Asperger, You Want To Be My Friend ? part 3

Standar

Author: ???

 

Kyuhyun mengamati ibunya yang sibuk dengan pekerjaannya di salah satu ruangan besar yang sengaja dibuat untuk tempat kerja ibunya sebagai dokter. Ia melangkah masuk dan duduk disalah satu bangku. Sekali-kali dia menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Kyuhyun ingin bertanya, tapi melihat sang ibu yang nampaknya sibuk membuatnya enggan untuk bertanya.

“ ada yang ingin kau tanyakan ?” tanya sang ibu tiba-tiba. Kyuhyun tersenyum kekanakan. Ibunya menghampiri kyuhyun dan duduk disampingnya.
“ ada apa ?” tanya sang ibu lagi
“ Ibu, kau kan seorang dokter. Jadi aku yakin bahwa kau tau tentang hal ini” kyuhyun mendekatkan duduknya dengan ibunya.
“ apa ?”
“ ibu tau … apa itu Asperger ????” kata kyuhyun serius tanpa basa-basi. Mendenga pertanyaan kyuhyun, sang ibu mengeryitkan keningnya lalu tersenyum mengacak-acak rambut kyuhyun.
“ kenapa tiba-tiba kau bertanya tentang hal itu ?”
“ tidak ada. Hanya …. aku pernah bertemu dengan seseorang yang mengakui bahwa dirinya adalah seorang Asperger. Jadi, apa itu asperger bu ?” tanya kyuhyun tidak sabar.
“ Asperger itu adalah sindron autisme dimana para penderita memiliki kesulitan dalam berkomunikasi dgn lingkungannya sehingga kurang begitu diterima. Para penderita relatif tidak mengalami penurunan , bahkan mereka mampu memiliki IQ di atas rata-rata. ini berarti sebagian besar penderita sindrom Asperger bisa hidup secara mandiri, tidak seperti autisme lainnya. Sindrom Asperger juga bukanlah sebuah penyakit mental” tutur seorang ibu bernama Cho Yoon Gae dengan bijaksana.Kyuhyun masih menatap ibunya dengan serius, tanda bahwa ia belum begitu mengerti dengan penjelasan ibunya. Yoon Gae hanya tersenyum.

“ ketika berbicara, pada umumnya orang menggunakan bahasa tubuh seperti senyuman dan komunikasi nonverbal lainnya, dan juga kata-kata yang dikeluarkan oleh mereka cenderung memiliki lebih dari satu buah makna. Seorang penderita sindrom Asperger memiliki kesulitan untuk memahami bentuk-bentuk komunikasi non-verbal serta kata-kata yang memiliki banyak arti seperti itu, dan mereka hanya memahami apa arti kata tersebut, seperti yang ia pahami di dalam kamus. Para penderita sindrom Asperger tidak mengetahui bagaimana memahami mimik muka/eskpersi orang lain. Mereka juga tidak tahu bagaimana caranya untuk bersosialisasi dengan orang lain” ucap YoonGae melanjutkan

“ jadi dia hanya bisa mengerti apa yang dia tau,,, dan seorang asperger tidak bisa memahami mimik seseorang ….aku masih tidak mengerti” kata kyuhyun bingung
“Para dokter melihat sindrom Asperger sebagai sebuah bentuk autisme. Seringnya, disebut sebagai “autisme yang memiliki banyak fungsi/high-functioning autism”. Hal ini berarti setiap penderita sindrom Asperger terlihat seperti halnya bukan seorang autis, tetapi ketika dilihat, otak mereka bekerja secara berbeda dari orang lain”
“ bu, bisa kau memberikan contoh padaku” pinta kyuhyun. Sang ibu mengangguk mengerti
“ seperti contoh, pada umumnya seseorang menangis karena dia sedih, tapi juga terkadang seseorang menangis karena dia bahagia. Tapi, untuk seorang pengidap asperger, dia hanya tau bahwa jika seseorang menangis itu pasti karena sedih. Atau …. jika kau bicara pada penderita asperger, lalu tiba-tiba kau berkata mungkin, dia tidak akan mengerti. Karena dia hanya tau iya atau tidak … mereka tidak mengerti dengan kata ‘mungkin’”
“ tapi … secara fisik dia baik” kyuhyun bicara pada dirinya sendiri mengingat donghae
“ siapa ?” tanya sang ibu. Kyuhyun mendongak menatap ibunya lalu dengan cepat menggeleng.
“ dan lagi, Para penderita sindrom Asperger cenderung lebih baik dibandingkan orang-orang lain dalam beberapa hal seperti matematika dan hitung-hitungan. Banyak Penderita sindrom Asperger memiliki cara penulisan yang lebih baik dibandingkan dengan cara mereka berbicara dengan orang lain. Mereka juga memiliki sebuah minat yang khusus yang mereka tekuni dan bahkan mereka menekuninya sangat detail, serta mereka justru menemukan hal-hal kecil yang orang lain sering melewatkannya” jelas sang ibu lagi secara detail.

Kyuhyun mengangguk, menandakan bahwa akhirnya dia mengerti dengan penyakit Asperger yang diderita donghae. Kyuhyun sadar ia sedang berhadapan dengan siapa. Tapi kyuhyun juga sadar, dia tidak bermaksud mempermainkan donghae dan memanfaatkan kekurangannya.

***

“ aku senang kita bertemu lagi disini” ucap kibum ketika melihat donghae duduk membaca di perpustakaan.
“ kau kim ki bum ???” tanya donghae memastikan. Kibum tersenyum mengangguk.
“ sepertinya kau suka membaca” kibum angkat bicara. Donghae menatap kibum datar tanpa menjawab, lalu sibuk membaca lagi. Kibum kebingungan, apa pertanyaan yang diajukannya terlalu sulit untuk dipahami donghae.
“ kau tidak menjawab pertanyaanku” kibum hati-hati bertanya
“ apa kau bertanya padaku ? kapan kau bertanya ?” tanya donghae balik
“ aku tanya, sepertinya kau suka membaca ?” ulang kibum
“ aku berfikir itu bukan pertanyaan. Suatu pertanyaan hanya akan diawali dengan *apa , apakah, bagaimana, kenapa , yang mana, siapa, berapa* yang kau ucapkan tadi bukan pertanyaan” kata donghae datar tanpa ekspresi apapun. Kibum menghela nafas, ia lupa bahwa dia sedang bicara dengan seorang asperger
“ oke. KENAPA ….. kau tidak ke kantin pada jam istirahat, atau KENAPA … kau tidak bermain dengan teman sekelasmu ?” kibum bertanya dengan menekankan kata KENAPA
“ aku tidak punya teman. Mereka bilang aku aneh, dan mereka menjauhiku. Aku tidak kekantin karena disana makanan terlalu mahal” jawab donghae menatap serius ke arah kibum. Kibum yang merasa ditatap merasa risih dan serba salah
“ kenapa ?” tanya donghae
“ bisakah kau tidak melihatku dengan cara seperti itu” kibum gugup
“ apa aku melakukan kesalahan padamu ?” tanya donghae. Kibum semakin kebingungan dengan pertanyaan donghae, bahkan pertanyaannya saja belum dijawab.
“ KENAPA, kau selalu bicara dan menatap orang seperti itu. Kenapa kau tidak tersenyum jika kau bicara pada seseorang” ralat kibum
“ aku berfikir tidak ada yang lucu” kata donghae. Kibum menyerah, dia benar-benar tidak sanggup jika terlalu lama bicara dengan donghae. Kibum meminta izin untuk kembali ke kelas pada donghae dan pergi meninggalkan donghae sendirian.

Melihat kibum pergi meninggalkan dirinya, donghae merasa benar-benar kesepian. Padahal Psikoloh Kang Young Mi menyuruhnya bersosialisasi dan berteman jika ia ingin sembuh dan menjadi anak normal. Tapi donghae sadar, tidak ada satupun orang yang tahan dan mengerti dengan keadaannya.
______________________________________

TO BE CONTINUE

3 responses »

  1. wikipedia~
    hehehehe😄
    *ditabok author*
    pz bca part 1 ak lgsg search ASPERGER jd berasa bca 2x, hahahahaha😄
    *komen gapen*

    Saia SUKA~
    *ketularan autis*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s