Diposkan pada 로맨스 ♥ Romance, 계속 ♥ Countinue, 비극 ♥ Tragedy, Fanfiction, 우정 ♥ Friendship

Hope is a Dream that Never Sleeps Part 2

Author : Ayuka Sora JunghyukjoongkikyuKaitoraogawa Lee

OST. :

  1. Hope is a Dream that Never Sleep (Super Junior Kyu Hyun)
  2. Blue Tomorrow (SuJu – M)

Disclaimer : Tribute ehh, salah! Dedicated to Uri Yeobo, Yonin, Chingu, Oppa, Hyung, Dongsaeng, Appa (?), Ahjussi (??), Haraboji (???) “Evil Game Cho Kyu Hyun”

 

Warning (ngerangkep ma AN) : Setelah baca ff ini diharapkan tidak ada keributan ataupun unjuk rasa apalagi demonstrasi *appan sich??*

Jika setelah baca ff ini ada yang keberatan, silahkan bantai Kyumong *inno smile*

Tapi jika ada yang jatuh cinte ama saia, dengan senang hati saia menerima kiriman parcell dan juga angpao *maklum Imlek Buuuu~*

Dui buqi, kalo ada ejaan Mandarin yang salah ato ngaco, cz Author emang sotoy binti ke-PD-an hahahah

 

 

A Month Later…

Hari ini hari yang sama sekali tidak diduga oleh Yan Lin karena tiba – tiba saja ada sepasang suami istri yang datang ke panti asuhan tempat tinggalnya dan berkata akan mengangkatnya sebagai anak. Saat ini Yan Lin sedang berada di ruangan Ibu Kepala Panti bersama dengan pasangan suami istri yang sama sekali belum pernah ia kenal itu.

Qingren, (*Sweetheart) kamu mau kan ikut bersama Amma dan Papa? Kamu mau kan menjadi putri kami?” tanya wanita muda itu sembari menggenggam tangan Yan Lin. Tampak ada harapan dalam matanya.

“A.. aku.. tidak mau…” jawab Yan Lin lirih.

Lanjutkan membaca “Hope is a Dream that Never Sleeps Part 2”

Diposkan pada 로맨스 ♥ Romance, 계속 ♥ Countinue, Fanfiction

Cake Of Love Part 7

Author  : Hye Ri

_____________

Cerita sebelumnya :

“Aku sengaja menyisihkan sepotong first snow untuk Unnie. Aku yakin sekali Unnie akan ke sini lagi. Waktu aku tahu stock first snow tinggal beberapa potong, aku langsung menyelinap ke dapur dan mengambil sepotong. Tenang aja. Aku nggak nyuri kok. Aku udah mbayar kue ini tadi. Yang njaga kasir itu Unnieku. Jadinya gampang aku lapornya.

“Unnie mu ?”

“Iya. Yang tadi melayani Seohyun Unnie juga Unnie ku. Tapi Unnie ku yang kedua. Yang menjaga kasir itu baru Unnie ku yang pertama. Yang pertama namanya Joo Yeon Unnie dan Unnieku yang barusan namanya Taeyon Unnie” Jelasnya. Aku teringat sesuatu. Aku coba memberikat beberapa pertanyaan yang menjurus ke arah situ.

“Ooh. Berarti kau, Oppamu, dan Unniemu semua bekerja di sini ?”

“Keureuchi !” Jawabnya mantap.

“Appa dan Eommamu juga kan ?”

“Ne.” Jawabnya lagi masih dengan mantapnya.

“Nama margamu Cho kan ?”

“Yup !”

“Dan Oppamu bernama Cho Kyuhyun, penerus cafe ini sebagai usaha keluargamu. Keureucho ?”

“Ne, keureuchi ! Eh ?” Dia kelihatan bingung. “Kok Unnie tahu semuanya ?”

Aku tersenyum.

“Tentu saja. Aku bahkan sangat mengenal Oppamu.”

 

 

Cake of Love Part 7

 

—- Hye Ri POV [Point of View] —-

 

“Unnie…, sangat kenal…, sama Kyu Oppa ?” tanyaku. Jujur, aku terkejut sekali. Ternyata, mereka sudah saling kenal. Berarti, aku tidak perlu menjalankan misi rahasiaku mempertemukan mereka. Mereka kan habis berantem kemaren. Maksudku, mereka kan bisa berdamai.

Seohyun Unnie tersenyum lagi. Dia mengangguk pelan.

“Gimana bisa kenal ? Kok Kyu Oppa nggak pernah cerita-cerita kalau punya temen semanis Unnie, ya ? Oh iya, kemaren kalian berantem kan ? Kalau boleh aku tahu, kenapa ya ?” tanyaku penasaran. Habis kemarin sampai heboh begitu, siapa yang ggak penasaran coba ?

Unnie di depanku kelihatan sedikit terkejut.

 

—- End POV —-

 

—- Seohyun POV —-

 

Aduuuh,

Kenapa sih anak ini pakai tanya kejadian kemarin segala ? Kalau aku cerita sekarang, bisa-bisa dia heboh *menurut pengamatanku, anak ini sepertinya tipe anak yang gampang heboh.* Aissshh !!! Harus cari alasan nih.

“Wah, ceritanya panjang, Hye Ri. Bisa selesai besok sore kalau aku cerita sekarang.” Alasanku. Ah, peduli amat mau lebay atau tidak. Dia terkekeh.

“Unnie lebay.” Komentarnya. Aku cuma memasang cengiran khasku. Kami terdiam beberapa saat sampai akhirnya Hye Ri bicara.

“Unnie, first snow-nya dimakan tuh. Aku udah beliin buat Unnie lho. Oh ya, bolanya Unnie udah jadi dibalikin sama Oppa ?” tanyanya. Aku mengangguk. Dia bertanya lagi.

“Baguslah. Kemarin kukira Oppa malah akan membuangnya. Soalnya, Oppa maksa-maksa aku terus sih buat mbalikin bola itu.”

“Jadi, awalnya kau tidak ingin mengembalikan bolaku ? Aiiih, nakal ya.” Aku mencubit hidungnya. Dia mengerang kesakitan.

“Bukan gitu, Unnie,” dia mengelak sambil mengelus hidungnya yang merah karena kucubit *habis, gemes banget sih*. “Sebenarnya, aku ingin bola itu aku yang balikin ke Unnie. Tapi Oppa maksa biar dia aja yang balikin. Aku nggak percaya, soalnya kalian kan habis berantem. Tapi Oppa maksa terus. Bilangnya, buat minta maaf gitu. Tapi aku tetep keukeuh buat aku aja yang balikin ke Unnie. Terus Oppa malah nggelitikin aku sampai aku sesak napas. Ya udah, akhirnya mau nggak mau, bolanya diambil Oppa. O iya, Oppa jadi minta maaf ?”

Lanjutkan membaca “Cake Of Love Part 7”

Diposkan pada Serba-Serbi SuJu

[Video] Heechul Mewawancarai BoA

kalian semu apasti sudah tau kalau Super Junior Heechul itu adalah MC pengganti di MBCRadio Star“. Pada 3 Februari,  BoAmembagi sebuah video menyenangkan Heechul secara singkat mewawancarai dia dari lokasi.

Dia tweeted, “@Heedictator BoA muncul di ‘Radio Star’ untuk Tahun Baru Cina~ terasa seperti menerima sebuah hadiah tahun baru ~ hehe Mohon terimalah banyak keberuntungan di tahun baru~(^O^)/”

Lanjutkan membaca “[Video] Heechul Mewawancarai BoA”

Diposkan pada 로맨스 ♥ Romance, 계속 ♥ Countinue, Fanfiction, 우정 ♥ Friendship

Our Protector Part 1

Author: Faa_teuki_teuki

___________________
Setiap pagi di rumah ini, puluhan pengawal dan pelayan sudah berpakaian rapih berbaris di depan pintu utama. Baik pelayan maupun para penjaga. Hari ini seseorang memang akan datang. Anak tunggal dari pemilik rumah yang megah ini. Pewaris semua harta kekayaan satu-satunya ini akan pulang dari Jerman hari ini.
“haizz… aku sudah pegal berdiri… dan dia belum datang juga. Aigoo!! aku tidak tahan untuk buang air kecil… umhh… sebaiknya aku mundur perlahan dan segera pergi ke toilet.” Kata YeonSae dalam hatinya.
Dan tak lama rombongan mobil mewah yang bertugas menjemput tuan muda itu tiba. Kemudian, salah satu dari pelayan membukakan pintu untuk salah satu dari mobil itu. Seorang pria bertubuh tinggi dan berdada bidang turun dari salah satu mobil itu.
Ia berjalan masuk ke dalam rumah, dan semua pengawal dan pelayan yang berdiri di kedua sampingnya membungkuk memberikan hormat dan tanda ucapan selamat datang. Belum tiba di ujung karpet merah, Ia berhenti di antara deretan pengawal. Kemudian Ia menoleh dan dengan segera melangkah ke arah sebuah celah. Dan tak lama YeonSae kembali dari toilet dan kembali berdiri di tempatnya. Ia menyadari ada seseorang berdiri di depan tempatnya berdiri.
“ireumeun??” tanya pria itu.
“ahh?? Hwang YeonSae imnida. Neoya??” YeonSae kembali bertanya.
“ahh?? chinchayo!! apa jabatanmu di sini, sampai kau berani untuk bertanya padaku??”
“aku kepala pengawal di sini. Meskipun aku seorang perempuan. Sekarang berhentilah menanyai ku dan jawab pertanyaanku!!” perintah YeonSae.
“baiklah! Nan ireumeun… Choi Siwon imnida… anak tunggal dari keluarga Choi Hyundae. Siwon kembali melangkah lalu Ia berhenti di ujung karpet merah itu. “Mulai hari ini, aku akan tinggal di rumah ini dan aku akan memecat salah satu dari pengawal yang ada di sini. Apa kalian semua mengerti??”
“nae!!!” jawab seluruhnya serentak.
“mo?? jika pria itu anak tunggal dari tuan Choi… tentu saja dia bisa memecatku?? Umhhh!! ottohkaeyo??” kata YeonSae dalam hatinya sambil menggembungkan pipinya.
Tak lama turunlah seorang pria lain, terlihat berumur sebaya dengan Siwon dari mobil lain yang baru saja datang. Tubuhnya cukup tinggi meski tidak setinggi Siwon. Ia melangkah di atas karpet merah itu. Lalu menoleh ke arah YeonSae yang sedang panik. YeonSae segera menghilangkan gembungan pipinya.
“siapa lagi pria itu?? Tidak mungkin dia adik atau kakak dari pria yang tadi. Dan kenapa dia menoleh ke arahku?? Ahhh… membingungkan….” Gumam YeonSae dalam hatinya. Pria itu melanjutkan langkahnya dan berdiri di samping Siwon lalu membisikkan sesuatu padanya.
“kau tidak bisa memecat pengawal itu??” bisiknya.
“umh?? Wae?? Itu sudah keputusanku!!” gertak Siwon.
“yang berhak memecat pengawal dan pelayan yang ada di rumah ini, hanyalah Appamu.”
“mo?? jangan bercanda Kyuhyun-sshi!! Aku tidak mau wanita itu menjadi salah satu pengawal di keluargaku apalagi menjadi pengawal pribadiku!! Pengawal sepertimu saja sudah membuatku jengkel.” Siwon yang kesal menghentakkan kakinya.
“kau tidak bisa menolak… dan saatnya kau beritahu siapa diriku sebenarnya.” Bisik Kyuhyun.
“kau tidak berubah, dasar tukang cari pamor!!” balas Siwon dan Kyuhyun hanya tersenyum. “baiklah… yorobun… biar ku perkenalkan pria yang berdiri di sampingku ini, dia adalah Cho Kyuhyun, kepala pengawal tingkat 1 dan dia bertugas untuk menjadi pengawal pribadiku dan sekarang Ia akan ditemani oleh kepala pengawal tingkat 2…”
“mo???” kaget YeonSae dalam hatinya dan Ia segera menegakkan kepalanya.
“dan ku mohon… Untuk kepala pengawal tingkat 2 segera berdiri di sampingku. Ppali…” perintah Siwon. Siwon dan Kyuhyun menunggu pengawal itu untuk muncul di hadapan mereka, tapi tidak ada seorang pun yang berpindah dari tempatnya berdiri. “nuguyo? Ppali!!” Siwon mulai kesal.
“choneun…” kata YeonSae tiba-tiba yang sudah berdiri di samping Siwon.
“neoya!!?? kenapa tiba-tiba kau ada di sampingku??” Siwon menggelengkan kepalanya.
“aaah… kau menyuruh kepala pengawal tingkat 2 untuk berdiri di sampingmu kan?? aku sudah berdiri di sampingmu sekarang.”
“baiklah, jika memang kau yang akan menemaniku…. tapi, Kenapa kami tidak melihatmu meninggalkan tempat kau berdiri??” tanya Kyuhyun.
“hehehe… aku memang sengaja menyelinap dari belakang… mianhaeyo…” jawab YeonSae.
“kau ini seperti hantu saja… ahh!! Seandainya aku bisa memecatmu!! Pasti bukan kau yang akan menjadi pengawal pribadiku yang lain!!”
“apa itu berarti… kau tidak akan memecatku?? Hoaaa…. gomawo!!!” teriak YeonSae senang kepada Siwon.
“kau tidak akan dipecat. Karena hanya Tuan Besar Hyundae-lah yang berhak memecat pengawal dan pelayan yang ada di sini. Sebaiknya, kau meminta maaf sekarang.” Perintah Kyuhyun.
“ahhh… nae… umhhh…. maafkan aku atas ketidaksopananku sebelumnya….” kata YeonSae.
“terserah kau saja!!” balas Siwon. Lalu Ia segera menaiki tangga, meninggalkan ruangan utama.
“haizz!! Menyebalkan sekali orang itu!!” gerutu YeonSae dalam hatinya.
“untuk semuanya… silahkan kembali kepada pekerjaan kalian… terima kasih sudah menyambut kedatangan Tuan Muda Choi Siwon.” Jelas Kyuhyun lalu Ia membungkukkan badannya. Dan semua kembali ke pekerjaannya masing-masing.
“Jika ini alasannya aku dipilih sebagai kepala pengawal tingkat 2. Lebih baik aku menolaknya. Haizz…” keluh YeonSae.
“kerjakanlah sesuatu yang sudah dipercayakan kepadamu.” Kata Kyuhyun dingin.
“ahh! nae… arasseo!! Umhh?. lalu… apa yang harus kulakukan sekarang?? Aku benar-benar bingung.”
“tak perlu bingung, kau hanya akan mendapatkan perintah dariku. Hanya saja, jika Siwon sendiri yang menyuruhmu, tak lain harus kau kerjakan saat itu juga. Apa itu terdengar sulit?”
“ahh?? aniyo… umhh… baiklah kalau begitu… pengawal Cho… mohon kerjasamanya.” Kata YeonSae sambil membungkuk.
“siapa namamu??” tanya Kyuhyun.
“Hwang YeonSae Imnida!” jawab YeonSae.
“nae… panggil saja aku Kyuhyun-Sunbei! sekarang kau ikut aku!” perintah Kyuhyun.
“ah… arayo!” YeonSae berjalan mengikuti Kyuhyun dari belakang. “dingin sekali pengawal ini. Haah!! Lengkaplah sudah… seorang Tuan Muda yang keras kepala dan tempramen juga kepala pengawal senior yang dingin. Entah bagaimana jadinya ini.” keluh YeonSae dalam hatinya.
# # # # # #

Lanjutkan membaca “Our Protector Part 1”