Hope is a Dream that Never Sleeps (Epilog)

Standar

Author: Aisora Hyunnie

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Disclaimer : Tribute ehh, salah! Dedicated to Uri Yeobo, Yonin, Chingu, Oppa, Hyung, Dongsaeng, Appa (?), Ahjussi (??), Haraboji (???) “Evil Game Cho Kyu Hyun”

Warning (ngerangkep ma AN) : Setelah baca ff ini diharapkan tidak ada keributan ataupun unjuk rasa apalagi demonstrasi *appan sich??*

Jika setelah baca ff ini ada yang keberatan, silahkan bantai Kyumong *inno smile*

Dui buqi, kalo ada ejaan Mandarin yang salah ato ngaco, cz Author emang sotoy binti ke-PD-an hahahah

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Beijing, 3rd February 2011…

Hari ini ulang tahun Kyu Hyun dan sejak tiga belas tahun yang lalu juga menjadi hari ulang tahun Hyun Ae. Diam – diam Hyun Ae sudah menyiapkan kejutan untuknya. Saat akan pergi menemui Kyu Hyun di tempat latihannya di Beijing, Hyun Ae dikejutkan dengan kedatangan seseorang.

 

“Yan Lin?” sapa orang itu. reflek Hyun Ae menoleh dan mendapati seorang namja yang sedang memandangnya dengan tatapan tak percaya.

“Jadi ini benar kau, Yan Lin, Wo de Meimei?!” (*My Sister) seru namja itu yang langsung memeluk Hyun Ae dengan erat. Spontan Hyun Ae melepaskan pelukan namja yang sama sekali tidak dikenalnya itu.

Ni shi sei?” (*Who are U?) tanya Hyun Ae bingung.

“Apa kau tidak mengenaliku? Aku Han Geng, Tan Han Geng, kakakmu!” jawab namja itu. Hyun Ae membulatkan matanya kaget mendengar pengakuan namja itu.

Gege??”

“Iya, aku kakak kandungmu. Aku sudah mencarimu selama tiga belas tahun. Begitu mendengar kabar bahwa kalian kecelakaan, aku langsung pulang ke Beijing. Tapi, aku tidak bisa menemukanmu. Aku mendatangi panti asuhan tempat kau dirawat, tapi kata mereka kau sudah di adopsi. Aku benar – benar nyaris putus asa mencarimu. Syukurlah aku akhirnya menemukanmu. Aku senang sekali!” jelas namja itu lalu kembali memeluk Hyun Ae.

Mendadak kepala Hyun Ae terasa sakit, amat sakit seperti ada seribu paku menusuk – nusuknya. Ada beberapa potongan kejadian masa lalunya kembali ke dalam memori otaknya. Sampai akhirnya ia bisa mengingat kecelakaan itu. Hyun Ae semakin merasa kesakitan lalu perlahan kegelapan menyelimutinya. Han Geng yang panic segera membawa Hyun Ae ke rumah sakit.

 

===============

 

Beijing Care Center

 

Sudah hampir lima jam tapi Hyun Ae belum juga sadar. Dokter mengatakan bahwa ia mengalami shock akibat menerima berita yang mengejutkannya. Apalagi melihat riwayatnya yang mengalami amnesia. Hal seperti tadi bisa membuatnya sembuh namun juga bisa membunuhnya. Hal itulah yang saat ini dicemaskan oleh Kyu Hyun dan Han Geng. Han Geng sungguh menyesal karena muncul tiba – tiba di hadapan Hyun Ae. Ia tidak tahu kalau keadaan adiknya separah itu.

 

“Tenanglah Hyung, semua akan baik – baik saja.” Kata Kyu Hyun mencoba menenangkan Han Geng.

 

Ternyata mereka berdua telah saling mengenal karena Han Geng ternyata senior Kyu Hyun di Universitas yang sekarang telah menjadi penyanyi terkenal di China. Kemarin ia mendapat kabar bahwa Kyu Hyun sedang melakukan syuting sekaligus menggelar mini konser di Beijing. Namun yang membuatnya lebih tertarik adalah seorang gadis bernama Lee Hyun Ae yang belakangan ia tahu bernama asli Tan Yan Lin yang pernah mengalami kecelakaan di malam tahun baru tiga belas tahun yang lalu. Han Geng menjadi semakin yakin bahwa Hyun Ae adalah Yan Lin adiknya.

 

“Ini semua salahku Kyu. Aku yang menyebabkan ia menjadi seperti ini.” sesal Han Geng. Kyu Hyun menepuk pundaknya pelan untuk menenangkannya.

 

Tiba – tiba Kyu Hyun melihat jemari Hyun Ae bergerak dan perlahan kelopak matanya terbuka. Hyun Ae mengerjap perlahan lalu melihat sekelilingnya.

 

“Kyu…” panggilnya. Kyu Hyun segera meraih tangannya dan menggenggamnya erat.

“Aku di sini, jangan takut.”

 

Han Geng yang tidak ingin membuat Hyun Ae kembali shock melangkah keluar dengan hati – hati.

 

Gege, kau mau kemana?” tanya Hyun Ae. Spontan Han Geng menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Hyun Ae.

“Kau sudah mengingatku?”

“Hemm, hanya sedikit. Tapi sekarang aku yakin bahwa kau memang kakakku. Han Gege.” Jawab Hyun Ae. Han Geng pun langsung berlari dan memeluknya erat. Saking bahagianya, ia sampai meneteskan air mata.

“Aku bahagia sekali, kita bisa berkumpul bersama lagi.” Kata Han Geng setelah ia melepas pelukannya.

“Aku berjanji, mulai sekarang aku akan menjagamu dengan baik, adikku.”

Xiexie…”

 

===============

 

In the Nite Club… Evening…

 

Malam harinya Kyu Hyun menggelar sebuah mini konser di club tempat ibunya dulu bekerja. Hyun Ae duduk bersama Han Geng dan menyaksikan pertunjukkannya. Sebenarnya tadi Kyu Hyun melarang Hyun Ae keluar dari rumah sakit, tapi karena Hyun Ae ngotot ingin melihatnya bernyanyi, maka Kyu Hyun mengalah.

 

“lagu berikut ini khusus saya persembahkan untuk seseorang yang sangat saya sayangi. Seseorang yang setiap bersamanya membuat saya seperti berada di alam mimpi. Wo ai Ni.” Kata Kyu Hyun sebelum ia menyanyikan lagunya. Lagu yang video klip nya baru saja mereka buat di Beijing.

 

na oerowododoe neol saenggakhalddaen
misoga naui eolgule beonjyeo
na himdeuleododoe niga haengbokhalddaen
sarangi nae mam gadeukhi chaewo

oneuldo nan geochin sesangsoke saljiman
himdeuleodo nungameumyeon ni moseubbun
ajikgo gwitgae deulryeooneun kkumdeuli
naui gyeoteseo neol hyanghae gago itjana

nae salmi haruharu kkumeul kkuneun geotcheoreom
neowa hamgge majubomyeo saranghalsu itdamyeon
dasi ileoseol geoya
naege sojunghaetdeon gieoksokui haengbokdeul
himdeun sigan sokeseodo deouk ddaseuhaetdeon
huimangeun naegen jamdeulji aneun kkum

Hyun Ae tersenyum saat Kyu Hyun menatapnya di sela lagunya. Han Geng yang duduk di sebelahnya pun mengerti arti dari tatapan mereka itu. Ia tersenyum kecil melihatnya.

 

neul naui gyeoteseo geurimjacheoreom
joyonghi neoneun naegero waseo
na apahaneunji maeil oerounji
geuriumeuro neoneun naege danyeoga

sesangi nal ulge haedo naneun gwaenchana
hangsang niga naui gyeote isseunigga
meonjicheoreom chueoki byeonhaeseo ddeonalgga
geujeo useumyeo maeumeul dalraeeo bwado

nae salmi haruharu kkumeul kkuneun geotcheoreom
neowa hamgge majubomyeo saranghalsu itdamyeon
dasi ileoseol geoya
naege sojunghaetdeon gieoksokui haengbokdeul
himdeun sigan sokeseodo deouk ddaseuhaetdeon
huimangeun naegen jamdeulji aneun kkum

Hyun Ae berdiri dari duduknya dan melangkah keluar club. Sebelumnya ia member isyarat pada Kyu Hyun bahwa ia menunggunya di tempat biasa. Han Geng pun sengaja tidak menanyainya karena ia tahu apa yang akan adiknya lakukan.

 

sueobsi neomeojyeo biteuldaedo
naneun ireohgeseo itjana
nae mam hanabbuninde
himdeul ddaemyeon niga ireohge himi dwaejulrae
neoreul hyanghae yeongwonhi

ireohge sangcheo soke seulpeumdeuleul samkinchae
miso jitneun nae moseubeul neoege boyeo julge
ijeneun apeuji ana
eonjena neowa hamgge irugopeun kkum ango
galsu eobdeon jeopyeoneseo neoreul bulreobolgge
nae maeum dahae saranghaneun neoreul

Kyu Hyun mengakhiri lagunya yang langsung disambut oleh tepuk tangan meriah dari para penonton. Setelah membungkukkan badannya Kyu Hyun pun langsung berlari keluar club untuk menyusul Hyun Ae. Jung Soo yang melihat hal itu hanya bisa geleng – geleng kepala.

 

===============

 

Setibanya di rumah pohon, Kyu Hyun langsung naik ke atas. Ia takjub dengan keadaan rumah pohonnya sekarang. Tampak indah dengan lampu – lampu kecil yang dililitkan di cabang – cabang pohon. Ada juga dua lampion mini yang digantung di beranda rumah pohon itu. *maklum imlek juga, hahaha* selain itu juga ada pita berwarna – warni.

Tiba – tiba….

 

Splaasshh~

Duaaarr~

 

Zhu ni sheng ri khuai le, shu ni sheng ri khuai le, Wo de qingren Rui Xian, zhu ni sheng ri khuai le~”

 

Hyun Ae menarik sebuah convetti yang dilanjutkan dengan nyanyian selamat ulang tahun untuk Kyu Hyun. Kyu Hyun sangat terharu dengan kejutan yang diberikan oleh Hyun Ae. Lalu Hyun Ae mengajaknya duduk dan ia segera menyalakan lilin – lilin kecil berwarna – warni di atas sebuah cake.

 

Make a wish first then blow the candles, Key?” perintah Hyun Ae. Kyu Hyun tersenyum lalu mengacak rambut Hyun Ae gemas.

 

Perlahan Hyun Ae memejamkan matanya dan mulai berdoa. Sementara Kyu Hyun hanya menatapnya dan berpura – pura menutup matanya saat tahu Hyun Ae segera membuka matanya.

 

“Siap?”

Yi.. erl.. san…” hitung mereka bersamaan.

 

Blooww~~

 

Lilin – lilin itu padam seketika. Hyun Ae dan Kyu Hyun langsung bersorak sambil bertepuk tangan.

 

“Hemm, kau tadi minta apa?” tanya Kyu Hyun usil seperti biasa.

“Rahasia.” Jawab Hyun Ae asal.

“Ihh, pelit!”

“Biarin!”

“Kali ini kau mau memberiku kado apa?” tanya Kyu Hyun iseng.

“Hemm, aku lupa tidak menyiapkan kado untukmu, mianhae.” Sesal Hyun Ae.

“Lalu?”

“Emf, sebagai gantinya, aku akan mengabulkan satu permintaanmu.”

“Hanya satu?”

“Yaa!! Memang kau mau minta berapa permintaan?!” tanya Hyun Ae kesal. Kyu Hyun hanya nyengir tanpa dosa.

“Ne, ne, satu permintaan juga sudah cukup kok.”

“Kalau begitu, cepat katakan apa permintaanmu?”

“Emmhhh….”

“Apa?”

“Aiiissh, kau ini berisik sekali, aku kan perlu memikirkannya lebih dahulu.”

“Ahh, kelamaan! Keburu berubah pikiran akunya!”

“Iya, iya, aku sudah tahu apa yang aku inginkan.”

“Mwo?” tanya Hyun Ae penasaran, sementara Kyu Hyun tersenyum penuh arti padanya.

 

Perlahan Kyu Hyun mencondongkan tubuhnya pada Hyun Ae membuat gadis itu reflek mencondongkan tubuhnya ke belakang. Kyu Hyun semakin tersenyum usil. Perlahan ia mendekatkan wajahnya pada wajah Hyun Ae.

 

“Kyu Hyun pervert!!” teriak Hyun Ae dan secara reflek Hyun Ae mendorong tubuh Kyu Hyun hingga namja itu terjengkang ke belakang dan kepalanya memebentur dinding kayu rumah pohon itu.

“Aaww~” rintih Kyu Hyun sembari memegangi belakang kepalanya yang sakit.

 

Melihat hal itu Hyun Ae jadi panic dan merasa bersalah. Ia pun segera mendekati Kyu Hyun dan mengusap – usap belakang kepalanya.

 

“Mian, abisnya, Kyu usil banget sih!” protes Hyun Ae.

“Yaa!! Kau ini! Bagaimana kalau aku sampai amnesia karena benturan ini?!”

 

Pletaak!

 

Sebuah jitakan manis melayang ke kepala Kyu Hyun.

 

“Adaaw!” erang Kyu Hyun.

“Dasar bodoh! Mana mungkin orang bisa amnesia gara – gara terbentur papan?!”

“Isshh, Hyunnie, sakit tau?!!”

“Biarin!”

“Yah, lho, kok jd kamu yang ngambeg?”

“Hehe, benar juga ya?”

“Dasar! Sekarang, ayo kabulkan permintaanku!” tagih Kyu Hyun.

“Memang apa permintaanmu?”

“Jadilah pengantinku.”

“…”

“Kau mendengarku tidak?”

“Hee??”

“Aku minta kau menjadi pendampingku untuk selamanya. Will U marry me?”

“Kyu…”

“Wae? Kau tidak mau?”

“Aniyo, hanya saja…”

“Hal inilah yang ingin ku katakan padamu sejak tiga belas tahun yang lalu.”

“Benarkah??”

“Kau tidak percaya?”

“Aniya, aku percaya padamu, terima kasih banyak Kyu.”

“Kenapa kau yang berterima kasih? Harusnya aku. Karena kau sudah mau mengabulkan permintaanku.”

“Ehh?? Memangnya aku sudah bilang setuju??” goda HyunAe.

 

Chup~

 

Sebuah kecupan manis dan singkat mendarat di bibir Hyun Ae.

 

“Aku anggap itu sebagai persetujuanmu.” Sahut Kyu asal sembari mengeluarkan senyum Evil nya.

“Cho Kyu Hyun!! Berani sekali kau…”

 

Chuuppp~

 

Sekali lagi Kyu Hyun mengunci bibir Hyun Ae. Kali ini lebih lama. Awalnya Hyun Ae hanya diam karena ia sangat terkejut, namun lama – lama ia mulai membalas ‘permainan’ Kyu Hyun.

 

Will U be mine? My only mine?” tanya Kyu Hyun begitu ia melepas ciumannya.

I do with everything inside of me. I’m Yours cos U’re mine!” jawab Hyun Ae.

Xiexie…”

“Hemmm…”

 

Lalu Kyu Hyun merengkuh tubuh Hyun Ae merapat padanya untuk memberi gadis itu kehangatan. Hyun Ae sangat bahagia karena sekarang ia bisa bersama dengan Kyu Hyun atau Kui Xian-nya. Selain itu ia juga berkumpul kembali dengan kakak kandungnya. Sungguh, ia rela menukar apapun yang dimilikinya demi mendapatkan kebahagiaan seperti ini setiap hari.

 

Happy Birthday Kyu Hyun. Saranghae…” bisik Hyun Ae.

Nado saranghaeyo…” balas Kyu Hyun.

 

Setelah itu mereka kembali mengobrol dan membicarakan tentang apa yang mereka lakukan selama tiga belas tahun ini. Mereka benar – benar menghabiskan malam itu dengan penuh canda, tawa, dan bahagia. Andai ada yang bisa membeli kebahagiaan seperti itu, hal itu adalah mimpi dan harapan.

 

==**== ♥ Hope is a Dream that Never Sleeps ♥ ==**== FIN ==**==

 

A/N : Annyeong, Hyunnie imnida ^^

#plakplakplak

 

1st of all, I’d like thank’s to God tht always blessing me with this freaks (???) *ampun Tuhan!!*

Buat semua Cast di ♥ Hope is a Dream that Never Sleeps ♥ [Park Jung Soo, Han Geng, Zhou Mi, Jessica, n all of Ext. Cast]

Buat semua crew yang uda kerja keras *emang ada crew na??!! ngaco!!!*

Buat semua yang udah dukung deh!! Buat otak saia jg yg dah low batt *sakit bgt nh kepala #curcol*

Love U all n more!! *sok ngartis*

 

To all Kyuhyun Biased n Bini2 Kyu, Sorry Sorry *pake dance hahah* (gak) ada maksud mo bikin cerita romantis ma Kyu, tp berhubung saia jg (mantan) ISTRI Kyu, jd gak ada salahnya dum dum?? hehehehheheh *Evil Smile*

 

Khusus untuk adegan terakhir tadi itu semua murni IMPROVISASI dr KYU *dicekek Kyu* jd kalo ada yang pengen bunuh orang cz gak terima, silahkan anda bantai Kangmas Kyuhyun, kakakakkakakak XDD

Untuk para Kyuhyun Biased n Hyunnie Lovers *sejak kapan ada Hyunnie Lovers?! ada jg abiz ini makin banyak AF, huhuhuhuhuhu #abaikan*

 

Sekali lagi, aKyu pribadi n beserta keluarga besar *ELFs, SuJu, SME, etc* mengucapkan Minnal Aidzin, ehh, salah *sengaja, biar luchu #plaaakkkkk* maksudna, Saengil Chukkahamnida to Uri Beloved Evil Prince Cho Kyu Hyun…

Happy 23th Anniversary~

Wish all the best for Kyu ^^

May God will always blessing Kyu anyway he is~

Stay Health Kyumong!!

Inget, dah makin udzur dikau, jd DEWASALAH!!! *ditabok Kyu pake bibir*

Sheng ri khua le qingren Kui Xian ^^

Tanjoubi omedetou ^^

Pokokna the best buat Kangmas Kyu dah, hahhahahahahah XDD

Yepz, para Bini Kyu, tolong jangan pada gantung diri yah?? saia pinjem Kyu bentar duand og, hhehehe

Yasud, buat Kyu selamat menikmati ‘amukan’ dr Bini2 mu n buat para Bini yg baek, selamat ‘memangsa’ Kyuhyun, hahahahhahahah *Dasort Evil Queen*

Sekalian, mo ngucapin, Gong Xi Fat Chai!! moga di tahun Kelinci ini (bener gak??) mua pada diberi kesehatan n tambah banyak rizky, heheh ^^

taun na 87’s Line nih~~~

 

Yasud

Dadaaaahhhh semua!!!! ^0^/

 

Happy B’ Day Kyu Hyun ^^

Aishiteru yo!!!

*digampar JungHyukJoongki pake (????) hanya saia yg tau kakakakak*

 

Author sharaaaaaaappp~~~

 

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s