Asperger, You Want To Be My Friend ? part 5

Standar

Author: ???

Donghae menatapi seluruh ruangan. Banyak barang-barang mewah dan mahal didalamnya. Berkali-kali ia bergumam ‘wow’ pada diri sendiri. Kyuhyun dan kibum hanya tersenyum menatap donghae. Kibum merangkul donghae. Setelah kyuhyun memperkenalkannya pada donghae dan mengatakan bahwa mereka berteman, kibum pun menyetujui kyuhyun untuk berteman dengannya.

“ wow,,wow,,, ada apa ?” tanya kibum pada donghae. Donghae menatap kibum datar
“ rumah ini benar-benar bagus, rumahku, hanya sebagian meter dari tempat ini. Pasti begitu nyaman tinggal disini” ucap donghae
“ Hidup yang benar-benar sempurna !!!!” kata donghae lagi.

Kyuhyun hanya tersenyum. Lihat, bagaimana bisa tempat tinggal yang dianggapnya membosankan bisa dikatakan orang lain sebagai kesempurnaan. Kyuhyun menatap donghae, matanya tertuju pada lengan kanan donghae. Dia mengeryitkan kening curiga. Lalu dengan cepat menghampiri donghae dan menarik tangan donghae.

“ donghae ah …. tanganmu berdarah !!!” kata kyuhyun panik. Donghae menatap kyuhyun bingung.
“ ikut denganku, tanganmu terluka … kita harus kerumah sakit sekarang, ayo .. ayo cepat” kyuhyun menarik-narik tangan donghae. Donghae melepaskan tarikan tangan kyuhyun.
“ kyuhyun ini bukan darah !!!” donghae ikut kebingungan
“ tapi,,, ini luka … kau harus dibawa kerumah sakit sekarang !!!” kyuhyun masih berusaha
“ kyuhyun, aku bersumpah ini bukan darah. Coba kau lihat baik-baik … ini bukan darah kyuhyun !!!!” donghae memastikan. Kyuhyun menatap donghae nanar.
“ bahkan ini bukan merah … lihat, ini hanya warna hijau. Tadi aku melukis bersama ana-anak. Mereka tetanggaku, jadi aku cat lukis itu mengenai tanganku !” donghae masih terus memastikan
“ aku tidak bisa melihat warna ! aku tidak bisa lihat hijau ! tidak bisa” ucap kyuhyun pelan sambil tersenyum kecut meninggalkan donghae dan kibum.
“ KYUHYUN ….” panggil kibum.

Kibum berpaling ke arah donghae dan menatapnya penuh kebingungan. Dia tau dia tidak bisa menyalahkan donghae. Donghae adalah seorang asperger. Dan dia juga tidak bisa berbuat apa-apa untuk kyuhyun, karena kyuhyun buta warna.

“ donghae,,, kyuhyun buta warna. Dia tidak bisa melihat warna selain hitam dan putih” kibum memberitau. Donghae terkejut.
“ buta warna ?” tanya donghae. Kibum mengangguk pelan.

Donghae seperti berfikir beberapa detik kemudian. Matanya mulai mengeluarkan air mata. Namun tidak ada sepatah katapun yang keluar dari mulutnya. Kibum melihatnya dengan pandangan khawatir. Kibum baru saja ingin mencoba menenangkan donghae, namun donghae angkat bicara terlebih dahulu.

“ aku salah … aku jahat … aku telah membuat teman pertamaku sakit. Aku jahat, aku pantas diberikan hukuman” donghae berulang-ulang kali menyalahkan dirinya sendiri. Kibum terkejut, dia merasa tidak tau harus melakukan apa. Semakin lama donghae bertindak seperti di luar batas, dia mulai ketakutan dan berkali-kali menyalahkan dirinya sendiri.
“ donghae ah,, kau kenapa ?” tanya kibum ketakutan, namun donghae tidak menjawab pertanyaan kibum. Tubuhnya bergemetar hebat.
Kyuhyun kembali keruang tamu ketika mendengar teriakan kibum. Ia melihat donghae ketakutan, lalu menghampiri donghae dan mencoba menenangkannya.
“ donghae, kau tidak salah … aku minta maaf,,, kau tidak salah … donghae ah,,,” kyuhyun mencoba menenangkan donghae. Tiba-tiba donghae pingsan. Kyuhyun dan kibum saling padang merasa khawatir.
Kyuhyun langsung membawa donghae ke kamarnya. Menidurkan dia di tempat tidurnya. Kibum mencoba membantu kyuhyun untuk membawa donghae. Setelah donghae tertidur, kyuhyun menarik selimut ke tubuh donghae. Kibum menatap kyuhyun dan mendekatinya. Merangkulnya. Mata keduanya masih lekat pada sosok terbaring dihadapannya.
“ aku membuatnya takut. Tidak seharusnya aku pergi meninggalkan dia” kyuhyun merasa bersalah. Kibum tersenyum.
“ itu wajar kyu. Selama bertahun-tahun, tidak ada satu orangpun yang mengingatkanmu kalau kau juga sakit. Dan aku juga merasa donghae tidak bersalah. Dia tidak tau tentang hal itu”
(kyuhyun mendongak menatap kibum penuh tanda tanya)
“ kau tau. Aku merasa tertarik berteman denganmu ketika aku tau kau tidak bisa melihat warna. Bukan karena aku ingin memanfaatkanmu, tapi ada sesuatu yang menarikku untuk bertaman denganmu. Kau selalu mengatakan kau benci jika orang-orang mengatakan bahwa kau anak special, tapi kau juga tidak bisa memungkiri …. kau memang special. Sama seperti donghae” tutur kibum tenang
(kyuhyun masih fokus mendengarkan kibum tanpa bicara apapun)
“ sama seperti ketika aku bertemu dengan donghae. Aku tertarik padanya ketika dia mengatakan bahwa dia adalah seorang ‘asperger’. Meskipun awalnya benar-benar melelahkan bicara dengannya. Tapi setelah melihat kejadian ini. Aku sadar. Manusia tidak bisa hidup tanpa orang lain. Tidak akan ada kelebihan jika kekurangan tidak ada” lanjut kibum
“ kibum,,, aku tau kau orang baik. Apa kau tidak merasa dirimu seperti orang aneh, yang berteman dengan orang-orang cacat seperti kami” tanya kyuhyun
(kibum tersenyum kecut)
“ cacat ??? kau bicara tentang kau dan donghae ? kyuhyun. Aku tidak melihat kalian sebagai orang yang cacat. Kalian berdua pintar, kalian berdua hebat. Dibalik kekurangan yang kalian miliki…. dibelakang itu kalian punya sejuta kelebihan yang mungkin diri kalian sendiri belum tau. Aku percaya itu” jawab kibum sambil tersenyum ke arah kyuhyun.
“ terima kasih” ucap kyuhyun pada kibum, membalas senyuman.
______________________________

TO BE CONTINUE

4 responses »

  1. wooow..bener2 menyentuh nihh critanya…walaupun memiliki kakurangan tp ttp istimewa…kata2nya dlm bow..mudah2-an author na ktemu y,mau lam kenal sma author…ditggu next part na chingu shan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s