It’s My Life Part 2

Standar

Bel sekolah berbunyi keras tanda waktunya pulang sekolah. Aku pun terbangun.

Henry                    : “Kyu.. sebenarnya ada apa? Tidak biasanya kau seperti ini”

Zhoumi                 : “Kau sakit?” (memegang kening kyuhyun)

Kyuhyun              : “Tidak.. kalian tidak perlu khawatir”

Tiba – tiba ada sesorang yang tidak sengaja mendorong Kyuhyun. Kyuhyun pun terjatuh.

Zhoumi                 : “hei!!! Apa yang kaulakukan?” (berteriak marah)

Henry membantu kyuhyun berdiri.

Henry                    : “gwenchana?”

Kyuhyun              : “gwenchana..”

Zhoumi                 : “tanganmu terluka kyu!”

Kyuhyun              : “hanya luka kecil.. tidak masalah!”

Kring..Kring.. handphone kyuhyun berbunyi.

“nomor siapa ini?….. “ bertanya dalam hati.

Kyuhyun              : “yoboseo…”

Penelpon            : “yoboseo.. apakah ini kyuhyun?”

Kyuhyun              : “nde.. ini siapa?”

Penelpon            : “Saya dari SM Entertainment, ingin memberitahu bahwa anda lulus audisi”

Kyuhyun              : “wah??? Cin cha??

Penelpon            : “ya.. benar. Kau bisa ke gedung SM Entertainment untuk tanda tangan kontrak”

Kyuhyun              : “arasseo..arasseo!! kamsamhamnida!” (senang)

Kyuhyun terlihat kaget.  Dia sangat senang sekali.

Henry                    : “Siapa itu kyu?”

Zhoumi                 : “SM Entertainment?”

Kyuhyun              : “nde.. Aku lulus!!! Hahahaha!!!” (tersenyum bahagia)

Henry&Zhoumi : “WOW!! Hahahaha!!!”

Henry                    : “I know you can do it, bro!” (menepuk pundak kyu)

Hatiku benar – benar senang mendengar berita ini. Aku akan menjadi penyanyi terkenal. Sudah lama aku bermimpi bisa menjadi seorang penyanyi, namun ahjussi selalu mengekangku. Sekaranglah saatnya untuk menunjukkan pada semua orang siapa diriku. ‘Appa …. Kau harus lihat aku!

Di rumah.

Ahjussi Lee         : “Apa? Tidak… saya tidak mengizinkan tuan muda!”

Kyuhyun              : “Ahjussi.. kumohon!

“Aku ingin menjadi penyanyi. Itu mimpiku sejak kecil”

Ahjussi Lee         : “Tidak! Sebaiknya simpan saja mimpi itu tuan muda…

“Terlalu berbahaya!”

Kyuhyun              : “Ahjussi.. kumohon.. tolong aku..

“aku ingin dia melihatku.. bangga padaku.. dan menganggap aku ini ada..

“aku mohon.. izinkan aku menjadi penyanyi”

Ahjussi Lee         : “Dia selalu melihatmu tuan muda.. selalu menjagamu..”

Kyuhyun              : “Kau bohong! Dia hanya anggap aku sebagai beban dan sesuatu yang harus dijaga

“Tidak lebih…”

Ahjussi Lee         : “Kenapa kau berpikir seperti itu tuan muda?…itu tidak benar…”

Kyuhyun              : “KARENA ITU KENYATAANNYA!!!” (berteriak dan berlari ke kamar)

Ahjussi Lee         : “Tuan muda…”

Aku menangis.. menangis.. dan menangis.. aku sudah tidak kuat.. kenapa semua harus seperti ini? Kenapa semua harus menjauh dariku? Umma.. appa.. bahkan mimpi – mimpiku harus kulepas begitu saja. Aku tidak bisa melepas yang satu ini… aku harus menjadi penyanyi! Bagaimanapun caranya..

Pagi ini aku tidak mengatakan sepatah kata pun pada ahjussi. Aku berangkat pagi – pagi sekali dengan supirku.

Henry                    : “Kyu!!! Tidak biasanya jam segini kau sudah datang?”

Kyuhyun              : “Memang tidak boleh aku datang pagi?”

Henry                    : “Bukan begitu maksudku, kyu..

“Menurutku ini adalah sebuah kemajuan.. Selamat Kyu!!” (dengan wajah yakin)

Kyuhyun              : “kemajuan..kemajuan.. apa maksudmu?

“Kau ini.. bibirmu tuh yang terlalu maju!” (pergi meninggalkan temannya)

Zhoumi                 : “hahaha…… kalian ini..

”Tapi sepertinya itu benar, henry..” (tertawa sambil berlari menyusul kyu)

Henry                    : “What?! Apa kau bilang!!” (marah sambil berlari menyusul kyu dan zhoumi)

Saat di kelas..

Zhoumi                 : “Kyu.. kulihat tas mu berat sekali? Kau bawa apa saja?”

Henry                    : “Hey Kyu!! Bibirku tidak maju!!!

“But… my lips are so sexy!” (dengan wajah menggoda)

Kyuhyun              : “kau ini .. masih memikirkan bibirmu saja dari tadi…

“sudah terima saja jika bibirmu itu memang maju!!”

Henry                    : “What?! Hey kyu…”

Zhoumi                 : “Kalian ini.. pagi – pagi sudah ribut masalah bibir.. tidak penting!

“Kau belum menjawab pertanyaanku kyu!”

Kyuhyun              : “Oia.. mianhe zhoumi..

“Aku membawa beberapa bajuku..”

Zhoumi                 : “Buat apa?…. “

Kyuhyun              : “….”

Zhoumi                 : “Ya ampun! Jangan bilang…”

Henry                    : “Mau dibuang! Kyu.. baju –bajumu ini masih sangat bagus!

“Ckckck.. aku tahu kau ini kaya, tapi tidak perlu seperti ini!” (wajah serius)

Tulalit..tulalit..tulalit..

Zhoumi                 : “Henry.. Do you know what? You are so stupid!!”

Kyuhyun              : “Aneh.. kenapa aku bisa berteman dengan orang sepertimu henry.. (bingung)

“Perkataanmu itu tidak pernah nyambung tau!!

Henry                    : “Salah lagi deh perkataanku…”

Kyuhyun              : “Emang.. sebaiknya otakmu yang kau majukan.. bukan bibirmu!”

“hahahaha…. Aku bercanda henry.. mianhe..” (mengelus – ngelus kepala henry)

Zhoumi                 : “Kau belum jawab pertanyaanku kyu!” (serius)

Kyuhyun              : “Aku mau pindah… kata pihak SM aku harus tinggal bersama penyanyi lainnya”

Henry                    : “Penyanyi lain? Maksudmu?”

Kyuhyun              : “Entahlah.. mungkin aku akan menjadi anggota boyband..

“tapi aku juga belum tahu pasti boyband apa yang akan bergabung denganku”

Henry                    : “Tenang saja.. boyband itu akan bertambah hebat karenamu!!”

Aku pun tersenyum. Kali ini aku benar – benar serius… aku ingin mengejar mimpiku!!!

Sekarang aku berada di ruang tunggu. Aku sudah mengenal manajerku. Dia bernama So Joong Ki, tetapi dia memintaku memanggilnya Joong Ki hyung. Member – member lain akan datang sebentar lagi. Tanganku berkeringat, hatiku berdegup kencang, kakiku terus bergerak… “aku takut….!!!!”

GEUBRAK!!!! Pintu tiba – tiba terbuka ….

Mataku terbelalak kaget… orang – orang yang berada di belakang Joong Ki hyung, pernah kulihat sebelumnya. Tidak hanya satu kali, tapi berkali – kali… tidak hanya di TV, tapi secara langsung…

“tidak mungkin!!! tidak mungkin aku bergabung dengan mereka!!! tidak mungkin dengan….. SUPER JUNIOR 05!!!!! Apa aku sedang bermimpi??!” aku berkata dalam hati.. tetapi wajahku masih diam terpaku melihat kedatangan mereka.

“Jadi kau orang baru itu?… “ Tanya seseorang sinis.

“nde….  Nan.. kyu.. hyun..im..ni..da” (jawabku terbata –bata)

Tidak ada jawaban dari mereka. Mereka memandangku sinis. Sepertinya mereka kurang menyukaiku.

“……”

Joong Ki               : “Kenapa sepi seperti ini?? Hahahaha… (mencoba menghangatkan suasana)

“Ayo kyu.. kita letakkan barang – barangmu di dorm! Ikut aku!”

Kyuhyun              : “nde.. hyung..” (“bow” pada member – member lain)

Saat aku pergi, aku melihat ada seseorang tersenyum padaku. Di antara 12 orang yang berkerumun itu ada 1 orang yang menyambutku dengan hangat. Aku ingin membalas senyumnya, namun saat kulihat 11 wajah memandang dingin padaku, wajahku tiba – tiba menjadi kaku. Dan aku langsung pergi meninggalkan mereka.

Joong Ki               : “Kau tidak perlu takut kyu.. pada awalnya pasti sangat sulit, tetapi lambat laun   semuanya akan menjadi lebih mudah.. tenang saja kyu..” (merangkul pundakku)

Kyuhyun              : “Gomawo.. hyung”

Joong Ki               : “Sekarang, aku adalah hyungmu.. jadi jangan pernah sungkan padaku ya!”

Aku hanya membalas dengan senyum. Senang rasanya ada seseorang yang peduli padaku. Hari ini, jam ini, detik ini, semua kehidupanku berubah. Aku adalah seorang penyanyi saat ini, bukan lagi seseorang yang terkekang di rumah besar yang dikelilingi barang – barang mewah, dan dijaga oleh seorang ahjussi. Tapi aku merasa bersalah pada ahjussi karena pergi tanpa sepengetahuannya. Aku rindu padanya….

Joong Ki               : “Kita sudah sampai sekarang!”

Kyuhyun              : “nde… “

Ruangannya tidak terlalu besar. Hanya ada 6 kamar, dan 12 tempat tidur. Tapi rasanya lebih nyaman dari rumahku. Banyak sekali sepatu di depan pintu masuk, lebih dari 10 pasang sepatu berjejer di sana. Tapi…. Tunggu dulu… ada 12 tempat tidur?? …. “12 TEMPAT TIDUR!!!! Lalu aku……  “

Joong Ki               : “Untuk beberapa saat kau tidur di sofa dulu ya kyu…”

Kyuhyun              : “nde…..” (terpaksa menerima)

Joong Ki               : “Mulai hari ini kau sudah bisa tinggal di sini. Jadwal latihan menyanyi dan menari biasanya dari siang hari sampai malam hari. Paginya kau harus sekolah dulu bukan? Aku yang akan mengantarmu.. tenang saja…!!!” (merangkul bahu kyu)

Kyuhyun              : “arasseo!”

Joong Ki               : “Ya sudah.. aku harus bertemu dengan manajer super junior. Kau istirahat saja!”

Kyuhyun              : “nde.. gomawo hyung!”

Kulihat di ruang tengah terasa sangat nyaman. Walaupun ruangan ini lebih kecil dari kamar mandi di rumahku, tetapi sepertinya ada rasa kebersamaan di ruangan ini. Kulihat wallpaper dinding itu adalah poster mereka yang super besar. Ku kenali wajah mereka satu per satu. Leeteuk, leader super junior, dan orang ini yang bertanya ‘apakah kau orang baru itu?’ sewaktu di ruang tunggu tadi. Kang in, Heechul, Eunhyuk, Sungmin, Shindong, Ki bum, Shiwon, Yesung, Ryeowook, Hankyung. Dan orang ini yang tersenyum padaku adalah Donghae. Mereka sangat tampan. Aku sudah menghapal nama mereka satu persatu. Tiba – tiba ….

GREK…..

Shindong             : “Hyung aku lapar… mana ahjumma?”

Leeteuk                               : “Ahjumma tidak datang hari ini.. dia sakit”

Eunhyuk              : “Wah..siapa yang akan masak kalau begitu?”

Ryeowook          : “Sudah biar aku saja hyung!”

Leeteuk                               : “Tunggu!.. (mencegah ryeowook)

“Kau.. apa yang kau lakukan di sana?” (berbicara padaku)

Dia bertanya padaku dengan wajah dingin. Aku mencoba menjawab setenang mungkin.

Kyuhyun              : “Aku sedang melihat poster ini” (menunjuk poster yang ada di hadapanku)

Leeteuk                               : “Masakkan ramen!”

Kyuhyun              : “nde? .. aku?..” (menunjuk pada diri sendiri)

Semua mata tertuju padaku. Aku berusaha menyembunyikan ketakutanku.

Kyuhyun              : “arasseo… “ (pergi menuju dapur)

Di dapur.

“Bagaimana ini? Aku belum pernah masak seumur hidupku. Ramen? Bagaimana cara memasaknya? Etteohke? Ah.. di bungkusnya ternyata disediakan cara membuatnya.. bagus sekali!” bergumam pada diri sendiri. Panik!.. “masukkan ramen ke dalam panci.. masukkan bumbu..tambahkan air 2 gelas.. sepertinya kurang..aku tambahkan 1 gelas lagi! Tunggu 5 menit…

5 menit kemudian..

Leeteuk                               : “Jangan pernah kau masak lagi untuk kami!” (pergi)

Kyuhyun              : “wae?” (wajah bingung)

Shindong             : “Kyu, kemarilah… coba saja sendiri!”

Glek… “apa ini? Hambar.. aneh sekali padahal sudah kulakukan sesuai dengan petunjuk” berkata dalam hati.

Eunhyuk              : “Apa kau belum pernah masak?”

Kyuhyun              : “Mianhe…” (bibirku manyun)

Donghae              : “Aku juga tidak bisa masak kyu.. tidak perlu cemas!” (mengelus kepala kyu)

Donghae hyung lagi – lagi membuatku tenang. Dia orang baik.

Keesokan harinya….

Tring…Tring.. alarmku berbunyi..

Kyuhyun              : “Jam 6!.. aku terlambat bangun!!”

Cepat – cepat aku mandi. Joong Ki hyung sudah datang. Aku segera menggunakan seragamku.

Joong Ki               : “Kau sudah siap kyu?”

Kyuhyun              : “Sudah hyung! Ayo berangkat!

“Tunggu dulu….. aku harus pamit pada hyung – hyungku dulu!”

Joong Ki               : “Sudahlah.. nanti saja.. Kau sudah terlambat!”

Kyuhyun              : “Baiklah!”

Namun, yesung hyung melihatku sedang mengenakan sepatu.

Yesung                 : “Hey Kyu! Kau mau ke mana?”

Kyuhyun              : “Aku mau ke sekolah.. Aku berangkat hyung! Aku sudah terlambat…” (pergi)

Yesung                 : “Dia masih sekolah? Dia mengenakan seragam? Berarti SMA?” (berbicara sendiri)

Leeteuk                               : “Ada apa yesung? Siapa yang baru saja pergi?”

Yesung                 : “Kyuhyun..”

Leeteuk                               : “Mau ke mana dia? Pagi – pagi sekali sudah pergi?”

Yesung                 : “Sekolah… dia ternyata masih SMA hyung!”

Leeteuk                               : “mwo? Cin cha?” (kaget)

Yesung                 : “nde…”

Sesampainya di gerbang sekolah,  aku berlari menuju kelasku karena aku sudah terlambat. Namun dalam perjalanan menuju kelas, seseorang menyeretku.

“LEPASKAN!!!! …… LEPASKAN AKU!!!!”

To Be Continued

______________________________________________________

By : Choi Je Gun

Note : Ini part 2 nya.. yang udah baca, tolong commentnya ya!! ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s