Ever & Never Part 3

Standar

Author : Indri Fishyhae

~~~~~~~~~~~

Kyuhyun duduk disamping seohyun, menatap wanita tersebut dengan pandangan penuh rasa ingin tau. Kyuhyun sadar bahwa banyak fans yang menginginkan mereka bersama. Bahkan beberapa teman kuliahnya pun menyuruhnya untuk menjadikan seohyun sebagai kekasihnya. Tapi inilah kenyataannya. Mereka hanya sebatas teman kerja. Bahkan kyuhyun menyadari, bahwa ia tidak pernah bicara serius pada wanita disampingnya.

“ oppa, aku tidak mengerti kenapa boss menyuruh kita untuk melakukan duet lagi” kata seohyun
“ entahlah … mungkin karena banyak fans menyukai itu” kata kyuhyun. Ya hanya itu.
“ apa kau tidak merasa bosan. Atau tidakkah kau ingin berduet dengan yang lainnya” seohyun memulai pembicaraan
“ terlalu banyak. Memang aku ingin berduet dengan yang lain juga” kata kyuhyun jujur
“ siapa ?” tanya seohyun penasaran.
“ siapapun itu, aku tidak bisa mendeskipsikannya” kyuhyun agak malas membahas. Jujur kyuhyun lebih suka berada di depan komputer dan bermain games, dibandingkan harus bekerja sendiri tanpa member suju lainnya. Karena ia selalu merasa kesepian tanpa member suju di sisinya.
“ baiklah … kita mulai latihan sekarang” kata seohyun menarik tangan kyuhyun untuk memulai latihan. Terkadang kyuhyun berfikir, bagaimana bisa seohyun menyentuh tangannya begitu saja, bahkan mendadak suka memeluk secara tiba-tiba. Kyuhyun tau fans menyukai itu. Tapi … baiklah, mungkin kyuhyun tidak terlalu mempermasalahkan itu. Tapi setiap kali seohyun atau kyuhyun melakukan fanservice. Kyuhyun merasa ada sesuatu yang aneh, sesuatu yang salah, sesuatu yang membuatnya merasa bersalah.
Setelah selesai latihan kyuhyun beranjak keluar dan mempercepat langkahnya. Awalnya ia ingin langsung masuk kedalam mobil ketika ia menemukan victoria duduk disalah satu bangku yang tersedia di lobi gedung kantor. Kyuhyun menghampiri victoria.
“ tidak pulang ?” tanya kyuhyun mengejutkan victoria yang sejak tadi tampak melamun.
“ aku ingin pulang, tapi tadi sulli menghubungiku dan menyuruhku untuk menunggunya di sini” jawab victoria. Kyuhyun mengangguk
“ jadi, dia akan kemari dengan heechul hyung ?” tanya kyuhyun lagi. Victoria mengangguk
“ apa yang kau lakukan di sini ?” kini giliran victoria bertanya. Dia sungguh penasaran apa yang dilakukan kyuhyun dan seohyun. Mendengar pertanyaan vicky, kyuhyun tersenyum dan duduk disampingnya.
“ aku memiliki pekerjaan dengan seohyun. Berduet untuk satu lagu” kyuhyun jujur
“ oh … kau dan seohyun memang terlihat cocok” kata victoria pahit
“ benarkah … terima kasih karena kau telah berfikir seperti itu. Apa kau elf ? atau kau sone ?” tanya kyuhyun santai. Victoria bingung.
“ mungkin keduanya” jawabnya singkat
“ bukan …bukan maksudku seperti itu. Apa kau elf atau sone, memiliki pandangan yang sama untuk hubunganku dengan seohyun” kyuhyun mengklaim kata-katanya
“ mata mana yang bilang kalian tidak cocok ? kau bodoh” victoria mencibir. Terlebih untuk dirinya sendiri. Bodoh !
“ baiklah …. aku akan mengajukan sebuah pertanyaan padamu. Satu pertanyaan yang selalu membuatku tidak ada hentinya untuk berfikir. Dan beri jawaban jujur (ada jeda). Apa yang membuatmu berfikir bahwa aku dan seohyun itu cocok ?” tanya kyuhyun
“ aku tidak tau” victoria membuang muka
“ kenapa tidak tau. Bukankah kau bilang kami cocok”
“ aku benar-benar tidak tau kyuhyun !!!” victoria sedikit meninggikan suaranya. Kyuhyun terkejut dengan perubahan sikap. Beberapa menit mereka diam. Sibuk dengan pikiran masing-masing, entah apa yang difikirkan. Namun tiba-tiba kyuhyun angkat bicara. Memotong keheningan disekitar.
“ seohyun …. dia cantik !” kyuhyun tersenyum. Victoria terkejut, seperti merasa ada ribuan pisau menancap di hatinya. Tapi ia berusaha tenang dan tidak menangis.
“ benar … siapa laki-laki yang tidak jatuh cinta dengannya” lanjut kyuhyun. Victoria diam. Meremas-remas tangannya gelisah. ‘bisakah kita mengganti topik pembicaraan’ fikir victoria dalam hati.
“ aku menyukainya !!!” kyuhyun to do point.
Pada saat itu victoria sudah tidak mampu menopang dirinya sendiri dari luka yang menancap dihatinya. Apa yang harus ia lakukan ketika laki-laki yang dicintainya menyatakan persaannya untuk orang lain. Haruskan ia tersenyum senang, haruskah memberi selamat. Haruskah ia hanya pergi begitu saja. Atau berteriak dihadapannya dan mengakui perasaannya.
“ tentu. Itu harus” hanya itu yang keluar dari mulut victoria. Kyuhyun tersenyum padanya dan berdiri. Meminta izin untuk kembali ke dorm lebih dulu, karena ia begitu kelelahan. Victoria hanya tersenyum mengangguk, memandangi punggung kyuhyun dari belakang pergi menjauh dari hadapannya. Victoria langsung berlari ke toilet dan menangis sebisa mungkin. Yang harus ia lakukan untuk sekarang adalah ‘melupakan kyuhyun’ sebisa mungkin !.
***
Kyuhyun bergerak melangakah turun dari panggung dan membiarkan seohyun mengikutinya dari belakang. Kyuhyun mengusap keringat yang mengalir di wajahnya dengan sapu tangan miliknya. Seohyun tersenyum melihat situasi itu. Biar bagaimanapun, laki-laki tersebut tampan dan keren. Siapapun menyukainya. Termasuk seohyun. Ia memang sudah lama mencintai kyuhyun. Ia selalu berusaha dekat dengan kyuhyun. Apapun yang terjadi diantara mereka, seohyun hanya menikmatinya dengan mudah. Semua orang mendukung hubungan mereka. Hanya tinggal menunggu kyuhyun menyatakan perasaannya pada seohyun. Dan semua akan finish.
Seohyun meraih tangan kyuhyun secara tiba-tiba dari belakang. Kyuhyun spontan terkejut dan menghentikan langkahnya. Melirik ke arah seohyun dengan tatapan bingung dan tidak mengerti. Seohyun hanya tersenyum manis membuat kyuhyun semakin bingung. Kemudian melangkah maju satu langkah. Kyuhyun semakin terkejut mendapati seohyun memeluknya tiba-tiba. Itu terlalu tiba-tiba fikir kyuhyun, dan lagi … ini di tempat ramai, banyak kru dan orang-orang berlalu lalang. Kyuhyun melepaskan pelukan itu dengan cepat ketika ia melihat salah satu kru memperhatikan mereka.
“ aku tidak mengerti kenapa kau melakukan itu ? baiklah … itu tidak masalah. Tapi kau harus ingat kita berada dimana seohyun” kyuhyun sedikit gugup, takut akan menimbulkan berita yang tidak-tidak.
“ mianhae oppa .. aku hanya merasa, sungguh berterima kasih padamu. Kalau saja kau tidak membantuku di panggung tadi saat aku lupa lirik, aku tidak tau apa yang akan terjadi padaku” seohyun minta maaf
“ aku mengerti. Tapi kau tidak boleh melakukan hal itu ditempat seperti ini. Ini akan menimbulkan gosip diantara kita” kata kyuhyun melangkah perlahan
“ bukankah .. semua orang menyukai seokyu ?” tanya seohyun polos
“ seohyun … bisakah kau mengerti perasaanku … semua orang suka. Baiklah …, tapi aku tau dari semua yang ada bukankah pasti ada satu yang tidak suka. Kita harus hargai itu juga” kyuhyun bicara pelan
“ satu itu tidak penting bukan ?” tanya seohyun cemberut
“ mungkin itu untukmu. Tapi untukku, satu diantara seribu adalah yang terpenting. Satu yang mampu mempengaruhi segalanya” jawab kyuhyun
“ maksudnya ?” seohyun tidak mengerti
“ seohyun. Kita memiliki banyak fans didunia ini, baiklah … aku akan mengibaratkan akan sesuatu. Teuki hyung pernah mengatakan padaku. Sekalipun kau tidak disukai, sekalipun kau dibenci. Tapi kau harus tetap menghargai mereka. Karena tanpa seseorang membenci dan tidak menyukaimu. Tidak akan ada kata terbaik untuk dirimu” tutur kyuhyun. Seohyun mengeryitkan kening masih belum mengerti dengan ucapan kyuhyun.
“ jika semua orang menyukai dirimu. Semua orang. Tidak ada satupun yang tidak menyukaimu. Lalu bagaimana caramu terlihat baik ? bagaimana caramu membuktikan kau yang terbaik ? atau … bagaimana kelompokmu bisa disebut yang terbaik jika semua menyukaimu. Tidak ada lawan, tidak ada pesaing” lanjut kyuhyun. Seohyun mengangguk mengerti.
“ baguslah … aku harus kembali lebih awal. Teuki hyung menghubungi menyuruhku datang ke siarannya di sukira. Hati-hati ….” lanjut kyuhyun lagi dan berjalan pergi. Seohyun menatap kyuhyun tersenyum. Ia begitu mencintai kyuhyun seperti ini.
Kyuhyun bersandar di van menutup matanya lelah. Lagi … ia selalu merasa bukan apa-apa tanpa member suju lainnya di sampingnya. Kyuhyun mengingat situasi didalam gedung tadi, dimana seohyun memeluknya … dimana ia berbicara panjang padanya. Kenapa bisa ia bicara seperti itu. Benar … ia berkata seperti apa yang dikatakan teuki. Tapi kyuhyun merasa, bukan itu alasan mengapa ia tidak ingin seohyun memeluknya. Tapi apa ???? perasaan apa itu ???

__________

…..to be countinue…..

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s