I HATE GAME, BUT I LOVE @GAEMGYU (one shot)

Standar

Cast : Cho Kyu Hyun YeonKim Hee Ni
Lee Hee Choi Siwon
Kibum Taemin
Genre : one shoot romance

“Ayooo jaagii…”
“Aiiisshh…kau kan tahu aku tidak suka kesini”
Kata Hee Yeon menolak masuk ke arena permainan yang sangat disukai Kyu Hyun, kekasihnya.
“Sebentar saja, aku tidak mungkin meninggalkanmu sendirian di mobil selagi aku bermain”
Kyu Hyun masih mencoba merayu Hee Yeon.
“Aiisshh..lebih baik aku tidur di dalam mobil”
Kata Hee Yeon sinis.
“Ayolah jagii…aku ingin mengenalkanmu pada hyung-hyungku”
Kini Kyu Hyun lebih memaksa Hee Yeon dengan menarik tangan Hee Yeon.
“Ara..ara..aiiggooo…”
“Nah..itu baru Lee Hee Yeon, pacarku”
Kata Kyu Hyun sambil melemparkan senyum evil nya.
“Aiisshh..sampai hari ini aku tidak tahu setan apa yang menempel di diriku sampai-sampai aku menerima evil ini sebagai pacarku”
Gumam Hee Yeon dalam hati ketika Kyu Hyun menariknya ka dalam arena permainan itu.

Lee Hee Yeon’s POV (flashback 2 years ago)
Lee Hee Yeon, itu namaku.
Aku siswi di salah satu sekolah terbaik di Seoul.
Yaa..bisa dikatakan aku salah satu murid berprestasi di sekolahku. Aku sering dipercaya oleh pihak sekolah untuk menjalankan beberapa misi sekolah untuk meningkatkan prestasi anak-anak di sekolahku. Aku dipercaya sebagai ketua klub perpustakaan, karena Park Jungsu seosongnim sang pembimbing klub ini memintaku untuk menjalankan satu misi, yaitu menghidupkan keinginan siswa berkunjung ke perpustakaan daripada asyik bermain game.sebenarnya ini bukan sebuah tugas yang berat bagiku. Karena aku sangat teramat membenci game dalam bentuk apapun. Menurutku game hanya membuat anak-anak menjadi bodoh karena keranjingan game dan melupakan studi mereka. Aku dan anggota klub perpustakaan yang lain sedang membago-bagikan pamflet untuk mengunjungi perpustakaan kepada siswa yang lain, sampai satu ketika, karena salah satu anggota klub menghadangku ketika aku berjalan mendekati salah satu siswa yang sedang asyik bermain dengan PSP di tangannya.
“Ya!!apa yang kau lakukan?!kau menghalangi jalanku!!”hentakku.
“Hee Yeon sunbae, jangan dia”, kata juniorku.
“Wae?!”kataku sedikit membentak.
“Dia tidak bisa kita hentikan untuk bermain game”
“Kenapa tidak?”
“Dia pengecualian”
“Mwo??”aku keheranan.
“Meskipun kerjaannya selalu berkutat dengan PSP di tangannnya, Cho Kyu Hyun adalah murid berprestasi di sekolah ini”
“Mwo?berprestasi?aku tidak percaya itu!!jangan-jangan prestasi yang dia hasilkan adalah buah dari kecurangannya!!mana ada game membuat orang menjadi pintar!!”
Aku pun pergi meninggalkan juniorku tadi dan bergegas menuju orang yang kami bicarakan tadi.
“Anyeong hasseyo…Lee Hee Yeon imnida..”
Tidak ada reaksi apapun dari orang yang bernama Cho Kyu Hyun yang sedang asyik dengan PSP di tangannya.
“Permisi, apa kau mendengarku?”
“Kau mau apa?tidak lihat aku sedang sibuk?!”
Aaiissshh…sepertinya air di dalam diriku sudah mendidih dan siap meluap karena perkataannya tadi.
“Aniyo..aku Cuma mau bilang, daripada kau membuang waktu luangmu dengan PSP mu, lebih baik kau mengunjungi perpustakaan, bisa membuatmu punya banyak pengetahuan” kataku meyakinkan.
“Yakk!!!nona penjaga perpustakaan!!kau salah orang, aku tidak pernah mengunjingi perpustakaan tapi bisa kupastikan kalau aku mempunyai lebih banyak pengetahuan darimu!!”
Sejak saat itu, aku benar-benar tak mau lagi berurusan dengannya, masa bodoh, aku benci dengan orang-orang yang “addict” dengan game seperti Cho Kyu Hyun. Bahkan yang paling aku kesalkan, Cho Kyu Hyun jadi sering mengunjungi perpustakaan. Padahal, aku masih ingat perkataan terakhirnya yang tidak pernah mengunjungi perpustakaan itu!!dia mengunjungi perpustakaan bukan untuk membaca buku, melainkan untuk bermain PSP!!astaga..makin kesal aku dibuatnya, kamipun jadi sering bertengkar karena hal itu. Tapi, dibalik semua itu, ternyata Kyu Hyun memndam rasa padaku. Karena suatu hari ketika aku hendak meninggalkan perpustakaan, tanganku ditariknya dan dia langsung menyatakan perasaannya padaku. Aku memang sangat membenci game, tapi aku tidak memungkiri kalau aku mencintai GAEMGYU.
*end of flashback*
Author’s POV
“Siwon hyung, Kibum hyung, kenalkan, ini Lee Hee Yeon, pacarku”
“Anyeong haseyo, Lee Hee Yeon imnida”
“Ooohh…jadi ini pacarmu yang selama ini kau giali itu Kyu?”
Spontan Siwon dan Kibum terbahak-bahak.
“Aiisshh..hyung, jangan begitu, aku malu”
“Ayo kita bertanding Kyu, sudah lama aku ingin bertanding dan mengalahkanmu”kata Kibum.
“Kau yang akan kalah, hyung” kata Kyu mengeluarkan senyum evil nya.
“Jagii, kau duduklah, aku sudah memesan makanan untukmu”
Hee Yeon memasang muka cemberut.
“Ayolah jagii,bersenang-senanglah, ini adalah hari pertamaku bertemu senior-seniorku setelah mereka lulus” rayu Kyu.
“Nee..jagii..” kata Hee Yeon dengan senyum penuh paksa.
“Sepertinya kau bosan, Hee Yeon-ssi, lebih baik kau mengobrol dengan pacarku, Kim Hee Ni” kata Siwon.
“Hee Ni imnida, ayo Hee Yeon, daripada kau bosan, lebih baik kita santap makanan yang sudah dipesan.
Hee Yeon’s POV
Aku dan Hee Ni eonnie (kekasih Siwon oppa itu lebih tua dua tahun dariku) akhirnya menyantap makanan yang sudah ada di meja pesanan kami. Ketika Hee Ni eonnie meninggalkanku untuk pergi ke toilet, au melihat dari jauh Kyu asyik bermain di salah satu permainan di arena game center ini bersama Siwon dan Kibum oppa. Kyu terlihat sangat senang bermain dengan kedua seniornya itu. Pikirku, mungkin dia lupa kalau aku disini duduk sendiri dan kebosanan. Terbesit sepintas di otakku apakah Kyu sudah mulai bosan denganku sebagai pacarnya. Karena belakangan ini Kyu sedikit menghindar dariku, entah apa alasannya. Bahkan, ketika aku hendak memintanya mengajariku supaya aku bisa melewati tes untuk beasiswa di kampusku, dia selalu punya beribu alasan untuk menolaknya. Dan sekarang, ia terlalu asyik dengan permainannya, Kyu sampai mengabaikanku sendiri disini. Aku merasa dinomor-duakan olehnya.
Aku pun sudah tak tahan dengan kebosananku, ku mulai berdiri dan meninggalkan meja tempatku mengobrol dengan Hee Ni eonnie. Aku langsung menghampiri Kyuhyun yang sedang sibuk bermain di salah satu mesin permainan.
“Kyu..”
“Hmm..” kyuhyun menyahutku pelan.
“Kyuhyun…” aku berusaha mengalihkan perhatiannya dari game yang sedang ia mainkan.
“Hmm…” lagi-lagi datar sahutannya.
“YAK!!!CHO KYU HYUN!!KAU DENGAR AKU TIDAK??!!”
Kali ini aku yang kehilangan kesabaran. Kyuhyun yang kuteriaki menghentikan permainannya dan melingkarkan tangan kirinya ke pinggangku.
“Nee..jagii, aku mendengarmu, ada apa?” kata Kyu lembut sambil mengecup pelan pipiku.
“Aku bosan…” keluhku manja.
“Sebentar lagi kumohon, aku masih ingin bermain”
“Baiklah, mana kunci mobilmu?aku menunggu di mobil saja”
“Tak apa kau sendirian?”
“Aniyo, gwencana”
“Aku antar kau ya??”
”Tidak usah, aku sendiri saja”
Aku pun langsung meninggalkan tempat itu dan menuju tempat parkir dan langsung masuk ke mobil peugeot milik Kyu. Kusandarkan kepalaku di jok mobil, sambil berharap Kyu segera menyusulku secepatnya. Karena merasa bosan, ku stel lagu saja dari pemutar CD di dashbord mobil ini, aku menemukan lagu kesukaanku “More than words” yang dinyanyika oleh Lee Teuk dan Donghae Super Junior. Lagu ini adalah lagu yang dinyanyikan Kyuhyun saat menyatakan cintanya yang kedua kalinya setelah kutolak permintaannya untuk menjadi pacarnya di perpustakaan.
Just more than a word
Be my love
Feel my love
Mal roh moh ddo tam
Eul so eop chyeo
Sarang han ta neun keu
Mal roh dae sin ha gin sil eo
Aku pun membayangkan masa-masa ketika kami baru menjadi sepasang kekasih. Begitu manis dan romantis sikap Kyu terhadapku. Lamunanku memanjang sampai mengingat kejadian-kejadian yang belakangan membuat hubungan kami merenggang, seperti ada yang disembunyikannya dariku. Aku terhenti dari lamunanku ketika kulihat ada secarik kertas tertutupi topi milik Kyuhyun di dashbord mobil. Akiu begitu tercengang melihat isi kertas itu yang merupakan daftar nilai kuliah Kyuhyun semester lalu. Apa-apaan ini?!Nilainya dihiasi dengan huruf C!!Tidak biasanya seperti ini, huruf B saja jarang kutemukan, ini malah huruf C menyebar di penjuru mata kuliah yang diambilnya.
“Ini pasti gara-gara kebanyakan main game” curigaku.
“Tidak bisa dibiarkan, dia harus berhenti dari dunia gamenya, ini demi kebaikannya”
Author’s POV
Tak lama setelah Hee Yeon menemukan kertas hasil studi milik Kyu, Hee Yeon melihat Kyuhyun bersama Kibum, Siwon, dan Hee nikeluar dari tempat itu. Kyuhyun langsung masuk ke mobilnya yang sudah ada Hee Yeon duduk di kursi mobil tepat di sampingnya.
“Sepertinya kau lelah jagiya, aku langsung mengantarmu pulang ya” kata Kyuhyun sambil mengusap kepala Hee Yeon lembut. Tanpa mendapat reaksi apa-apa dari Hee Yeon, Kyuhyun langsung melaju cepat berkendaranya di jalanan sekitar Nowon.
“Berhenti…” Kata Hee Yeon pelan.
“Ne…”Kyuhyun begitu mendengar ucapan Hee Yeon.
“Hentikan mobilnya…”kali ini suara Hee Yeon terdengar jelas.
“Ada apa Hee Yeon-ah?”
“Aku ingin bertanya padamu, jika disuruh memilih antara aku dan game, mana yang kau pilih?”
“Aiisshhh jagii, itu tidak penting, untuk apa kujawab” Kyuhyun sedikit gugup karena tiba-tiba Hee Yeon bertanya seperti itu.
“Jawab saja pertanyaanku!!” Hee Yeon terlihat kesal.
“Aku pilih keduanya…karena aku sangat mencintai keduanya”
Sejenak mereka berdua terdiam, tak lama Hee Yeon mengeluarkan kertas yang ditemukannya di dashbord mobil Kyuhyun.
“Apa ini?Kenapa ini bisa terjadi?”
Sontak Kyuhyun tercengang.
“Ii..ituu..”
“Tidak biasanya kau begini!!pasti kau keseringan main game!”
“Aaa…aanniii…aniyoo…aku bisa jelaskan jagii…”
“Aku tidak perlu penjelasan darimu!!aku sudah muak dengan ketergantunganmu dengan game-game konyolmu itu!!”
“Jagii..”
“Demi game-game konyol itu, kau menomorduakan aku dan kuliahmu Kyu!Dimana akalmu?!”
“Yak!!Lee Hee Yeon…dengarkan aku!!!”
Kali ini giliran Kyuhyun yang mengeluarkan nada tinggi. Hee Yeon pun terkejut melihat Kyuhyun membentaknya, karena ini pertama kalinya Kyuhyun menaikkan nada bicaranya seperti itu.
“Mianhe jagii…aku tak bermaksud membentakmu. Tapi sungguh, aku tidak bermaksud menomorduakanmu…aku terlalu mencintaimu untuk melakukan hal itu”.
“Jangan berbohong padaku, sudah ada bukti di kertas ini!Mulai sekarang, hapus jauh-jauh game-game konyol itu!”
“Yak!!Lee Hee Yeon, aku sudah jatuh cinta dengan game-game yang kau bilang konyol itu sebelum aku jatuh cinta padamu, jadi jangan pernah memintaku seperti itu lagi”.
Beberapa saat mereka terdiam.
“Baiklah, kalau itu maumu, jangan pernah hubungi aku jika kau masih mencintai game-game konyolmu itu!!”
BBLLAAAMMM!!!!
Hee Yeon keluar dari mobil Kyuhyun dan langsung memberhentikan taksi di belakang mobil Kyuhyun.
Hee Yeon’s POV
“Yak!!Lee Hee Yeon, aku sudah jatuh cinta dengan game-game yang kau bilang konyol itu sebelum aku jatuh cinta padamu, jadi jangan pernah memintaku seperti itu lagi”.
AKu masih terngiang-ngiang perkataan Kyu tadi. Tebakanku benar, dia menomorduakanku. Aku yang sedari tadi menangis di dalam taksi tak dapat membendung lagi amarahku dan berteriak di dalam taksi hingga membuat supir taksi itu ketakutan. Tak berapa lama aku sampai di rumahku, karena tak kuasa menahan lemasnya tubuhku karena memikirkan masalahku dan Kyu, aku menjatuhkan tubuhku di sofa sambil terisak-isak dengan mata tertutup. Sekelebat bayangan wajah manis Kyu, tiba-tiba handphoneku berbunyi.
Pyeongsaeng gyeore isseulge, i do
Neol saranghaneun geol, i do
Neungwa biga wado akkyeojuyeonseo, i do
Neorul jikyeojulge, my love
“Yoboseyo…”jawabku ke penelepon di seberang sana.
“Mwo??Andwee??!!”
Tanpa pikir panjang, aku langsung berlari menuju Rumah Sakit setelah menerima telepon dari Siwon oppa.
“Hee Yeon, kau harus ke Rumah Sakit sekarang, keadaan Kyu kritis saat ini. Setelah bertengkar denganmu, Kyu langsung mengumpulkan semua game-game koleksinya dan membakarnya di dapur. Dan hasil bakaran tersebut menyembur ke kompor gas di dekatnya dan menghasilkan ledakan yang cukup hebat, daann..Kyu terkena ledakan itu”
Aku pun berusaha melawan rasa lemas di tubuhku setelah kudengar berita itu untuk bisa segera melihat keadaan Kyu. Aku berlari sekuat tenagaku, hingga akhirnya aku sampai di depan ruang gawat darurat Rumah Sakit Seoul. Kulihat Siwon oppa, Kibum oppa, dan Hee Ni eonnie tertunduk sedih di depan ruangan itu. aku berjalan pelan memasuki ruangan tempat dimana Kyu tergeletak tak berdaya. Kulihat sesosok tubuh yang kukenal, sekujur tubuhnya tertutupi luka bakar. Aku pun berdiri di sampingnya. Aku langsung menutup mulutku dengan tanganku ketika kulihat wajah yang tak asing lagi di hidupku. Seketika air mataku membanjiri pipiku, aku tak percaya ini!!
“Andwee…Kyu…maafkan aku…”
Aku pun tiba-tiba tersentak kaget ketika seorang suster menarik kain putih di tubuh Kyu sampai menutupi seluruh tubuhnya. Tangisku pun tiba-tiba meledak melihat seluruh tubuh Kyu ditutupi oleh kain putih itu.
“Kyuhyun…tidaakkk…jangan tinggalkan aku…TTTIIIDDDAAAAAKKKKK…..!!!!!!!”
Kyuhyun’s POV
“Hee Yeon pasti sedih mendengar perkataanku di mobil tadi”
Aku masih mengendarai mobilku setelah Hee Yeon meninggalkan aku dan langsung pulang dengan naik taksi. Aku sangat mengkhawatirkannya.
“Aiisshh…bagaimana bisa dia menemukan nilai kuliahku?”
Aku tiba di rumahku dan langsung menatapi koleksi-koleksi game milikku yang terpajang rapi di kamarku. Sempat terbesit di pikiranku untuk membakar semua itu karena aku sangat takut kehilangan Hee Yeon, tapi tiba-tiba handphoneku berdering tanda sms masuk.
From: Adik ipar
“Hyung, kau dan Hee Yeon noona bertengkar ya?Cepatlah ke sini untuk berbaikan, keadaan noona sangat meneyedihkan.”
Aaahh…miris hatiku membaca sms dari Taemin, adik Hee Yeon. Tanpa pikir panjang, aku langsung mengambil kunci mobilku dan melesat ke rumah Hee Yeon sambil menelepon Taemin.
“Ne…hyung” jawab Taemin saat menerima telepon dariku.
“Kau datang sajalah hyung”
“Hmmm…arasseo…kau sudah makan?Aku belikan jajangmyeon untukmu ya?”
“Ne…gomawo hyung”
Tak lama, aku pun tiba di rumah Hee Yeon. Dan aku pun langsung memusatkan perhatianku ke arah sofa dimana Hee Yeon tertidur pulas.
“Ooo..hyung kau sudah datang”
“Ne..ini jajangmyeon nya, aku beli tiga porsi, kita makan bersama ya, selagi menunggu noonamu bangun”.
Aku dan Taemin pun menyantap jajangmyeon yang kubeli di jalanan Nowon dekat rumahku.
“Kyu…hiks…hiks…Kyuhyun…”
“Lihatlah hyung, dari tadi dia selalu memanggil namamu”
Kata Taemin melihat Hee Yeon mengigau sambil memanggil namaku. Aku pun langsung mendekati Hee Yeon dan membasuh air matanya yang mengalir indah di kedua pipinya, kasihan, pasti dia sangat tersakiti oleh perkataanku di mobil.
“Mianhe jagi…jeongmal” kukecupi kedua pipi Hee Yeon yang masih lembab akibat air matanya tadi sambil menyesali semua yang kulakukan padanya.
“Sudahlah hyung, setelah noona bangun nanti, kalian bicaralah baik-baik, aku mau tidur, tolong jaga noona ya hyung”
“Ne…gomawo”
Taemin pun langsung masuk ke kamarnya. Dan aku…hmm…aku masih saja menatapi wajah Hee Yeon yang terlihat sedih, aku benar-benar tak tahan melihatnya rapuh seperti ini. Kurasakan mataku tergenang air, dan akhirnya jatuh juga ke pipiku. Aku pun langsung duduk di sofa yang sama dengan Hee Yeon dan menaruh kepalanya di atas kedua pahaku. Dia masih saja treisak-isak sambil memanggil-manggil namaku, aku yakin pasti dia bermimpi buruk tentang hubunganku dengannya. Aku benar-benar tak tahan melihatnya hancur seperti ini, kukecup lembut bibirnya lama sambil kuhapus air matanya. Tuhan…
“TTTIIIDDDAAAAKKKKK….!!!!!”
Hee Yeon’s POV
Aku tersontak kaget saat kubuka mataku, kulihat dengan jarak beberapa senti dari wajahku, ada wajah yang kurindukan.
“Cho Kyu Hyun…”
Aku langsung bangkit dari pangkuannya yang menopang kepalaku.
“Cho Kyu Hyun…”
Aku hanya bisa memanggil namanya sambil memegang kedua pipinya dengan kedua tanganku dan langsung kupeluk Kyu sambil menumpahkan air mataku.
“Maafkan aku, kumohon…kau boleh bermain game sesukamu, asal jangan tinggalkan aku…” kataku sambil terisak.
“Hee Yeon-ah…kau bilang apa?seharusnya aku yang meminta maaf padamu karena telah membentakmu”
Kami berdua pun melepaskan pelukan.
“Aku yang salah, seharusnya aku tidak menyuruhmu melupakan game-game kesukaanmu”
“Ssstt…sudah, lupakan saja itu”
Kami pun berpelukan lagi dan sesekali Kyu mengecup bibirku dengan sangat lembut dan manis.
Kyu Hyun’s Pov
Setelah kukecup bibirnya lembut, Hee Yeon merasa lebih baik setelah sadar dari tidurnya yang kutebak dia bermimpi nuruk tentangku. Aku menatap wajahnya yang sayu yang masih terlihat manis, dan kubasuh pipinya yang masih basah. Kupikir, ini saatnya kubicarakan masalah yang membuat kami bertengkar hebat hari ini…
“Jagii…tentang kertas hasil kuliahku yang kau temukan di mob ilku…”
Belum sempat kulanjutkan kata-kataku, Hee Yeon menyelaku.
“Sssstt…jangan bicarakan itu lagi, nilaimu bisa diperbaiki semester depan bukan?”
Hee Yeon pun langsung mengecup lembut bibirku pelan tetapi penuh arti (aapppaaaa coobbbaaa….)sambil tersenyum manis. oohh…Tuhan…aku tergila-gila dengan senyuman manis wanitaku ini.
“Kali ini dengarkan aku saja, kumohon…”
“HHhhh..baiklah kalau kau memaksa jagii…”lagi-lagi dia tersenyum manis dan sambil mengusap pipiku lembut.
Sebenarnya penyebab nilai-nilaiku turun bukanlah disebabkan karena terlalu sering bermain game. Itu semua karena aku terlalu memikirkan Hee Yeon. Setahun belakangan, aku selalu memikirkannya setiapwaktu. Kalau aku ketagihan game, kali ini aku ketagihan memikirkan wanita yang sangat kucintai ini. Dulu, ketika aku lapar, aku sudah kenyang hanya dengan PSP ku, tapi sekarang aku belum kenyang kalau aku tidak mendengar suaranya dan memandangi wajahnya yang manis dalam sehari. Apalagi ketika kami berdua lulus SMA dan kuliah di tempat yang berbeda dan jaraknya yang lumayan jauh. Aku semakin tidak bisa berhenti memikirkannya. Apalagi ketika dia memintaku mengajarinya beberapa materi untuk mendapatkan beasiswa dari kampusnya. Sebenarnya aku ingin sekali membantunya, karena dengan itu aku bisa bertemu dengannya lebih lam, karena semenjak kuliah, intensitas pertemuan kami sangat sedikit. Di sisi lain, aku tidak ingin dia mendapatkan beasiswa itu, aku jahat memang, tapi aku tidak rela dia pergi ke Jepang meninggalkan aku sendiri demi beasiswa itu. Makanya, aku sering menghindar darinya. Ooohhh…Tuhan…aku sungguh-sungguh mencintai wanita ini. Maka dari itu, kualitas belajarku pun berkurang, bahkan di dalam kelas pun aku sering ditegur dosen karena tidak fokus memperhatikan penjelasan dosenku, dan alhasil nilai-nilaiku pun turun.
“Mianhe Kyu…aku benar-benar tidak tahu apa yang kau rasakan” Hee Yeon langsung memelukku erat.
“Tidak..kau tidak salah jagii…seharusnya aku yang mengontrol diriku…”
Kami pun lama berpelukan, sampai aku baru ingat kalau aku masih menyimpan benda di saku celanaku yang ingin kuberikan pada Hee Yeon.
“Apa ini Kyu?” Hee Yeon bertanya setelah aku memberikannya kotak berwarna biru sapphire itu.
“Sebenarnya hari ini aku mengajakmu pergi untuk memberikanmu ini…”
“Lee Hee Yeon…Nawa gyeolhanhaejurae?”
Akhirnya kuputuskan untuk melamarnya saat ini, sebelum aku menyesal nantinya.
“Chjo Kyu Hyun..”
Aaahh..aku suka sekali dia memanggil namaku dengan matanya yang berbinar.
“Tadinya aku ingin melamarmu di arena bermain tadi dengan bantuan Siwon hyung, Kibum hyung, dan Hee Ni noona, karena aku terlalu gugup melakukannya sendirian. Tapi karena kau merajuk, terpaksa kitinda rencanaku itu”
“Ooohh…Cho Kyu Hyun…”
“Yak!!jagii!!jawab aku, jangan hanya memanggil namaku saja”
Aku benar-benar tidak sabar…dan OMO!!!Dia mengangguk!!!Apa artinya Iya??!!Aahh…aku langsung memeluknya erat-erat dan menciumi bahu beserta tengkuknya.
“Gomawo jagii…saranghe Lee Hee Yeon, jeongmal”
“Na ddo saranghe Cho Kyu Hyun”
Aku pun langsung mendaratkan kecupan lembutku ke bibir Hee Yeon yang mungil. Lama…sangat lama…sampai aku pun sulit bernapas.
“Jagii, aku memutuskan untuk membuang dan membakar game-game koleksiku”
“JAAAAANGGAAAAAAANNN!!!!!!!!!!”
The End
hyaaa…author dataangg..maaf tidak begitu eksis disini..lagi sibuk dimana2..hahaha..bawaannya keluar kota mulu..hihihi..
ini ff pertama buat kyu…semoga kalian suka..comment please…
>>chulliemyoon

24 responses »

  1. eh eh eh kok g marah d boongin? apa itu cuma mimpi? *kurang teliti bcny keanya*

    tapi tapi tapi… eon,aq lbh muda dr qmu tp qmu membuatku jd lebih tua 2 tahun…huaaa
    ntu brondong aye jd dongsaengny eonni? hohoho… okelah… =p

    dtunggu ff lainnya yoo… ^_^

  2. wahahaha keren eon…
    tadi aku pikir kyunya mati beneran tapi pas aku baca lagi ternyata dia cuma mimpi doank,,,, wkwwkwk
    kyu yang dilamar jangan cuma hee yeon aja…
    lamar aku juga donk.. hehehe

  3. Kata2 kyu kterlaluan sekali. . . Dan kyu sempet d tolak y? Hehehe. . *smirk*

    Mau nanya. . .
    Lgu more than words tu sbenarny lgu siapa y? Suka bgt lgu it. . Tp g dpt2. . . >.<

  4. untuuuuuuuuuuuung cuma mimpi kalau nggak,,,,,,,,,,

    saya bakar author #plak# (dibakarAuthorduluan) maaf T___T saya hilaf,, peace {^_^}Y

    kasihan kan kulit Kyu yg PUTIH jd gosong,,

    oh ya thor,,,,, I’m new rider,, dini imnida ^__^

  5. wkwkwkwkwk,. jgn kyu ntar mimpinyamlah jd kenyataan loh,. wkwwkwk
    sumpah kalo ada yg kya gt d’indo psti keren bgt dha,. hahah\
    td saiia kira sih kyu bnran meledak bareng” tuh kaset game’a eh trnyata oh trnyata cuma mimpi,. hahahaha
    kyu” so sweet bgt dha,. hahahaah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s