(HaeRa’s Story) .:♥ You’re My Everything ♥:.

Standar

“Ne arasseoyo.. annyeong Wooyoungie…” ucap Hyera sambil menutup flip handphonenya.

“Hyera-ssi, siapa tadi?” tanya Donghae sambil menatap Hyera yang sedang berdiri di depan TV.
“Wooyoungie, temanku dikampus..” jawab Hyera sambil duduk di sebelah Donghae.

“Kau ini jangan terlalu cepat akrab dengan namja-namja yang mengajakmu berkenalan di kampus.. itu membuat ku cemburu..” ucap Donghae sambil mengacak rambut Hyera.
“Aigoo… walaupun banyak namja disekelilingku, hanya kau yang ada dihati ini…” ucap Hyera sambil menepuk dada.

Donghae hanya tersenyum melihat pengakuan kekasihnya. Ia tahu kalau Hyera adalah mahasiswi yang populer dikampusnya. Setiap hari ada saja namja yang menelepon ke handphonenya. Terkadang ia meminta Hyera tidak terlalu baik pada namja-namja itu, namun Hyera selalu berkilah bahwa Donghae juga melakukan hal yang sama seperti dirinya. Akhirnya Donghae menyerah dan membiarkannya asal ia tetap menjadi namja yang utama di hatinya.

***

You are my everything
Nothing your love wont bring
My life is yours alone
The only love I ever know

“Donghae-ya, aku bosan mendengar lagu itu..” kritik Heechul saat para member sedang bermain di rumah Yuki.
“Aniyo.. suaranya Donghae oppa itu lebih bagus dari suara Heechul oppa..” ucap Yuki.

Ctak! Heechul menyentil dahi Yuki dengan sangat keras. Yuki ingin membalasnya namun Heechul lebih cepat berlari kabur ke kamar mandi.

“Waaaaa!” Heechul berteriak sambil keluar dari kamar mandi dan menabrak Yuki yang berdiri tepat di depan pintu.

“Aigoo….” rintih Yuki sambil berusaha bangun dan bersandar pada dinding.

“Kau ini kalau mandi harus kau kunci pintunya!” ucap Heechul kesal kepada Eeteuk yang ternyata sedang mandi.
“Mengapa kau tidak mengetuk pintu terlebih dahulu kalau kau ingin masuk?!” balas Eeteuk marah setelah selesai menutupi badannya dengan handuk.
“Jika kau sedang dikejar oleh musuh mana sempat mengetuk pintu ruangan yang ingin kau pakai sebagai tempat persembunyian?” ucap Heechul.

“Memangnya kau dikejar oleh siapa?” tanya Eeteuk kemudian.

Heechul pun menujuk kearah Yuki yang tertunduk lemas dan masih bersandar.

“Jagiya.. gwaenchana?” tanya Eeteuk sambil menghampiri Yuki.

“Bagaimana bisa baik-baik saja kalau Heechul oppa sudah dua kali merusak kepalaku…” keluh Yuki. Eeteuk langsung menoleh kearah Heechul tetapi ternyata dia sudah pergi ke tempat persembunyiannya yang lain. Eeteuk kemudian membantu Yuki berdiri dan memapahnya ke sofa di ruang tengah.

“Donghae-ya, tolong kau jaga Yuki. Aku mau pakai baju dulu.” pinta Eeteuk pada Donghae yang sedang mendengarkan Ipodnya. Donghae hanya mengangguk.

“Oppa.. apakah kau tahu mengenai hubungan Hira dan Wooyoung?” tanya Yuki sambil melepas satu earphone Donghae.
“Mereka hanya teman biasa kata Hira..” jawab Donghae sambil kembali memasang earphonenya.

“Tapi tadi dikampus, Wooyoung menyatakan cintanya pada Hyera.” ucap Yuki santai yang membuat Donghae langsung melepas kedua earphonenya dan menatap tidak percaya pada Yuki.

“Jincha?!” teriak Donghae sampai membuat Yuki menutup kedua telinganya.
“Aish.. oppa tidak perlu berteriak sekencang itu.. tenang saja, Hyera menolaknya..” ucap Yuki.
“Ah… apa yang Hyera katakan waktu ia menolak namja itu?” tanya Donghae penasaran.

“Hmmm… Hyera mengatakan bahwa ia sudah mempunyai kekasih..” jawab Yuki.
“Yaitu aku..” ucap Donghae tersenyum bangga.
“Bukan kau tapi Yoseob.. Hyera mengatakan bahwa ia sudah mempunyai kekasih bernama Yoseob..” ucap Yuki.

“Donghae oppa, sebenarnya kau itu kekasih Hyera atau bukan sih?” tanya Yuki kemudian tetapi Donghae hanya diam saja. Ia malah pergi ke kamarnya dan meninggalkan Yuki yang hanya menghela nafas melihat kelakuannya itu.

***

Apakah benar Hyera selingkuh dengan Yoseob? tanyaku dalam hati. Selama ini Hyera berkata bahwa satu-satunya namja yang ada dihatinya hanyalah aku. Tetapi setelah mendengar cerita Yuki, aku mulai meragukan perasaannya padaku.

Handphoneku berdering. Ternyata Hyera yang meneleponku. Aku pun langsung mengangkatnya.

“Yeoboseyo Donghae-ssi..” sapa Hyera.
“Uhm.. yeoboseyo..” jawabku.

“Donghae-ssi.. aku ingin mengakhiri hubungan kita ini..” ucap Hyera yang langsung membuat Donghae marah.
“Apa semua ini karena Yoseob?! Kau menolak Wooyoung yang menyatakan cintanya padamu karena kau sudah mempunyai Yoseob kan?!” tanyaku dengan nada marah.

“Aniyo.. itu bukan alasannya. Tapi kau tahu darimana soal Yoseob?” tanya Hyera bingung.
“Yuki yang memberitahuku. Jadi benar kan?!” tanya Donghae.
“Itu hanya sandiwara Donghae-ssi.. kan sudah kubilang bahwa hanya engkau yang ada di hatiku…” jawab Hyera.

“Kalau itu hanya sandiwara, mengapa kau tidak menyebut namaku?! Lagipula siapa namja yang bernama Yoseob itu?” tanya Donghae lagi.
“Itu tidak bisa kukatakan alasannya Donghae-ssi.. mianhae..” jawab Hyera sambil mulai terisak.
“Hyera-ssi.. kau menangis?” tanya Donghae hati-hati namun Hyera langsung memutuskan teleponnya.

***

“Yuki.. sebenarnya ada apa dengan Hyera?” tanya Donghae keesokkan harinya saat menjemput Yuki dikampus.

“Oppa, lihat itu Hyera dan Yoseob!” teriak Yuki tiba-tiba sambil menujuk kearah Hyera yang masuk ke mobil Yoseob yang berada di depan mobil mereka. Donghae langsung melihat ke arah yang ditunjukkan oleh Yuki dan ternyata benar itu adalah Hyera dan Yoseob. Tanpa ragu Donghae pun langsung mengikuti mobil Yoseob.

***

Mobil Yoseob memasuki rumah sakit di Gangnam-gu. Donghae mulai bertanya-tanya dalam hati ada apa sebenarnya dengan Hyera.

Saat itu Hyera dan Yoseob turun dari mobil dan mulai memasuki rumah sakit tersebut. Donghae dan Yuki pun ikut masuk kedalam rumah sakit dan mengikuti mereka secara diam-diam.

***

Setelah dari meja resepsionis, Hyera dan Yoseob memasuki ruang dokter kandungan. Donghae yang sudah sangat kesal berniat menyusul Hyera namun ia ditahan oleh Yuki.

“Lepaskan tanganku! Semua ini sudah menjadi bukti bahwa Hyera selingkuh dengan Yoseob!” ucap Donghae marah namun Yuki hanya menatap tajam Donghae dan menyuruhnya untuk tenang dulu.

Tiga puluh menit kemudian, Hyera keluar dari ruangan sambil menangis. Yoseob mencoba menghiburnya dengan memeluknya, namun tangis Hyera makin menjadi-jadi. Donghae yang melihat kejadian itu hanya bisa memegang dadanya yang kini terasa sangat sakit. Apakah yang membuat Hyera menangis seperti itu? tanya Donghae dalam hati.

***

“Kau harus memberitahu Donghae mengenai hal ini..” ucap Yoseob pada Hyera. Kini mereka sedang berada di sebuah taman kecil yang tidak jauh dari rumah sakit.

“Aniyo.. aku tidak ingin ia mendapat masalah karena aku seperti ini..” ucap Hyera sambil terseyum miris.
“Kau hamil Hyera. Donghae perlu tahu tentang ini. Aku yakin ia pasti akan bertanggung jawab..” ucap Yoseob sambil mengelus punggung Hyera.

“Jika Donghae harus bertanggung jawab, aku takut masa depan karirnya akan bermasalah. Aku tidak ingin ia mendapatkan tekanan yang besar dari dunia entertaiment jika mereka tahu ia telah menghamili kekasihnya.. Aku mencintainya Yoseob..” ucap Hyera sambil menitikkan airmata, tetapi langsung ia hapus.

Tubuh Donghae langsung lemas mengetahui kenyataan ini. Yuki yang berada disampingnya menepuk-nepuk pundaknya untuk memberinya semangat.

“Temui dan hiburlah Hyera..” suruh Yuki.

Dengan perlahan, Donghae menghampiri tempat Hyera dan Yoseob duduk. Hyera dan Yoseob terkejut dengan kedatangan Donghae, namun Donghae tidak peduli. Ia langsung memeluk Hyera dengan erat.

“Mengapa kau tidak mengatakan padaku kalau kini kau hamil, Hyera-ssi?” tanya Donghae.
“Mianhae oppa.. aku hanya tidak ingin Donghae oppa ikut menderita seperti diriku..” jawab Hyera yang kembali menangis. Donghae mempererat pelukannya, membiarkan Hyera menumpahkan segala kesedihannya.

“Donghae-ssi, perkenalkan ini Yoseob, sepupuku.” ucap Hyera setelah ia selesai menangis dan melepas pelukan Donghae. Yoseob menundukkan kepala untuk memberi salam pada Donghae dan Donghae membalasnya.

“Sebenarnya aku kemari bersama Yoseob untuk menggugurkan kandungan ini oppa..” ucap Hyera sambil tertunduk.
“Jangan lakukan itu… aku akan bertanggung jawab atas semua ini..” jawabku menenangkannya.
“Andwae.. aku tidak ingin masa depan oppa hancur karenaku..” tolak Hyera.

“Jebal… percayalah padaku..” ucapku sambil memandang lurus matanya. Karena kau adalah segalanya bagiku Hyera, aku akan melakukan apapun agar kau tetap bahagia.

***

Sebulan kemudian, Donghae dan Hyera melangsungkan pernikahan tertutup yang hanya dihadiri oleh keluarga dan teman-teman terdekat.

ELF, fans Super Junior awalnya menentang keras pernikahan mereka. Namun ketika Donghae sampai berlutut di depan media sambil menangis agar ELF memaafkan kesalahannya dan meminta mereka untuk merestui hubungannya dengan Hyera, akhirnya ELF merestui pernikahan mereka dan berharap yang terbaik untuk keluarga baru Donghae.

***

“Hyera-ya… hidung Shira mirip dengan Donghae..” puji Yuki sambil menggendong Soora.
“Wajahnya cantik seperti Hyera-ssi..” puji Eeteuk disamping Yuki.

“Gomawo Yuki-ssi, Eeteuk hyung..” ucap Donghae.
“Ani.. aku senang bisa membantumu oppa.. senangnya Hyera sekarang sudah jadi eomma..” ucap Yuki.

“Jagiya sampai kapan kamu mau menggendong Shira?” tanya Eeteuk.
“Aa.. Arasseo.. aku belum pantas menggendong anak ya?” tanya Yuki sambil menyerahkan Shira pada Hyera.

“Tentu saja.. mana pantas setan kecil menggendong malaikat kecil?” ejek Eeteuk.
“Oppa.. jangan memulai pertengkaran…” geram Yuki sambil memegang leher Eeteuk dengan kedua tangannya.

“Aku bercanda jagiya.. lepasin..” ucap Eeteuk. Yuki langsung melepas tangannya dari leher kekasihnya.

“Hahahahaha… bilang saja kau juga ingin cepat-cepat menyusul kami hyung..” ledek Donghae.
“Iya.. kalian kan sudah dua tahun lebih berpacaran.. itu sudah cukup lama untuk saling mengenal bukan?” timpal Hyera.

“Tenang saja.. sebentar lagi aku akan menyusul kalian berdua..” ucap Eeteuk santai sambil merangkul pundak Yuki di sampingnya.
“Maksudmu apa oppa?” tanya Yuki tidak mengerti.

“Let’s we get married, jagiya..” ucap Eeteuk sambil tersenyum memandang kearah Yuki.

“Mwo?!”

***

You are my everything
Nothing your love wont bring
My life is yours alone
The only love I ever know

Everynight I pray on bended knee
That you will always be my everything

~FIN~

4 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s