Diposkan pada 로맨스 ♥ Romance, 한방 ♥ Oneshoot, Uncategorized

BLUE TOMORROW

BLUE TOMORROW

Siapa aku?????

Dan siapa mereka?????

Hanya dg syair-syair cinta ini..  Hadiah yg ku berikan untuk kalian..

Aku.. bukan Penyair terkenal…

Amatir…

Itulah aku…

Dengan sisa tenaga ku  yg amat rapuh ini.. Ku persembahkan syair cinta terakhir untuk kalian..

Ingatlah…

Aku tdk pernah pergi kemana pun.. Aku tdk pernah meninggalkan kalian..

Tapi…

Aku memulai hidup baruku di hati kalian..

Kenangan……

Kalian tahu….

Kala percikan cahaya indah dari kembang api itu mulai padam…

Kalian tahu….

Disaat waktu dari jam pasir itu mulai berputar…

Kalian tahu….

Saat berhentinya alunan merdu dari ponsel itu…

Kalian tahu….

Ketika hilangnya keindahan dari seikat mawar senpein itu…

Ketika coretan romantis nan mesra di sepucuk kertas tak bernyawa itu mulai hancur…

Ketika pecahnya bingkai dari sebuah sosok yg telah menghilang..

Dan Kalian tahu….

Seandainya  benang merah yg menyatukan hati melalui sepasang cincin itu tidak melebur bersama panasnya api…

When it’s tomorrow….

“A wish of heart”

Wahai Sang Maha Pemilik segala cinta..

Aku mohon kepada Engkau,

izinkanlah perahu itu yg kelak akan berlabuh didermaga hatiku..

Izinkan aku yg kan menjadi petunjuk arah untuk nakhodanya..

Izinkan aku yg kan setia menemani dalam mengarungi lautan kehidupan ini..

Izinkan aku yg kan menjadi penghapus dahaga saat terik matahari menyengat tubuh dan mengeringkan tenggorokan,

izinkan aku yg kan menjadi penyejuk hati saat penat dan lelah mendera sang jiwa..

Izinkan aku yg kan menjadi pengobat dari segala rindu..

Izinkan aku yg kan menjadi setitik cahaya dalam setiap gelap malam..

Izinkan aku yg kan menjadi setetes embun yg menyegarkan dikala malam gelap berganti pagi..

Izinkan aku yg kan menjadi oksigen dalam setiap hembus nafas..

Izinkan aku yg kan menjadi episode terindah dalam setiap drama kehidupan..

Wahai Sang Maha Pemilik segala cinta,

Dengarkanlah….

Makhluk lemah nan rapuh ini berdoa….

Doa tulus yg terucap dari hati sanubari..

Kosong…

Bangku itu…

Jangan biarkan bangku dibelakang punggung kalian kosong..

Hanya debu yg terhempas oleh hembusan angin dingin merampasnya..

Waktu memang tidak bisa diputar balik…

Kenangan akan tetap menjadi kenangan…

Selamanya…

Jangan…

Aku mohon jangan…

Air mata kalian teramat sangat berharga bagiku…

Tersenyumlah…

Itu adalah kekuatan ku untuk tetap bertahan dari sebuah takdir Tuhan…

….miracle….

Hari ini… Seluruh daun mulai berguguran..

Kado ini…

Simpanlah sebagai kado terindah dari ku…

Ingatlah aku walau hanya sesaat..

I love you, it will not change…

End~


*note ini hanya penggambaran perasaanku saat ini…

bukan berarti apa2..

aku hanya sedang merindukan sosoknya yg dulu pernah hadir dalam hidupku

dan kondisiku saat ini..

*hidup, mati, jodoh dan rejeki ada di tangan sang pencipta…

pertemuan pasti juga berakhir dg perpisahan…

tidak ada kehidupan yg abadi di dunia ini..

*koko hangeng/hankyung…

coretan tak berharga ini ku persembahan untumu…

kau memang bukan orang yg membuat hatiku bergetar,

tapi kau adalah salah satu kenangan yg paling terindah dalam hatiku..

Just for fun…

Hope like it^^

Diposkan pada 로맨스 ♥ Romance, Fanfiction, 한방 ♥ Oneshoot

MY EVERYTING

MY EVERYTING

SEOUL 22 PM

Aku berlari di bawah guyuran hujan yg membasahi kota seoul ini..

Tidak ku pedulikan tubuhku yg kini telah basah kuyup..

Ku biarkan dinginya udara saat ini menusuk2 tulang rusukku..

Kuacuhkan kakiku yg tanpa memakai alas apapun..

Ku abaikan setiap tatapan orang yg melihati ku penuh keheranan..

Semua itu tdklah penting…

Hanya satu yg ada di pikiran dan hatiku saat ini…

DIRIMU….

Hanya kamu yg lebih penting dari apapun termasuk nyawaku saat ini..

Langkahku terhenti di depan sebuah bangunan yg bertuliskan

‘SEOUL HOSPITAL’

Nafasku terengah2..

Rasanya bagaikan kehilangan udara..

Tanpa pikir panjang lagi, aku segera masuk ke dalam.

Tujuanku satu..

Ruang ICU…

Persetan dg tatapan aneh dari dokter, perawat dan pasien yg ada di sini…

Hatiku tdk henti2nya mengucp doa.. Doa untuk keselamatan mu..

“Hyochan-ah..”panggil seseorang yg ku yakini itu suara salah satu dari dongsaengmu

“Eunhyuk-ah.. Ottokke???!! Odiesso!!??”tanyaku panic

“Hyung, masih di ruang ICU.. Dokter belum keluar.”jawabnya

“Apa yg terjadi??!”tanyaku mencari penjelasan

“Van yg hyung dan heechul hyung naiki di tabrak oleh sebuah truk..”jelasnya

Tubuhku seketika lemas dan tdk sanggup menopang diriku sendiri.

Beruntung Eunhyuk dg sigap memapahku

“Hyo-a.. kwaenchana??!! Tubuhmu basah kuyup, kau juga dingin sekali.. Tidak mungkin kau berlari kesini tanpa alas kaki??!!”ocehnya

“Aku ingin bertemu dgnya.. Hyukie, ajak aku menemuinya…!!”rengekku

“Arasso. Tapi keringkan dulu tubuhmu..”pintanya

“Anii.. Jangan pedulikan aku… Ayo antar aku kesana!!”paksaku

###

Ku tatap wajahmu yg terpejam tdk berdaya dari luar pintu ICU ini..

Kau sdg berjuang melawan maut untuk yg kesekian kalinya…

Kenapa kau sering sekali mengalami kejadian buruk ini…

Aku mohon.. berhentilah membuatku cemas!!

Apa kau tahu.. aku bahkan tdk sanggup memejamkan mata jika kau spt ini..

Air mataku mulai mengalir deras..

Apa kau tahu, spt apa penampilan ku saat ini???

Apa kau tahu, betapa khawatirnya aku saat ini???

Berjuanglah… Dan bangunlah…

Aku mohon…

Aku selalu berharap jika semua ini hanya lelucon yg kau buat dg para dongsaengmu itu untuk mengerjaiku..

Tapi ketika ku lihat detakan jantungmu yg kadang melemah, aku semakin yakin jika ini bukanlah lelucon..

“Hyo-a.. pakai jaket ku ini.Tubuhmu dingin sekali”ujar siwon lalu memasangkan jaketnya di tubuhku

“Gomawo..”jawabku lemah

“Aku sdh menghubungi ryeowook untuk membawakan sepatudan pakaian untukmu.”lanjutnya

Aku terdiam..

“Apa kau sdh makan??”tanya shindong

“Aku tdk lapar..”jawabku

“Setidaknya kau makan lah sesuatu.. Akan ku belikan kau coklat hangat.”ucapnya lalu pergi

Ku tatap lagi dirimu..

Selang2 infus memenuhi tubuhmu…

Sakitkah itu???Ingin rasanya ku gantikan posisimu saat ini..

“Hyung akan baik2 saja..”hibur eunhyuk

“Duduklah…”pinta sungmin seraya menuntunku untuk duduk

“Tuhan akan menyelamatkannya..jangan khawatir.”ucap siwon

Dokter keluar dg diiringi 2 orang perawat

Kami segera menghampirinya

“Bagaimana keadaan mereka dokter??”tanya sang menejer

“Kim Heechul,ssi tidak apa2.. dia hanya butuh istirahat yg cucup..,sedangkan Leeteuk,ssi.. kami baru saja mengoprasinya. Ada pecahan kaca yg menancap di perut bagian kanannya. Hingga saat ini, dia masih belum sadarkan diri.”jawab sang dokter

Tubuhku lemas sekali mendengarnya. Donghae menahan tubuhku agar tdk jatuh

“Mereka sdh bisa di pindahkan ke kamar pasien..”ujar dokter

“Terimakasih dokter..”

#####

Ku belai lembut wajahmu yg masih belum sadarkan diri..

“Bangunlah.. Ayo buka matamu.. Bangunlah jungsoo.. Lihatlah aku.. Aku mohon..”pintaku

“Apa kau tahu, aku tdk memejamkan mataku ini semalaman.. Apa kau tdk merasa kasian pdku??”ujarku

“Bangunlah jagy~ Aku mohon..”lirihku

Ku letakkan kepalaku di lengan mu yg kini berotot..

Ku dengarkan baik2 setiap hembusan nafasmu yg terkadang sangat berat..

Aku percaya.. Aku yakin.. Kau pasti akan sembuh..

Kini fajar berganti senja..

Dan tidak hentinya aku mengucap doa untuk kesembuhan mu..

Heechul sdh sadarkan diri.. Kenapa kau masih saja menutup rapat matamu??

Tidakkah kau ingin melihat wajahku ini??

Ku cium keningmu ini..

Kadang kau suka marah jika aku suka sekali mencuri2 kesempatan..

Kau memang bukan pria yg romantis..

Ini mimpi atau bukan??!! Aku melihat jari2mu mulai bergerak..

Aku tdk bermimpikan??!!

“Jagy… kau bisa dengar aku…??!”tanyaku

“Aku akan panggilkan dokter, tunggulah… Dokter!!!!”teriakku lalu keluar kamar

Aku terus berlari dan berlari… Berharap aku bisa menemukan sosok yg saat ini sangat ku butuhkan

“Dokter!!! Jungsoo.. anii, Pasien kamar 1004 dia mulai sadarkan diri. Tolong cepat kesana!!”ucapku tergesa

“Anda tenanglah.. Saya akan kesana…”jawabnya

Aku mengikuti langkah sang dokter…

Ku lihat member super junior yg lain sdh ada disana..

Dokter mulai memeriksamu..

Mataku tdk berkedip sedetikpun…

Perlahan pasti pasti.. kau mulai membuka kelopak matamu itu..

Semua member tersenyum senang melihatmu yg kini telah sadar.. tdk terkecuali diriku…

Senyum merekah di bibirku, walau mata ini terus mengeluarkan cairan bening

“Hyung… kau sudah sadar..”panggil eunhyuk

“Bagaimana perasaanmu??”tanya yesung

“Apa masih terasa sakit??!”kini ryeowook yg bersuara

Kau menatap satu persatu dongsaeng mu itu…

Kau tahu, mereka sangat senang melihat mu sadar..

Matamu tertuju pada ku yg berdiri di samping siwon

Kita saling menatap dalam diam…

Kau tersenyum manis pada ku… Air mataku kini menjadi sungai kecil di pipiku..

Apa kau tahu, aku sangat rindu dg senyummu itu..

Apa kau tahu, betapa senanggya aku saat ini..

Tidak ada yg terindah selain senyum manismu itu..

Park Jungsoo…

“Bogoshippeo~”ucapmu parau

Aku menangis kini, mendengar suara mu itu…

Kau mencoba merentangkan tanganmu yg masih lemas, menyuruhku untuk masuk dalam dekapan hangatmu itu

Aku mendekat dan memelukmu erat..

“Bogoshippeo..”lirihku

“Na do..”jawabmu masih dg suara parau mu

Member lain dan juga dokter pun keluar maninggalkan kita berdua..

Aku terisak dalam pelukanmu..

Kau tahu, aku sangat meridukanmu…

‘Aku tahu itu…’

Aku mohon, berhentilah membuatku khawatir..

Apa kau tahu, aku benar2 takut..

Aku takut jika harus kehilangan dirimu…

‘Mianhae…’

Saranghae… Saranghaeyo…

‘Na do Saranghae…’

Diposkan pada 로맨스 ♥ Romance, 계속 ♥ Countinue, Fanfiction

Cake Of Love Part 9

Author : Hye Ri

~~~~~~~~~~~~

Cerita sebelumnya :

“Dan satu lagi. Aku benci padamu !”

Kata-katanya sempurna membuat airmataku jatuh. Dia semakin jauh dariku dan kini mereka berdua belok di ujung koridor dan tidak terlihat lagi. Aku shok. Entah pergi kemana semua kekuatan dalam diriku saat ini dan itu membuatku sempurna tersungkur. Aku sesenggukan.

Kenapa ? Kenapa dia harus melihat semuanya ? Kenapa dia harus salah paham padaku ? Kenapa, orang yag sangat ingin kutemui sekarang justru jadi sangat membenciku ? Kenapa ?

Aku menunduk sambil terus membiarkan airmataku mengalir. Tanganku menggenggam erat ujung bajuku. Aku kecewa. Aku menyesal. Aku kesal. Aku marah. Aku sedih karena orang yang sangat aku sukai justru yang mengucapkan kata yang tak ingin kudengar. Dan aku tahu dia pasti sangat membenciku sekarang. Sangat membenciku.

Dalam sepi, aku masih menangis……

 

 

Cake of Love

 

—- Kyuhyun POV —-

 

Aku sungguh tidak habis pikir dengan gadis itu. Bisa-bisanya dia mendorong Yoo Yi. Tapi….,

 

PLAAK !!!

 

Tergambar jelas bagaimana Yoo Yi menampar Seohyun. Aku melihatnya. Ya, aku sempat melihatnya menampar pipi Seohyun. Aku ingin tahu apa masalah mereka. Andai aku tahu apa yang terjadi dengan mereka tadi. Tapi, Yoo Yi tidak mungkin menamparnya tanpa suatu alasan. Dan aku yakin, Seohyunlah yang memulai masalah. Kalau dia bisa membuat masalah denganku, dengan Yoo Yi juga pasti bisa. Dia pasti salah satu dari mereka-mereka yang membenci Yoo Yi.

“Kyuhyun ssi ? Kau melamun ya ?” Suara Yoo Yi, yang aku dudukan di meja di ruang tata boga, membuyarkan lamunanku tentang mereka. Aku tersadar dan langsung menggeleng. Sebuah senyuman hadir di wajahnya. Aku membalasnya. Pikiranku kembali lagi ke masalah mereka.

Lanjutkan membaca “Cake Of Love Part 9”

Diposkan pada 로맨스 ♥ Romance, Fanfiction, 한방 ♥ Oneshoot, 유머 ♥ Humor

LUCIFER

Author: Shin Hye Kyung/Ryeongri

Note: Bayangin Sungmin yang kekanak-kanakan, polos dan imut-imut yah, ini sebanarnya FF Shinee(Minho dan Taemin), berhubung di sini harus cast Suju, aku ubah aja deh.

~~~~~~~~~~

“Kau boleh tinggal di sini sesuka hatimu. Anggap saja rumah sendiri.” Kata Nenek Min

yang membuat mataku berbinar-binar. Bagai mana tidak?? Remaja 16 tahun yang pontang-panting hidup sendiri di kota sebesar Seoul dan baru diusir dari kontrakan kini mendapat tempat berteduh yang sangat mewah, seperti istana. Tuhan itu maha adil, saat kita dengan ikhlas menolong orang lain, maka tuhan akan membalas 10 kali lipat. Ini semua berawal dari beberapa jam yang lalu, saat aku menjadi gembel yang diusir dari kontrakan karena menunggak bayar empat bulan, aku melihat nenek Min yang hampir saja ditabrak oleh sebuah truk, dan taraaaaaaaaa!!! Aku berhasil menyelamatkan beliau. Awalnya beliau ingin memberiku uang sebagai imbalan, tapi aku menolak, yang benar saja??? Itu pamrih namanya. Saat beliau tahu aku tidak punya tempat tinggal, beliau langsung membawaku kerumahnya dan memberiku tempat tinggal. Ini seperti sebuah drama-drama yang aku tonton di tv, tapi sekali lagi aku katakan Tuhan  itu maha adil.

“Orang tuamu tinggal dimana?”

“Orang tua saya tinggal di desa.” Satu lagi alasanku tetap tidak mau meninggalkan Seoul walaupun aku tidak punya tempat tinggal, yaitu aku tidak mau kembali ke desa. Itu sama saja artinya aku harus mengucapkan selamat tinggal pada Aikido, yang telah membawaku sampai ke Seoul bahkan mendapatkan beasiswa di sekolah elite yang kebanyakan tempat sekolah anak orang-orang super kaya.

“Kau sekolah di mana?”

“Saya sekolah di Geumsaekyo senior high school.”

“Oh ya? Cucuku juga sekolah di situ.”

“Aku pulang.” Suara seorang namja memberi salam.

“Nah itu dia.” Kata nenek Min menunjuk ke arah cucunya. Mataku terbelalak saat melihat kearahnya. OMG! Apa aku mimpi??? Cucu nenek Min itu ternyata… Kyuhyun!!!!! Prince di sekolahku. Aku akan tinggal satu atap dengannya???? Aku tidak bisa membayangkan ekspresi teman-teman perempuanku saat mengetahui kalau aku akan tinggal satu rumah dengannya. Apalagi Sungmin, pasti ia akan shock berat.

Kyuhyun menatapku, aku membalasnya dengan senyuman.

“Mau apa orang aneh itu di sini?” Katanya ketus yang langsung membuyarkan semyumanku. What!!!! Kenapa ekspresinya begitu??? Ini tidak seperti yang aku bayangkan.

“Kyu, kau tidak boleh begitu, sekarang Gyo Sun akan tinggal bersama kita. Dia kan menjadi temanmu.”

“Aku tidak perlu teman seperti dia. Mana mau aku berteman dengan cewek aneh yang telah melemparku dengan kotoran.” Nenek Min terkejut.

“Aniyo… Waktu itu aku tidak sengaja.” Aku membela diri.

Lanjutkan membaca “LUCIFER”