IT’S MY LIFE (part. 1)

Standar

Apakah kau pernah merasa bahwa hidup ini indah? Andai saja aku bisa merasakan indahnya hidupku ini… Sayang, selama ini hidupku selalu dihantui oleh rasa takut. Aku tidak pernah merasakan tidur nyenyak, walau hanya sedetik pun. Takut, kesepian, sakit, sunyi, semua kuhadapi sendiri……

Tapi inilah hidupku….. IT’S MY LIFE!

Jika kau merasa hidupmu sulit dan melelahkan, sebaiknya jangan diteruskan membaca tulisan ini. Karena tulisan – tulisan ini akan membuatmu lebih lelah dan tak mengerti akan hidup ini. Tetapi jika kau merasa hidup ini mudah dan menyenangkan, silahkan lanjutkan membaca. Karena dengan begitu kau tak perlu ambil pusing dengan apa yang terjadi dalam hidupku.

Namaku adalah Cho Kyuhyun. Sekarang aku adalah seorang pelajar SMA di sekolah terelit di Korea, dan menjabat sebagai vokalis band nomor satu di sekolahku. Aku tinggal dengan ahjussi Lee, seorang pelayan utama di rumahku. Selama 10 tahun ini aku hanya tinggal bersamanya di rumah sebesar ini.

sunyi seperti biasa…”  aku bergumam di dalam hati.

Ahjussi Lee         : “Tuan muda, ayo mandi.. nanti anda terlambat ke sekolah”

Kyuhyun              : “arasseo.. gomawo ahjussi” (merangkul manja pundak ahjussi )

anak itu.. tubuh saja besar, kelakuan sama saja seperti anak 10 tahun” ahjussi berkata pada dirinya sendiri sambil tertawa geli.

Ahjussi Lee         : “sarapan sudah siap tuan muda”

Kyuhyun              : “Arghhh.. sudah tidak ada waktu lagi. Aku berangkat Ahjussiku sayang!!”

Ahjussi Lee         : “Tuan muda.. Hati – hati!” (berteriak)

Aku berangkat dengan supirku seperti hari – hari biasanya. Ahjussi melarangku mengendarai kendaraanku sendiri. Ahjussi adalah sosok ayah bagiku, menggantikan ayahku yang berada jauh di luar sana. Sesampainya di sekolah . . .

Henry                    : “Hello my friend!!” (bergaya ala rapper)

Kyuhyun              : “Apa yang kalian lakukan di sini? Ayo kita masuk kelas..” (merangkul teman-temannya)

Henry                    : “Kenapa kau selalu semangat jika ada pelajaran matematika hah?”

Kyuhyun              : “Entahlah, hal yang menarik bagiku bisa memecahkan soal – soal matematika”

Zhoumi                 : “orang aneh!

“Oia.. Kudengar ada audisi menyanyi nanti siang di gedung SM Entertainment”

Kyuhyun              : “Benarkah?”

Zhoumi                 : “Ia.. Kau harus mencobanya kyu..”

Henry                    : “Aku setuju!! Banyak sekali prestasimu di bidang menyanyi bukan?

Aku mendukungmu!!” (wajah serius)

Kyuhyun              : “Hahaha.. Kenapa tidak kalian saja yang mecobanya?” (pergi meninggalkan kedua      temannya itu)

Teeeet…Teeeet.. bel pulang sekolah telah berbunyi.

Aku berjalan di koridor sekolah, memikirkan apa yang dikatakan teman-temanku pagi tadi.

“apa lebih baik aku mencobanya?… setidaknya bisa merubah kehidupanku yang membosankan ini”

berkata dalam hati. Namun tiba – tiba..

Henry                    : “Ayo ikut aku, kyu …” (menarik tangan kyu)

Kyuhyun              : “Hei! Apa yang kalian lakukan? Sakit .. lepaskan!”

Zhoumi                 : “Jangan berteriak seperti itu kyu.. nanti supirmu melihat kita!”

Kyuhyun              : “Apa maksudmu?”

Aku pun dimasukkan ke dalam mobil Henry, dan 15 menit kemudian aku telah sampai di….

Kyuhyun              : “SM Entertainment!!!!!” (berteriak marah)

Henry                    : “Kau harus mencobanya kyu..”

Zhoumi                 : “Ini kesempatan yang langka.. Kau harus mencobanya!!”

Kyuhyun              : “…… baiklah….” (ragu – ragu)

Saat berada di dalam gedung SM Entertainment, hatiku berdegup kencang tidak karuan. Tiba – tiba aku melihat personil SUPER JUNIOR 05.

“ apa?? SUPER JUNIOR 05!!!! Benarkah itu mereka??

“Wah…mereka ada di depan mataku saat ini!!! Cool…” (memandang tak percaya)

Tiba – tiba “ Audisi nomor 27393!”

Kyuhyun              : “Ya.. saya”

Aku pun bernyanyi dan berusaha sebaik – baiknya. Aku merasa para juri terpukau mendengar suaraku. Tapi aku tidak yakin apakah aku benar – benar beruntung bisa menjadi penyanyi terkenal.

Henry                    : “baiklah, sampai juga di rumahmu..”

Kyuhyun              : “ia.. Gomawo Henry!”

Zhoumi                 : ”kenapa wajahmu ketakutan seperti itu?”

Kyuhyun              : “Kau tahu sendiri, ahjussi tidak pernah mengizinkanku pergi tanpa supirku”

Zhoumi                 : “Tenanglah. Katakan saja sejujurnya!”

Kyuhyun              : “Baiklah.. sampai ketemu besok!”

Henry                    : “Kyu.. Fighting!!”

Kyuhyun              : “ne.. gomawo yo!!”

Aku menyelinap masuk ke dalam rumah, rumahku sepi, dingin, seperti tidak ada kehidupan. Tapi aku sudah biasa dengan hal itu, inilah rumah yang sudah kutinggali selama 17 tahun, dan tidak ada perubahan. Aku mencoba masuk ke dalam kamarku. Namun, saat aku membuka pintu kamarku…

Kyuhyun              : “Ahjussi!!!” (kaget)

Ahjussi sudah berdiri di depan jendela kamarku. Wajahnya penuh kekhawatiran.

Ahjussi Lee         : “Sadarkah akan apa yang anda lakukan tuan muda?”

Kyuhyun              : “Ahjussi, anda tidak perlu khawatir seperti ini padaku”

Ahjussi Lee         : “Bagaimana bisa saya tidak khawatir dengan anda, tuan muda”

Kyuhyun              : “Ahjussi.. aku ingin hidup normal seperti teman – temanku.

Aku merasa di penjara jika selalu hidup seperti ini”

Ahjussi Lee         : “Tapi ini yang terbaik untukmu, tuan muda”

Kyuhyun              : “Yang penting, aku masih bisa hidup sampai saat ini. Dan tidak ada hal buruk yang terjadi padaku sampai detik ini. Bukankah itu sudah cukup, ahjussi?”

Ahjussi Lee         : “Tuan muda… apa kau tidak ingat..”

Kyuhyun              : “DIAM ahjussi!!, jangan diteruskan…” (berteriak)

“ aku mengerti.. maafkan aku atas apa yang telah aku lakukan hari ini”

Aku pun langsung pergi meninggalkan ahjussi yang masih terpaku diam di kamarku.

Hatiku tidak karuan malam itu. Aku tidak tidur semalaman. Ada rasa takut yang sangat dalam pada diriku yang tidak pernah bisa aku tolerir. Diriku seakan akan ingin meledak karena ketakutan ini.

“ Umma.. aku takut.. kenapa kau biarkan aku yang menghadapi semua ini sendiri?”

Tidak terasa air mataku mengalir sangat banyak, bajuku basah karena keringat dingin dari badanku.

Keesokan harinya…

Ahjussi Lee pov

Ahjussi Lee         : “Tuan muda.. ayo bangun! Anda tidak ingin terlambat ke sekolah bukan?”

“ kenapa dia tidak juga bangun? Apa dia masih marah padaku?” bergumam dalam hati

Ahjussi Lee         : “Tuan muda.. tuan muda..” (menggerakkan tubuh kyuhyun)

“ kenapa tidak ada respon? Jangan – jangan.. “ bergumam dalam hati.

Ahjussi Lee         : “Tuan muda !! badanmu panas sekali !! tuan muda.. kau bisa mendengarku?”

Aku panik setengah mati melihat keadaan kyuhyun. Aku tidak ingin hal yang buruk terjadi padanya. Aku pun langsung menghubungi Dokter Yunho yang merupakan dokter pribadi keluarga ini.

Ting Tong.. Ting Tong..

Yunho                   : “Bagaimana keadaannya?” (sama kahawatirnya dengan wajahku)

Ahjussi Lee         : “panasnya belum turun. Dia ada di kamarnya, sebaiknya kau segera ke sana”

Yunho                   : “baik”

Yunho pun memeriksa keadaan kyuhyun. Dia tampak begitu khawatir. Dia adalah dokter pribadi keluarga ini. Dia tahu segala sesuatu tentang keluarga ini, bahkan dia juga berhubungan sangat baik dengan kyuhyun.

Ahjussi Lee         : “Bagaimana keadaanya?”

Yunho                   : “Sepertinya dia hanya demam. Kau tenang saja” (terasa sedikit lega)

Ahjussi Lee         : “Aku tidak sengaja sedikit mengingatkannya akan kejadian waktu itu” (penuh sesal)

Yunho                   : “Apa? Bukankah sudah kukatakan jangan buat dia memikirkan hal itu secara tiba–tiba”

Ahjussi Lee         :  “Maafkan aku. Aku juga merasa menyesal karena hal ini”

Yunho                   : “Keadaannya masih labil. Butuh waktu lama baginya untuk mengerti hal ini

“Butuh kerja keras untuk bisa membuat dia seperti sekarang ini

“Semua butuh proses, tuan Lee”

Ahjussi Lee         : “arasseo.. mari saya antar ke depan tuan”

Yunho                   : “Kyuhyun-na cepet sembuh ya. Kau harus kuat!” (membelai wajah kyuhyun)

Henry pov

“Mengapa kyuhyun belum datang juga? Apa masalah kemarin berdampak begitu besar baginya? Jangan – jangan dia tidak diizinkan bersekolah lagi!! Oh My God!! Bagaimana ini????!!??” bergumam dalam hati.

Zhoumi                 : “Ada apa denganmu? Wajahmu seperti orang kebingungan saja!”

Henry                    : “Kenapa Kyu tidak datang ke sekolah hari ini? Apa gara – gara masalah kemarin?”

Zhoumi                 : “Aku juga tidak tahu. Aku harap tidak terjadi apa – apa dengannya”

Henry                    : “Oia.. Kapan pengumuman audisi keluar?”

Zhoumi                 : “Kata temanku 2 hari lagi akan keluar”

Henry                    : “Semoga saja kyu lulus audisi itu”

Zhoumi                 : “Aku juga berharap seperti itu”

Kyuhyun pov

Kepalaku terasa sakit. Aku tidak ingin membuka mataku, tetapi sepertinya ada seseorang yang sedang khawatir duduk di sampingku. Kubuka mataku perlahan – lahan. Ahjussi, tentu saja, tidak ada lagi orang di rumah ini selain dia. Ahjussi memegang tanganku, wajahnya sama pucatnya dengan wajahku. Sepertinya dia kelelahan menjagaku.

Kyuhyun              : “Ah…ju… ssi…”(lemah)

Ahjussi Lee         : “Tuan muda!!! Kau sudah sadar??” (sangat gembira)

Kyuhyun              : “Aku takut…”(pelan)

Ahjussi Lee         : “Tuan muda.. jangan takut.. saya selalu ada di sampingmu

“Tidak akan ada yang berani menyakitimu. Arasseo? (memberi semangat)

“Maafkan aku tuan muda atas perkataanku waktu itu.. aku sangat menyesal” (pelan)

Kyuhyun              : “Tidak apa – apa ahjussi.. Gomawo.. di dunia ini hanya kau yang sayang padaku”

Ahjussi Lee         : “Istirahatlah..”

Keesokan harinya

Kyuhyun              : “Ahjussi.. aku berangkat ya!”

Ahjussi Lee         : “Tuan muda.. apa sebaiknya anda istira…” (terputus)

Kyuhyun              : “Sampai jumpa, Ahjussi!”

Ahjussi Lee         : “Anak ini… baguslah jika dia sudah semangat lagi” (bicara pada diri sendiri)

Di sekolah..

Henry                    : “Kyuhyun-ah!!!!” (gembira)

Zhoumi                 : “Akhirnya kau masuk juga.. tahukah kau bahwa kami merindukanmu!”

Kyuhyun              : “gomawo.. aku ada acara dengan keluargaku kemarin”

Henry&Zhoumi : “ Keluarga?”

Kyuhyun              : “ Kau kira aku tidak punya keluarga? Hah?

“ appaku datang kemarin, dia mengajakku berlibur!!” (berbohong)

Zhoumi                 : “ Ou.. baguslah.. kukira kau tidak masuk gara – gara audisi itu”

Kyuhyun              : “hah? Bukan kok.. kapan pengumumannya keluar?”

Henry                    : “besok. Aku yakin sekali kau lulus kyu!!”

Kyuhyun              : “aku juga berharap begitu. Aku ingin pergi jauh dari rumahku” (pelan sekali)

Zhoumi                 : “nde?”

Kyuhyun              : “Annyio.. ayo kita masuk kelas!”

Saat berada di kelas aku merasa lemas sekali. Aku sadar bahwa diriku belum sembuh benar. Tapi aku akan lebih menderita jika berada di rumahku sendiri. Aku pun tertidur saat pelajaran matematika berlangsung.

Henry                    : “Hei, ada apa dengannya?” (sambil menyenggol Zhoumi)

Zhoumi                 : “tidak tahu.. tidak seperti biasanya” (khawatir)

Bel sekolah berbunyi keras tanda waktunya pulang sekolah. Aku pun terbangun.

Henry                    : “Kyu.. sebenarnya ada apa? Tidak biasanya kau seperti ini”

Zhoumi                 : “Kau sakit?” (memegang kening kyuhyun)

Kyuhyun              : “Tidak.. kalian tidak perlu khawatir”

Tiba – tiba ada sesorang yang tidak sengaja mendorongku. Aku pun terjatuh.

 

To Be Continued

 

By : Choi Je Gun

Note : Ini FF pertama, tolong commentnya ya ^_^… soalnya itu penting banget bagi masa depan FF ini.

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s