Ever & Never Part 4

Standar

Author: Indri FishyHae

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“ onniiiiiiiiiii ….” teriak sulli memeluk victoria dari belakang. Victoria mendongak tersenyum, kenapa belakangan ini suasana hati sulli begitu sangat baik. Sungguh bertolak belakang dengan dirinya.

 

“ mau ikut aku ke Youngstreet ?” tanya sulli
“ kau mau kesana lagi … ya tuhan, apa kau tidak bosan ?” tanya victoria
“ heechul oppa membelikanku sesuatu, jadi dia bilang jika aku mau .. aku harus datang” sulli duduk disamping victoria.
“ paling itu hanya alasannya” luna mencibir, namun sulli tidak mendengarnya sehingga ia diam saja, dan masih menunggu jawaban victoria
“ jadi … onni mau ikut tidak. Semua orang akan pergi malam ini” kata sulli
“ amber, memangnya kau mau kemana ?” tanya vicky menatap amber yang sibuk dengan tali sepatunya
“ aku harus ke kantor … ada sedikit urusan mendesak” jawabnya
“ luna ?”
“ aku ingin ke sukira” jawab luna
“ krystal ???”
“ onni .. dia kan dari siang tadi pergi dengan kakakknya …” jawab luna
“ ikut denganku saja onni .. ayo ..” rengek sulli manja
“ atau onni mau ikut denganku ?” tanya luna
“ baiklah … aku ikut luna saja. Jika aku ikut dengan sulli, aku yakin dia akan melupakanku disana” kata vicky sambil mengacak-acak rambut sulli.
“ onni …” sulli emosi rambut yang ditatanya tadi berantakan.
“ baiklah … aku berangkat sekarang” kata amber
“ aku juga … dah onni ..” sulli menyusul. Victoria tersenyum. Luna lalu berdiri mengambil jaketnya
“ kita jalan sekarang” luna menarik tangan victoria.
Sesampainya disukira luna maupun victoria mengeryitkan kening tidak mengerti kenapa begitu banyak orang disini. ketika bertemu dengan donghae, lunapun langsung bertanya. Donghae menjelaskannya dengan detail. Bahwa sang leader superjunior leeteuk ingin mentraktir siapapun yang datang malam itu. Meskipun luna ataupun victoria tau bahwa hari ini bukan ulang tahun leeteuk ataupun ulang tahun sukira, tapi keduanya tidak menanyakan lebih lanjut perihal itu dengan donghae.
“ luna ….” teriak eunhyuk menghampiri luna, lalu melirik victoria
“ ah … victoria, kau datang juga. Baguslah .. semakin ramai semakin baik” kata hyuki mengangguk-angguk pada diri sendiri
“ ya itu untuk kita, tapi teuki hyung bisa miskin hanya gara-gara satu malam” kata donghae tertawa
“ aku tidak perduli. Yang miskin kan dia bukan aku” kata teuki langsung dibalas dengan pukulan dari donghae. Luna dan victoria hanya tertawa melihat keakraban dua manusia dihadapan mereka. Setelah keduanya tenang. Eunhyuk angkat bicara lagi.
“ aku juga menyuruh kyuhyun untuk datang …” katanya sambil melirik donghae puas dan merangkul luna santai dan membawa luna pergi. Donghae mencibir emosi merasa kasihan pada teuki. Sedangkan victoria hanya diam dan terkejut ketika hyuki mengatakan kyuhyun akan datang. Donghae menatap victoria yang melamun, lalu sengaja merapihkan poni yang terpajang di wajah manisnya. Victoria tersentak dengan apa yang dilakukan donghae.
“ jangan melamun .. ayoooo ….” donghae menarik victoria mengikutinya ke dalam.
Semua orang. Beberapa member superjunior seperti siwon, donghae, eunhyuk, sungmin dan yesung juga ryeowook ada disana. Juga ada minho shinee dan luna juga victoria tentunya. Mereka melahap makanan yang baru saja dipesan oleh teuki dan memakannya bersama. Semua sibuk bicara satu sama lain. Luna bahkan lebih banyak bicara dengan eunhyuk dan sungmin. Bukan itu yang menjadi masalah untuk victoria saat ini .. tapi karena …
“ maaf aku terlambat hyung” kyuhyun tiba-tiba datang dan ikut bergabung. Victoria membuang mukannya dan berharap kyuhyun tidak melihatnya. Tapi mana mungkin kyuhyun tidak bisa melihat victoria ketika mereka duduk berdampingan. Kyuhyun melirik kesamping sebentar. Dan tersenyum.
“ Song Qian ssi, kau datang juga rupanya” kyuhyun tersenyum pada victoria. Victoria hanya mampu membalasnya dengan senyuman kecut. Setelah itu kyuhyun fokus dengan makanannya dan berbicara tentang games-games yang digilainya bersama minho.
Victoria merasa canggung kini. Perasaannya sungguh tidak karuan walaupun kyuhyun hanya duduk disampingnya, bahkan kyuhyun tidak bicara padanya. Tapi tetap saja victoria merasa gugup. Ia melirik sedikit pada kyuhyun dan melihat wajah kyuhyun dari samping. Tiba-tiba ia teringat perbincangan mereka di kantor saat itu. ‘seohyun …dia cantik, aku menyukainya’. Mengingat hal itu victoria hanya meremas-remas tangannya. Hatinya begitu terasa sakit mengingat hal itu. Ia ingin pergi dan menghindari laki-laki disampingnya. Menjauh dan menjauh. Namun kakinya tampak sulit untuk membangunkannya.’ Ya tuhan … aku ingin menangis’ ucap victoria dalam hati.
Kyuhyun kemudian menyeruput minumannya hingga habis, lalu mengambil cake yang berada di depan victoria, namun ia tidak jadi mengambil cake itu ketika ia melihat victoria terlihat gugup dan ketakutan. Kyuhyun memperhatikan victoria dengan pandangan khawatir. Wajahnya pucat, terlihat keringat mengalir dari dahinya. Matanya berbicara seakan ia ketakutan. Tanpa berfikir panjang kyuhyun menggenggam tangan victoria dibawah meja. Victoria terkejut dengan apa yang dilakukan kyuhyun, ia mendongak untuk melihat kyuhyun namun kyuhyun masih bicara dengan minho seakan membiarkan hanya mereka berdua yang tau. Biarkan orang lain untuk tidak perlu tau.
Victoria sungguh ingin melepaskan tangan kyuhyun. Namun ia tau itu hanya akan membuat kyuhyun semakin mencurigainya. Apa yang harus dikatakannya ketika kyuhyun bertanya nanti. Apa yang harus ia jawab. Victoria sibuk dengan pikirannya sendiri. Ia tidak menikmati pesta dan makanan yang tersedia. Hingga beberapa menit kemudian victoria dengan keberanianya melepaskan genggaman kyuhyun, kyuhyun langsung mendongak dan menatap langsung ke mata victoria. Tatapan khawatir terlihat dari mata kyuhyun saat itu.
“ tidak usah khawatir Song Qian, aku disini melindungimu” ucap kyuhyun pada victoria hampir seperti sebuah bisikkan. lalu kemudian victoria hanya melihat kyuhyun tersenyum padanya dan menggenggamnya lagi dengan erat. Kyuhyun kembali pada minho. Victoria menundukan wajahnya. Menangis.
‘ kenapa … harus seperti ini kyuhyunieee ..????’ tanya victoria dalam hati.
__________
Victoria membasuh wajahnya dengan air di wastafel toilet. Setelah merasa sedikit tenang, ia meminta izin pada orang-orang dipesta, terutama kepada kyuhyun untuk permisi ke toilet. Victoria menatap wajahnya yang tampak pucat di cermin. Berfikir betapa bodohnya dirinya dihadapan kyuhyun. Apa yang harus ia jawab ketika kyuhyun bertanya nanti. Atau apakah kyuhyun akan bertanya atau tidak. Tapi victoria yakin, dengan apa yang dilakukan kyuhyun padanya tadi pasti akan menimbulkan pertanyaan untuk kyuhyun terhadap dirinya.
~Seohyun ,,, dia cantik !!! aku menyukainya ..~
Kata-kata itu terulang-ulang lagi diotak victoria. Victoria memukul kepalanya dengan tangannya sendiri, berharap dengan apa yang ia lakukan ucapan-ucapan yang membuatnya sesak itu akan hilang. Tapi sayang … tidak semudah itu ternyata. Victoria menundukan kepalanya bersandar pada dinding toilet dan menenangkan hatinya. Ia tau ia jatuh cinta pada kyuhyun, tapi ia tidak pernah tau kalau ia begitu mencintai laki-laki yang lebih muda itu, sehingga setiap gerak gerik ataupun perkataannya akan mempengaruhi hidupnya seperti ini. Dengan sisa tenaganya, victoria keluar dari toilet masih dengan perasaan aneh di hatinya. Ketika ia berjalan untuk kembali, ia melihat kyuhyun bersandar di dinding tembok. Menyadari kehadiran victoria, kyuhyunpun tersenyum dan menghampirinya.
“ bagaimana ? sudah merasa lebih baik ?” tanya kyuhyun, terlihat ada rasa khawatir dari wajah laki-laki itu. Victoria hanya menganggukan kepalanya.
“ terima kasih kyuhyun sshi ..” victoria berterima kasih
“ gwaencana Song Qian” kyuhyun menepuk-nepuk bahu victoria
“ hanya saja … aku tidak tau apa yang terjadi padamu ? mungkin kau sedang kurang sehat atau mungkin kau mendapatkan kabar tidak baik, aku sungguh tidak tau. Dan ,,,, aku fikir aku tidak perlu bertanya. Sebagai teman, aku hanya ingin membantumu. TIDAK LEBIH !” kyuhyun tersenyum dan mengajak victoria untuk kembali bersama yang lain. Victoria mengikuti kyuhyun dari belakang. Ia berfikir keras dengan ucapan kyuhyun barusan. ‘aku fikir aku tidak perlu bertanya. Sebagai teman, aku hanya ingin membantumu. TIDAK LEBIH’, tidak lebih dari apapun juga. Victoria masih sibuk dengan pikirannya, ia tidak menyadari ketika ia melangkah tiba-tiba ia menabrak seseorang. Victoria berfikir itu kyuhyun. Tapi ..
“ kyuhyun maaf …” kata victoria mendongak. Namun bukan kyuhyun yang ada di sana.
“ Victoria, kau tampak tidak sehat ! apa kau sakit ?” tanya laki-laki dihadapannya. Ternyata adalah siwon.
“ oppa .. aku sungguh minta maaf” victoria berkali-kali minta maaf
“ gwaencana victoria. Tapi apa benar kau baik-baik saja ?” tanya siwon. Victoria hanya mengangguk kaku.
“ kalau begitu. Ayo kita kembali … semua orang menunggu” ajak siwon sambil memberikan senyum paling manis. Victoria mengangguk dan mengikuti siwon. Benar, fikir victoria, selama kyuhyun tidak ada di depan matanya, tidak ada disampingnya ataupun berada disekelilingnya. Ia merasa ia bisa jauh lebih tenang.

***

TBC

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s