Namja part 4

Standar

Author : Sooyeon Wonnie Angelina

 

Donghae POV
“dia mengatakan kalau akulah yg membunuh kim nara,ibunya”
dari kata2 tuan im joon,terbesit kesedihan yg mendalam.
“nona mengatakan hal itu karna ia sedang emosi,tuan”jawabku
“tidak!”kata tn.Joon
“dia selalu mengatakan hal itu.bahkan memandangku saja,sooyeon tak mau.”lanjutnya.
“tuan,nona menyayangi anda.”ucapku
“mana buktinya? Ada bukti jika dia menyayangiku?”tanya tn.Joon
terdengar teriakan sooyeon dari lantai 2.
“appa! Buka pintunya! Apa appa fikir aku bahagia dengan keadaan seperti ini?
Buka pintunya!!!!”teriaknya melengking disertai terdengar pecahnya barang2 yg dibantingnya.
“kau dengar?”ucap tn.Joon
“ne,tuan”

Sooyeon POV
kubanting semua barang yg ada di kamarku.Aku menangis sejadi2nya.Aku tak perduli dengan
semua orang yg ada dirumah ini,tak ada yg peduli padaku.Dan mungkin bila aku mati,tb ada yg peduli.
“aaarrrggghhhh”teriakku panjang.
“nona! Apa yg anda lakukan? Hentikan nona!”teriak donghae dari balik pintu kamarku.
“pergi! Semua pergi!”teriakku lagi.Ku ambil vas bunga,dan kulempar ke cermi rias ku.
‘ppraaangg’
pecahan kaca jatuh di lantai dan mengenai telapak kakiku.
“arrgh,sakit!”teriakku dan terjatuh ke lantai.
Ku dengar pintu terbuka dan kulihat donghae,beberapa pelayan dan appa masuk kedalam kamarku.Dan pandanganku mulai meredup dan akhirnya,gelap.

Author POV
saat 5 pelayan,donghae,dan tn.Joon masuk kedalam kamar sooyeon setelah terdengar pecahan kaca.Sooyeon sudah tak sadarkan diri,dan tergeletak di lantai kamarnya yg berantakan.
“astaga! Nona! Bangun nona”donghae menepuk pipi sooyeon pelan.Namun sooyeon tetap tak sadarkan diri.
“donghae! Cepat angkat sooyeon dan gendong dia! Bawa ke rumah sakit!”perintah tn.Joon.
“baik tuan”kata donghae dan mengangkat tubuh sooyeon yg lemas dan telapak kakinya masih mengeluarkan darah.
Setelah donghae masuk kedalam mobil.Mobil itu langsung pergi meninggalkan rumah mewah itu.
Dari jauh nampak terlihat seorang namja melihat rumah mewah itu.
“sooyeon-ah,mianhae.Aku tak dapat melindungimu.”ucap namja bernama yesung itu.
Dan dia pergi tanpa mengetahui keadaan sooyeon.

Donghae POV
tuhan,tolong jangan ambil dia.Kakinya mengeluarkan begitu banyak darah.
“ya! Taemin-ah! Cepat!”teriakku pada supir yg juga temanku,taemin.
“ne,hyung”ucapnya.
“sooyeon-ah,ireona!” kutepuk pelan pipinya.
15 menit kemudian aku sampai dirumah sakit.Kugendong sooyeon di punggungku.
“suster! Suster!”teriakku.
“ne,tuan?”salah satu perawat datang.
“cepat tolong dia!”ucapku.
“ne,”
dengan segera sooyeon dibawa ke ruangan operasi untuk mengeluarkan pecahan kaca di telapak kakinya.
“maaf tuan,anda tidak boleh masuk”kata salah satu perawat rumah sakit itu.
“tapi aku harus menjaganya!”
“sudahlah hyung,kita tunggu nona di luar saja.”ujar taemin.Lalu pintu ruang operasi itu di tutup setelah aku dan taemin duduk.
Aku terus berdoa.Operasi berjalan selama 2 jam.
Akhirnya sooyeon keluar dari ruangan itu.Wajah cantiknya terlihat pucat.Tapi aku masih bersyukur karna tuhan tidak mengambilnya.

Author POV
tn.Joon datang setengah jam kemudian,
“bagaimana sooyeon?”tanya tn.Joon.
Donghae masih menundukkan kepalanya.
“sudah dipindahkan ke ruang rawat,tuan.”jawab taemin
“apa dia sudah sadar?”tanya tn.Joon
“belum,tuan”jawab taemin lagi.
Tn.Joon duduk di samping donghae.
“mengapa kau hanya menunduk dan diam?”tanya tn.Joon sambil memandang donghae yg masih menunduk.
Donghae mengangkat kepalanya,dan merapihkan wajahnya yg kusut.
“saya sedang befikir tuan.”jawab donghae
“berfikir?” tn.Joon heran.
“ne, nona sekarang seperti ini karna saya.”kata donghae
“tidak,aku yg salah.Seandainya keegoisanku tidak keterlaluan,sooyeon tidak seperti ini.”kata tn.Joon.
Tak lama dokter keluar dari ruang rawat sooyeon.
Dan seketika itu donghae langsung berdiri dan mendekati dokter.
“bagaimana keadaan nona dokter?”tanya donghae dengan nada khawatir.
“tenang,nona sooyeon sudah melewati masa kritisnya.”kata dokter jaejoong.
“syukurlah”ucap taemin.
“tapi…”kata dokter jaejoong lagi.
“tapi apa dokter?” tn.Joon mendekati dokter jaejoong juga.
“tapi….
Nona sooyeon mengalami koma”kata dokter jaejoong.
“astaga” donghae terkejut dengan kata2 dokter jaejoong dan perlahan mundur.
“aaarrrgghh” donghae berteriak dan berlari pergi.
“hyung!” taemin mengejar donghae yg berlari.

Donghae POV
tidak! Tidak mungkin! Ini pasti hanya mimpi!
Bangun donghae! Bangun!
Sooyeon baik2 saja! Dia tidak koma!
Ku tampar2 pipiku.
“hyung! Apa yg kau lakukan? Ya! Hyung! Sadarlah!”kata taemin menyadarkan ku.
“untuk apa kau kemari? hah! Aku orang yg jahat!”ucapku
“hyung! Apa yg kau katakan? Aku tak mengerti”kata taemin.
“kau memang tak mengerti,taemin-ah.Aku jahat,aku lah yg membuat sooyeon koma.Betapa jahatnya aku,menyakiti gadis yg kucintai.”ucapku.
“kau…. Mencintai nona hyung?”tanya taemin.
“ne,”jawabku.
“tinggalkan aku sendiri,taemin-ah.”pintaku.
“tapi hyung….”
“ku mohon taemin-ah.”
“baiklah,hyung”
taemin menjauh dari tempatku duduk.

Sooyeon POV
dingin…. Semua berwarna putih,seperti di awan.
Aku dimana?
Appa?
Donghae?
Yesung oppa?
Aku dimana?
Mengapa aku menggunakan pakaian serba putih?

Author POV
dokter jaejoong dan tn.Joon sedang berada di ruangan dokter tampan itu.
“tuan,saya harap anda bisa mengontrol emosi anda.Dan saya rasa,noona sooyeon sedang mengalami depresi.Saya tidak tahu apa masalahnya.namun,saya harap tuan bisa membuat nona sooyeon bahagia ketika nona sudah sembuh nanti.”kata dokter jaejoong.
“ne,
kapan putri saya akan sadar?”tanya tn.Joon.
“entahlah,tuang.Saya belum melihat perkembangan selama 2 jam ini pada nona sooyeon.”kata dokter jaejoong.
Lalu,setelah selesai.Tn.Joon keluar dan pergi menuju ruang rawat sooyeon.
TBC
tunggu part selanjutnya ya?
^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s