Diposkan pada News

superjunior’s choi siwon explains his three finger gesture

Apakah kalian sering melihat bagaimana cara Choi Siwon menyapa orang-orang dengan tangannya? Nah, pada episode terbaru KBS 2TV Seung Seung Jang Gu , cerita dibalik arti dari sapaan tiga jarinya itu terungkap.

Pada acara Seung Seung Jang Gu , Siwon ditanya sebenarnya apa arti dari gestur 3 jarinya , dan Siwon menjawab “Hal itu terjadi sebelum debutnya bersama Super Junior , ketika saya pergi ke Hongkong untuk syuting film dan mempromosikan sebuah film . Dan kami disuruh berpose untuk wartawan untuk mengambil foto. Tapi karena saya masih muda pada saat itu , saya merasa sangat tertekan dan tidak memiliki rasa percaya diri , jadi ketika saya mengangkat tangan untuk menyapa mereka, hanya jari manis dan kelingkingku saja yang tidak keluar dengan benar . “

Bahkan dengan nada sedikit bercanda dia mengatakan salam 3 jarinya itu dengan julukan ‘chickens feet greeting’.

cr: sj.world

Diposkan pada Fanfiction

FF: Hantu Ruang Bawah Tanah (Oneshoot)

Sebulan yang lalu aku telah resmi menjadi lulusan pelajar SMP, dan kini aku sudah terdaftar menjadi seorang siswa baru di sebuah sekolah yang bernama De’ Lapeire School. Sekolah beruku ini dulunya adalah sebuah sekolah bekas zaman Belanda. Rupanya sudah sangat tua sekali, dindingnya pun sudah mulai banyak yang retak. Banyak ukiran-ukiran ala Belanda pada setiap tiang-tiangnya. Walaupun fisiknya seperti ini tapi menurutku sekolahku ini sangat indah sekali, karena bangunannya yang begitu mengandung seni.

Sekolah baruku ini mempunyai asrama yang letaknya tepat dibelakang gedung sekolah dan tiap siswa diwajibkan untuk menetap diasrama tersebut. Tidak ku sangka, kalau asramanya jauh lebih tua dan lebih menyeramkan daripada gedung sekolahku. Aku fikir mungkin karena asrama ini tidak pernah dilapisi cat lagi selama asrama ini berdiri, bangunan ini sangat lusung dan kusam. Disetiap sudut ruangannya pun terdapat banyak sarang laba-laba.

Suasana yang begitu mistis membuatku agak ragu untuk bersekolah ditempat ini, tapi ini semua adalah keputusan orang tuaku yang menyuruhku untuk bersekolah disini. Kata mereka sekolah ini adalah sekolah terbagus dan terfavorit dan sudah berbasis internasional. Aku yang tidak ingin membuat mereka kecewa pun akhirnya menuruti kemauan mereka.

Di hari pertama sekolahku, aku merasa senang sekali bersekolah disini. Memiliki banyak teman-teman baru dan guru-guru baru. Teman-teman wanitaku juga asik-asik, dan tidak sebawel waktu di SMP. Di asrama terdapat 4 lantai, lantai 1 dan 2 dihuni oleh kaum putri, sedangkan lantai 3 dan 4 dihuni oleh kaum putra. Dalam satu lantai terdapat 10 kamar dan  disetiap kamarnya dihuni oleh 10 orang. Kalian kebayangkan betapa besarnya gedung asrama dan sekolah baruku ini?? Sangat besar dan menyeramkan. Lanjutkan membaca “FF: Hantu Ruang Bawah Tanah (Oneshoot)”