee Joon berhenti menangis. Hee Joon mengangguk pelan menjawab pertanyaan Sungmin.

“Aku lupa memperkenalkan diri, Sungmin imnida.” Ujar Sungmin dengan menjulurkan tangannya. “Kau tidak akan sendirian dan kesepian lagi, karna mulai saat ini aku yang akan selalu memperhatikanmu. Kalau kau mau, aku akan menjadi seorang oppa untukmu.”

*End Flashback*

Saat Hee Joon sedang berpikir keras untuk mencoba mengerti apa yang sedang dirasakannya, dia tersentak kaget melihat seseorang yang selalu menghinggap di kepalanya muncul. Sungmin berjalan menuju gedung utama Sekolah. Wajah Hee Joon memerah seketika dan jantungnya berdetak kencang.

Kemudian Hee Joon mengikuti Sungmin dengan diam-diam dari belakang. Sungmin memasuki ruangan Kepala Sekolah. “Untuk apa dia kesini?” Tanya Hee Joon pada dirinya sendiri. Hee Joon tidak mungkin mengikuti Sungmin masuk ke ruangan itu, dia memutuskan untuk menunggu Sungmin di luar.

“Apa jangan-jangan dia sedang melaporkan kenakalanku pada pihak Sekolah…?” Hee Joon berasumsi pada dirinya.

Tidak lama kemudian Sungmin keluar dari ruangan kepala Sekolah, Hee Joon yang menyadari itu segera menghampiri Sungmin.

“Op..oppa…” Panggil Hee Joon ragu-ragu.

Sungmin membalikkan badannya, dia tampak bingung dengan gadis yang ada dihadapannya. “Ne, mmm…” Sungmin tidak mengenali gadis yang ada di hadapannya.

“Oppa lupa? Ini aku Kang Hee Joon.” Ujar Hee Joon.

“Hee Joon?! Kau kah ini??” Sungmin tampak tidak percaya.

“Ne.”

Sungmin menatap Hee Joon dengan seksama, dia sungguh tidak percaya bahwa gadis cantik yang berdandanan feminim dan sopan ini adalah gadis nakal serta berantakan yang di kenalnya.

“Jinja?! Kau terlihat berbeda sekali, aku hampir tidak bisa mengenalimu. Kau sangat cantik dan manis seperti ini.” Ujar Sungmin sambil mengelus kepala Hee Joon. Pipi Hee Joon bersemu merah, dia merasakan wajahnya panas.

“Mulai sekarang aku akan merubah sifat burukku. Kalau aku boleh tau, ada perlu apa oppa datang kesini?” Sebenarnya Hee Joon agak ragu untuk menanyakannya.

“Aku hanya menyerahkan surat sakit dari dokter kepada kepala Sekolah, saat ini dongsaengku sedang dirawat dirumah sakit.”

“Mwo?! Dongsaeng oppa Sekolah disini juga?”

“Ne, namanya Kyuhyun. Dia kelas 2A.”

“Begitu rupanya…” Hee Joon mengangguk tanda mengerti, ternyata dugaannya salah. Wajah Sungmin tampak sangat letih, matanya juga sembab, terlihat sangat jelas bahwa Sungmin kurang tidur. “Oppa… gwaenchana?”

“Waeyo?”

“A..aniyo, wajah oppa terlihat sangat letih, mata oppa juga agak sembab.”

“Kepalaku memang terasa sedikit pusing, tapi aku baik-baik saja.”

Hee Joon memberanikan diri menyentuh dahi Sungmin dengan tangannya. “Oppa, sepertinya kau demam…”

Kemudian Hee Joon menarik lengan Sungmin menuju taman belakang yang lebih tenang. “Duduklah…aku akan segera kembali.” Gadis itu pergi meninggalkan Sungmin begitu saja. Sungmin menuruti perkataan Hee Joon, dia duduk dibawah sebuah pohon besar yang rindang.

Tidak lama kemudian Hee Joon kembali dengan membawa banyak makanan didekapannya. “Ayo oppa makan dulu, setelah itu minum obat.”

“Kenapa banyak sekali makanannya?” Tanya Sungmin dengan heran.

“Aku tidak tau apa yang oppa suka, jadi ku putuskan untuk membelinya semua.”

Mereka pun makan bersama di bawah pohon itu. Sungmin hanya memakan sepotong roti yang berisikan krim chocolate, setelah itu meminum obat yang diberikan Hee Joon.

“Hee Joon, boleh aku berbaring di pangkuanmu sebentar saja?”

“Ne oppa, tentu saja boleh.” He Joon tersenyum sangat manis pada Sungmin.

~~~~~~~~~~

Sudah hari ketiga namun Kyuhyun belum sadarkan diri juga. Hyung-hyungnya dan Minji bergantian menjaga Kyuhyun, bahkan Sungmin tidak beranjak dari ruang rawat dongsaengnya sedikit pun.

Minji tertidur di samping ranjang Kyuhyun, Sungmin dan Kibum tidur di sofa. Eeteuk yang baru selesai dengan pekerjaannya datang, yang tidak lama kemudian di susul oleh kedatangan Siwon yang juga baru selesai dengan aktivitasnya. Eeteuk melihat Kyuhyun dengan pandangan kesedihan.

“Kenapa dia belum sadarkan diri juga…” Katanya lirih. Siwon menepuk-nepuk bahu Eeteuk agar lebih tabah.

“Hyung, sudah hampir jam 3 pagi. Sebaiknya hyung tidur sebentar untuk mengistirahatkan tubuhmu.” Ujar Siwon sambil merebahkan dirinya di sofa dekat Sungmin. Eeteuk menuruti perkataan dongsaengnya dengan ikut merebahkan diri di sofa dan berusaha memejamkan mata sampai tertidur.

Minji terbangun dari tidur ketika merasakan sesuatu bergerak didekatnya, kemudian dia melihat tangan Kyuhyun bergerak, dan samar-samar dia mendengar suara Kyuhyun yang memanggil hyungnya.

“Hyung… hy… hyung…” Suara Kyuhyun terdengar sangat lemah.

Minji segera meraih tangan Kyuhyun, lalu mendekatkan diri sedekat mungkin sambil membelai lembut kepala Kyuhyun.

“Kyu, kau sudah sadar…” Dia mengira Kyuhyun sudah sadarkan diri, namun tidak ada tanggapan dari Kyuhyun. Minji pun menyadari bahwa Kyuhyun hanya mengigau.

“Hy…yung… hyung…. hyung tolong aku….”

Kemudian Minji beranjak dari tempatnya untuk membangunkan ke empat hyung Kyuhyun.

“Oppa… Oppa bangun.” Minji menguncang-guncang pelan tubuh ke empatnya. “Oppa bangun, Kyuhyun sudah…” Belum sempat dia menyelesaikan perkataannya, Sungmin sudah memotongnya.

“Kyuhyun! Ada apa dengannya?!” Tanya Sungmin yang tersentak kaget mendengar nama dongsaengnya di sebut.

“Dia mengigau memanggil-manggil kalian.” Ujar Minji agak ragu.

“Hyung… hyung bangun. Kibum bangun…” Sungmin membangunkan hyung dan dongsaengnya, lalu berlari mendekati Kyuhyun.

“Yung… hyung… to…long… aku….” Kyuhyun masih mengigau.

“Kyu… Kyunie gwaenchana…aku ada disini.” Ujar Sungmin sambil menggenggam erat tangan dongsaengnya. Kibum mendekati Kyuhyun di semberang ranjang. Eeteuk dan Siwon yang baru saja terlelap bangun dengan panik.

“Tidak… hen… hentikan… jangan… jangan… hyung tolong aku… tolong…” Suara igauan Kyuhyun semakin kencang, tubuhnya menggeliat-geliat dan keringat mulai bercucuran dipelipis kening. Wajahnya memancarkan ketakutan yang luar biasa, tangan dan kakinya merontak-rontak. “Keluarkan… keluarkan aku dari sini…. Hyung… hyung tolong aku… Aku takut hyung…”

“Kyu tenanglah… kami semua ada disini.” Ujar Kibum dengan lirih.

“Kyu, ku mohon jangan seperti ini… Sadarlah…” Siwon menggenggam tangan Kyuhyun yang lain.

Gerakan mengigau Kyuhyun makin berontak hebat, Eeteuk dan Kibum yang tidak tega melihat Kyuhyun seperti itu akhirnya menangis.

“JANGAAAAAN ! ! !” Kyuhyun berteriak, dan tubuhnya tersentak bangun. Kepala Kyuhyun tertunduk, nafasnya tersengal-sengal tak beraturan untuk beberapa saat dan keringat bercucuran disekujur tubuhnya.

“Kyunie…gwaenchana???” Ujar Sungmin menepuk bahu Kyuhyun.

“Syukurlah akhirnya kau sadar.” Kibum memegang lengan Kyuhyun. “kyu…”

Kyuhyun tidak bereaksi, dia hanya diam menundukkan kepalanya.

“Kyu…” Eeteuk memanggil Kyuhyun dengan suara parau.

Kemudian Kyuhyun mendongakkan kepalanya melihat berkeliling dengan tatapan kosong, dan dia memeperhatikan wajah orang-orang yang mengelilinginya. Kyuhyun menyentuh wajah hyung-hyungnya dengan bingung.

“Hyung…?” Tanya Kyuhyun saat menyentuh wajah hyungnya satu-persatu.

“Ne ini kami, kyu. Hyungmu…” Kata Siwon menahan air matanya.

Tangan Kyuhyun berhenti di wajah Eeteuk yang tepat berada di hadapannya. “Eeteuk hyung…?”

“Ne…” Jawab Eeteuk sambil menangis.

“Hwuaaaaahhhhh… hyung… ” Kyuhyun langsung memeluk Eeteuk dengan erat, lalu menangis sejadi-jadinya. “Hyung…. Aku takut hyung….” Isak tangis Kyuhyun terdengar kencang saat berada dalam pelukan hyungnya.

“Kyu… jangan menangis…” Kata Eeteuk yang juga ikut menangis. “Jangan takut, kau sudah aman sekarang. Kami semua ada disini…”

Sungmin, Siwon, Kibum ikut memeluk hyung dan dongsaeng mereka, dan selama beberapa saat larut dalam kesedihan. Minji yang terus memperhatikan dari belakang mereka pun turut meneteskan air mata.

“Sudah-sudah, Kyuhyun harus beristirahat.” Eeteuk melepaskan pelukkan dogsaeng-dongsaengnya. Sungmin, Siwon, dan Kibum melepaskan pelukkan mereka, sedangkan Kyuhyun masih memeluk Eeteuk dengan erat.

“Kyu berbaringlah, kau harus beristirahat…” Ujar Eeteuk dengan lembut.

“Andwae… aku tidak mau sendirian lagi. Aku mau terus berada di pelukkan hyung…” kata Kyuhyun yang masih terisak.

“Tapi kau harus berbaring, tubuhmu masih lemah.” Eeteuk berusaha memberikan pengertian kepada Kyuhyun, namun Kyuhyun tetap tidak mau melepaskan pelukkannya. Terpaksa Eeteuk membaringkan tubuh Kyuhyun dengan membaringkan dirinya juga diatas ranjang, sehingga Kyuhyun tetap bisa memeluknya.

~~~~~~~~~~

Sejak Kyuhyun sadarkan diri sifatnya berubah drastis, dia tidak seceria dulu lagi. Kyuhyun selalu melamun, bahkan jarang sekali berbicara. Terutama ketika hyungnya menanyakan kejadian yang Kyuhyun alami sebenarnya, dia pasti tidak akan menjawabnya. Kyuhyun jadi sangat penakut jika ditinggal sendirian, dan setiap malam dia selalu mengigau ketakutan.

“Hyung, Minji mana?” Tanya Kyuhyun saat tidak melihat sosok Minji di ruangan rawatnya.

“Minji masih di sekolah Kyu, setelah usai sekolah dia pasti akan kesini untuk menemanimu.” Ujar Sungmin kepada dongsaengnya. Setelah itu Kyuhyun melamun lagi melihat keluar jendela.

Selain pada hyungnya, Kyuhyun juga jadi ketergantungan pada Minji. Dia tidak akan bisa tenang jika Minji tidak ada didekatnya. Untungnya Minji dengan tulus mau menjaga dan merawat Kyuhyun, hyung-hyung Kyuhyun pun jadi akrab dengan Minji.

“Annyeong…” Minji datang masih memakai seragam sekolahnya bersama Donghae.

“Wah… Donghae, kau juga datang.” Ujar Sungmin dan mempersilahkan Donghae duduk.

“Iya hyung, aku hanya mampir sebentar, karna sore ini aku harus latihan basket untuk turnamen bulan depan.” Ujarnya pada Sungmin. “Kyu, mianhe aku baru bisa menjengukmu.” Donghae mendekati Kyuhyun.

Kyuhyun tidak berbicara apa pun, dia hanya menatap Donghae sebentar lalu memalingkan kepalanya lagi.

Donghae yang sudah mendengar cerita tentang kejadian yang menimpa Kyuhyun dari Minji, memaklumi kondisi sahabatnya saat ini. “Ini CD game keluaran baru, aku khusus membelikannya untukmu.” Donghae menyerahkannya pada Kyuhyun. “Kyu, aku harus pergi latihan sekarang yang lain pasti sudah menungguku. Besok aku akan kesini lagi.”

“Donghae, biar aku antar sampai depan.” Kata Minji yang hendak mengantar Donghae. Namun Kyuhyun memegang tangan Minji dan menahannya. “Jangan pergi…”

“Kau tidak usah mengantarku Minji, aku bisa keluar sendiri. Lebih baik kau temani Kyuhyun saja disini.” Ujar Donghae. “Hyung aku pergi dulu ya.” Dia pun berpamitan pada Sungmin.

~~~~~~~~~~

“Yoboseo.”

“Yoboseo agashi.”

“Apa kalian sudah melaksanakan apa yang aku suruh?”

“Ne, agashi. Kami sudah melakukannya, tapi kami tidak membunuhnya.”

“Mwo?! Kenapa Kau tidak membunuhnya sekalian!!! Kalau dia mengatakan kepada hyung-hyungnya bagaimana??? Habislah kita.”

“Mianhe agashi, aku tidak berani mengambil resiko. Tapi ku rasa dia akan trauma dengan kejadian itu, jadi mana mungkin dia bisa menceritakan kepada hyung-hyungnya.”

“Kau yakin dia pasti akan trauma???”

“Saya sangat yakin! Pokoknya agashi tenang saja…”

“Baiklah kalau begitu, nanti aku akan menyelesaikan sisanya sendiri. Nanti malam aku akan mengantarkan uang yang telah ku janjikan padamu, kita ketemu di tempat biasa.”

“Ne, kamsahamnida agashi. Senang bisa bekerjasama dengan anda.”

Orang itu menutup sambungan teleponnya, lalu tersenyum sinis memandang foto Kyuhyun. “Tamatlah riwayatmu…”

~~~~~~~~~~

Minji mengupas apel untuk Kyuhyun, sedangkan Kyuhyun masih tetap memandang keluar jendela dengan tatapan kosong.

‘Kenapa Kyunie jadi seperti ini? Aku rindu tawa dan candanya…’ Sungmin membatin dalam hati melihat Kyuhyun seperti kehilangan setengah jiwanya.

Seusai kuliah Kibum langsung menuju rumah sakit, tapi sebelumnya dia mampir terlebih dahulu ke Game Center membeli sesuatu untuk memberikan kejutan kepada Kyuhyun.

“Annyeong semua…” Sesampainya Kibum di ruang rawat dongsaengnya. “Kyu… Ayo tebak apa yang ku bawa untukmu?” Ujar Kibum sembari menyembunyikan sesuatu di belakang tubuhnya. Kyuhyun tidak bergeming, bahkan terkesan mengacuhkan Kibum.

“TARAAAaaa . . . !!!” Kibum menunjukkan sebuah game console keluaran terbaru.

Kibum akhirnya berhasil menarik perhatian Kyuhyun, karna Kyuhyun memalingkan wajahnya untuk melihat apa yang Kibum tunjukan padanya. Sayangnya Kyuhyun tidak merespon apa-apa, bahkan tersenyum pun tidak. Padahal biasanya jika di belikan game console keluaran terbaru, Kyuhyun akan berjingkrak-jingkrak senang.

Raut wajah Kibum seketika berubah murung mengetahui dongsaengnya tidak merespon kejutan yang di tunjukkannya. Sungmin pun mengajak Kibum untuk duduk dan berusaha menghiburnya.

Eeteuk terpaksa datang kerumah sakit bersama Jessica, gadis itu terus-terusan merengek ingin ikut menjenguk Kyuhyun. Secara kebetulan Eeteuk bertemu Siwon di tempat parkir rumah sakit, mereka pergi menuju ruang rawat Kyuhyun bersama-sama.

“Hallo semua…” Ujar Eeteuk bersamaan dengan Siwon.

“Kyuuuuu . . . Aku rindu padamu, dongsaeng kesayanganku!” Jessica teriak sambil berlari memeluk Kyuhyun. Yang di peluk tidak mengelak, padahal biasanya Kyuhyun selalu menghindar dari Jessica. Kini dia bagaikan boneka yang tak bernyawa.

Siwon menarik Jessica melepaskan pelukkannya pada Kyuhyun. Jessica yang agak kesal memanyunkan bibirnya beberapa centi.

“Kyu, aku bawakan kesukaanmu.” Siwon menyerahkan sebuah kotak di tangan dongsaengnya.

Kyuhyun pun membukanya. “AAAAKKKKHHH ! ! !” Kyuhyun menjerit sangat kencang mengagetkan semua yang ada di dalam, lalu melempar kotak itu yang justru malah menumpahkan isinya di atas selimut Kyuhyun.

“Kyaaaaaaaa . . . jauhkan itu dariku! SINGKIRKANN ! ! !” Teriakan Kyuhyun semakin histeris. Dengan panik dia beranjak dari ranjangnya, lalu mencabut dengan paksa jarum infus di pergelangan tangannya yang menyebabkan darah keluar.

Kyuhyun terjatuh disisi ranjang, kemudian merangkak ke sudut ruangan. Dia duduk tertelungkup di lantai sambil menutup mata dengan tangannya, tubuhnya gemetar ketakutan. Semua orang yang ada di ruangan itu terkejut melihat reaksi Kyuhyun.

“Kyu, kau kenapa…?”

. . . . to be continued . . . .

30 responses »

  1. ANDWAEEEEEEEEE!!

    knpa sprti ini?? kyu kmu knapa??? critain ma hyung2mu dong!!! ma ak jg!!!!
    Haisshhh! bikin kesel amat tuh agashi!!! blm puas jg!!! *cekek tuh agashi*

    hmmm… kykx tbakan anee kmrn ttg dong hae plakunya… ak mulei kpikiran ksitu jg… jgn2 tuh c hae suka ma minji jg atw dia oppax dr cwe yg ditolak kyu… hmmm… pnasaran…

    tp msh ad prasangka ma jess jg… hmmm…

    lanjut! lanjut! lanjut! lanjut! *demo mode on*

  2. hwaaaa my game kyu ku kenapa ?
    kenapa kamu jadi gasuka game lagi ? ganti nama deh -___- haha *reader komen gajelas*

    akhirnya part 8 keluar juga eon.
    makin tegang aja bacanya ckck nice eon! keluarkan part 9 secepatnya!! /bletak *ditimpuk shan eonnie nyuruh2 seenaknya -_-*

    • Mian ya Fas, aku dah bikin suami kita menderita seperti itu. Hiks…hiks…
      Ada projek FF baru nie yang mo aku bikin, judulnya ‘Nekat nginjek Seoul demi Idola’. Aku masukkin kamu sebagai main cast salah satu dari 4 tokoh utamanya, mo ga??
      -shania9ranger-

  3. hwaaaaaaaaaaaa……….what’s wrong with you,kyu oppa???
    padahal kyu oppa lebih cakep kalo senyum……*ya iyalah kyu oppa gitu loh….*^____^
    critakanlh pada hyung2mu……cz mrekakan hyung2 yg kren,peduli dan sayang banget padamu oppa….*aku jga pengen pnya oppa2 sperti mereka*mimpi aja kali*
    *aku senang baca ni FF seru si….lanjut yaaaa….
    aku tunggu lanjutannya,cz blum terungkap tu sapa yang jahat pada kyu oppa!!!*gak rela….^-^*

  4. OMO!!!! Echa g tega liat kyu oppa kyak gt!!!

    Unni! kejam dirimu membuwt oppa echa kyak gitu!

    Tanggungjawab unni! buwt lanjutannya cepat!
    gpl! hahahahaha

    keren plus tmbh seru ff unni
    tumb up 4 unni ^.^

  5. hyaaaaaaaaaaaaaaa di sini yeobo saya eksis *ditendank ma authors*
    minie oppa mang perhatian mangkanya saya suka *dipelog minie*
    oh ya,,,,, ni masih penasaran ma pelaku penganiayaan terhadap kyu *bahasa apa ini???*
    leeteuk, sungmin, kibum, ma siwon oppa, ayo laporkan ke polisi!!!
    oh, kyu oppa moga cepet sembuh yaaaaa *hug kyu*
    AKU PADA KALIAN SEMUA…….😀
    oh ya lupa,,, shan2 next part ASAP ya… jangan lama2 aku udah ubanan ni *hiperbol*

  6. Ikut heboh ah,…
    Kaya yg laen,…
    Check it one two three,…

    Kyaaaaaaa……..aups,…
    Siapa sich yg tega ma ade’ ipar w kyu,….
    Kyu tnang aje ye ntar ntu orang w tsuk2 jadiin sate,….
    (kyu ; ah loe yan pura2 bego kan yg nyaranin loe jga gmne aktingnye dah bgus blom
    yan ; kagak pa2 pura2 bgo dkit,ude bgus ko’ kyu,ntu reader pda pnasaran,
    ude ah ngobrolnye ntar w yg d sate ma san2
    kyu ; ya udh sono,w jga tkut ma siwon hyung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s