Jangan Ambil Hyungku!

Standar

Title : Jangan ambil Hyungku!

Author : Metha’Kyuyunjae04′putri

Rated : K+

Genre : friendship

Disclaimer : mungkin uda ada epep yang temanya kaya gini. Tapi, epep ini murni, asli dan sah milik saya. Super Junior dan DBSK bukan milik saya. Mereka milik Tuhan, diri sendiri dan milik ELF dan Cassie.

Happy reading…

***MP***

“Kyu, Changmin hari ini tidak kesini ya?”

“aku tidak tau hyung. memangnya kenapa?”

“sekarangkan sudah jam makan siang. Biasanya dia sudah datang. Dia sudah makan belum ya?”

“kenapa Teuki hyung perhatian begitu kepada Changmin?”

“Changmin itu kan dongsaengku juga Kyu. Ya sudah, nanti kalau Changmin datang, katakan padanya aku meninggalkan makanan untuknya di dalam kulkas. Aku pergi dulu ya.” Teuki hyung menutup pintu kamarku.

Beberapa hari ini, Changmin selalu datang ke dormku. Dari pagi sampai malam. Alasannya, dia sendirian di dorm, lebih baik kesini kan daripada sendirian.

Aku sebenarnya tidak keberatan dengan kehadiran Changmin. Dia kan sahabatku. Tapi, kalau hyungdeul lebih menyayangi dan memperhatikan Changmin daripada aku, aku jadi sakit hati juga kan? Changmin memang lebih muda beberapa hari dariku, gak salah kalau dia juga bersikap manja pada kami. Tapi, hyungdeul menanggapi kemanjaan Changmin dengan baik. ketika aku ingin bermanja-manja kepada mereka, aku langsung dibentak “Kyu! Kau sudah dewasa! Jangan bersikap seperti anak kecil lagi!”. Oke. Aku akui Aku sangat cemburu dengan kehadiran Changmin disini.

***MP***

Aku terbangun dari tidur panjangku. Lapar. Aku bergegas ke dapur.

“Hyukkie hyung pasti kalah dariku deh!”

“aku gak mungkin kalah dari kau Changminnie!”

Ohh. Ternyata Changmin dan Hyukkie hyung sedang battle games.

“ayo Changminnie kalahkan saja si Monkey itu!”

“Chullie hyung! jangan panggil Hyukkie, Monkey dong!”

“Ya! Chullie, Donghae! Jangan ribut! Biarkan mereka main dengan tenang.”

“kalau battle itu harus ada supporter, Teuki hyung!”

Bagus. Tidak ada yang menyadari kehadiranku. Aku beranjak ke ruang makan. Wookie hyung pasti meninggalkanku makanan kan?

Kosong. Aku buka kulkas. Kosong juga. Apa artinya ini? Tidak ada makanan sama sekalikah? Biasanya Wookie hyung meninggalkan makanan untuk member yang belum makan.

“Wookie hyung.” aku memanggil Wookie hyung yang sedang asyik menonton battle games ChangHyuk.

“ne Kyu. Kau sudah bangun?”

” Aku lapar hyung. kenapa tidak ada makanan sama sekali di kulkas?”

“tadi aku meninggalkan makanan untukmu, karena kau tidak bangun juga, aku berikan saja pada Changmin yang masih lapar.”

“tapi aku kan belum makan dari tadi hyung!”

“ya Evil Magnae. Kau buat ramen saja. Sudah sana. Kau berisik sekali. Jangan ganggu kami. Kami sedang asyik menonton nih.” Sepertinya Heechul hyung terganggu dengan kedatanganku.

“aku gak bisa masak hyung!”

“Kyu, beli makanan di luar saja ya. Wookie pasti lelah kalau harus masak lagi.” Teuki hyung memberikan solusi yang sama sekali tidak menguntungkanku.

Aku beranjak kekamar. Kenapa semua hyungku jadi kejam seperti ini? Aku kesal. Lebih baik main PSP kalau begini. Biarlah aku kelaparan. Toh, tak ada yang peduli kan?

***MP***

Aku terbangun terlalu pagi. Perutku keroncongan sih. Wookie hyung pasti belum bangun. Aku melirik ke tempat tidur milik roommateku Minnie hyung. kosong. Lho? Minnie hyung kemana ya?

Aku memutuskan untuk keluar kamar. Ternyata seluruh hyungku dan Changmin tidur disini. Changmin tertidur di pangkuan Teuki hyung. dan member yang lain tertidur mengelilingi Teuki hyung dan Changmin. Iri. Andaikan aku yang jadi Changmin. Huh. Lebih baik aku segera bersiap-siap, jadwalku sangat padat hari ini.

Semua jadwalku selesai. Lelah. Sebelum pulang ke dorm, aku menyempatkan membeli pizza untuk hyungdeul.

Aku membuka pintu dorm. Gelap. Dan kosong.

“Hyung?” tidak ada jawaban.

Ketika melewati ruang TV aku menemukan sebuah memo.

‘Kyu, kami pergi menonton ke bioskop bersama Changmin. Mungkin kami pulang larut malam.’

Hah. Jadi untuk apa aku membeli pizza sebanyak ini? Aku sudah kenyang. Pizza ini lebih baik ku buang saja.

Kelihatannya Changmin dan hyungdeulku semakin dekat. Membuatku semakin iri.

=flashback=

“Teuki hyung, aku kasihan deh liat Changminnie. Setelah ditinggal oleh Jae hyung, Changminnie jadi semakin kurus.”

“benarkah Kyu? Ajak dia makan disini Kyu. Aku jadi ingat Sebelum Jaejoong meninggalkan SM, dia sempat memintaku untuk menjaga Yunho dan Changmin. Tapi, karena jadwalku sangat padat, aku belum sempat menjalani permintaannya. Mulai besok, ajak mereka makan disini ya. Arasseo?”

“ne. Hyung.”

“Wookie, mulai besok kau masak lebih banyak ya.”

“untuk Yunho hyung dan Changminnie ya hyung?”

“benar. Kita harus memabantu mereka. Meskipun Yunho sanggup menjaga Changmin, tetap saja semua ini sangat berat untuk DBSK. Aku saja, merasa sangat gagal ketika Hankyung memutuskan untuk keluar dari Super Junior. Yunho pasti merasa sangat terpukul ketika ketiga membernya memutuskan untuk keluar. ”

“benar juga hyung. aku harap masalah internal mereka segera selesai.”

=flashback end=

Aku tidak akan menyalahkan Changmin karena dia sering main ke dorm kami. Kalau aku jadi dia, mungkin aku tidak akan sanggup hidup berdua saja dengan Yunho hyung. Mungkin aku akan memutuskan untuk mengikuti jejak JaeYooSu hyung meninggalkan DBSK. Changmin dan Yunho hyung sangat tabah menghadapi semua ini. Setelah ditinggal oleh ketiga hyungnya, Changmin kesepian. Dia sering menelponku. Tapi karena jadwalku sedang padat-padatnya, aku tidak bisa menemaninya. Sebagai sahabat, aku merasa bersalah pada Changmin. Dia benar-benar kesepian. Katanya Yunho hyung sedang sibuk dengan dramanya dan selalu meninggalkan Changmin sendirian.

Wajar saja kalau Changmin lebih memilih dorm kami yang ramai. Agar dia tidak kesepian. Aku tidak akan pernah melarangnya untuk datang kesini. Hanya saja, aku sedikit cemburu. Sedikit? Yah mungkin banyak. Cemburu. Iri. Hyungdeulku memperlakukannya sangat baik. sehingga mengacuhkan keberadaanku. Aku tidak pernah merasa seperti ini. Seperti tidak dianggap. Mungkin ini berlebihan. Tapi, aku sangat cemburu.

karena Aku terbiasa dimanja. Aku sudah terbiasa di perhatikan.

***MP***

“Kyu. Bangun, sudah pagi.”

Aku membuka mataku. Minnie hyung berada di samping tempat tidurku.

“aku masih ingin tidur Minnie hyung.”

“kau ada jadwalkan?”

“mm.”

“ayo Kyu. Jangan malas!”

“iya. Iya. ”

“Kyu, kami akan pergi ke pantai. Tadinya kami ingin mengajakmu, tapi karena kau ada jadwal, jadinya kami tidak mengajakmu. Tidak apa-apakan?”

“kenapa tidak besok saja? Besok kita sama-sama tidak punya jadwalkan?.”

“kalau besok Changmin tidak bisa. Dia punya jadwal.”

“Changmin? Hyungdeul pergi dengan Changmin?”

“iya. Changmin mengajak kita berlibur. Dia juga mengajakmu kok. ”

“kenapa kalian jadi lebih perhatian pada Changmin?”

“jangan begitu Kyu. ”

“memang benarkan!”

“kenapa kau jadi marah-marah?”

“hah! Kalian itu jahat!”

Aku membanting pintu kamar mandi. Terus saja seperti ini! Gantikan saja aku dengan Changmin! Jadikan saja Changmin magnae Super Junior! Keluarkan saja aku dari grup ini!

***MP***

Dingin. Tubuhku menggigil. aku kehujanan. Hyungdeul sedang apa ya? Mereka sedang di pantaikan? Pasti kehujanan juga.

Kenapa aku malah memikirkan mereka? Kan sudah ada Changmin disana.

Aku ingin menelpon Minnie hyung untuk meminta maaf karena sudah membentaknya tadi pagi.

Tit. Tit.

Ada pesan dari Minnie hyung.

‘Kyu. Kami tidak pulang hari ini. Kami kehujanan dan memutuskan untuk menginap . Jaga dirimu Kyu.’

Hah.

Aku menyesal sempat memikirkan mereka tadi. Untuk apa memikirkan orang yang sedang bersenang-senang?

Aku kembali memikirkan pikiranku tadi pagi, tentang menggantikan posisiku sebagai magnae Super Junior. Changmin pasti cocok menggantikanku. Suaranya bagus, kemampuan menarinya pun bagus, dia juga tampan, dan satu hal yang penting Changmin tidak evil sepertiku. Yah, dia memang evil juga, tapi kurasa tidak keterlaluan sepertiku. Teuki hyung saja pernah mengatakan ‘tidak ada magnae yang sekasar magnae kami’. Berarti, aku sangat jahat pada hyungku. mungkin dia bisa menggantikanku jadi magnae Super JUnior.

Tapi, apa aku rela meninggalkan dan menyerahkan keluargaku pada Changmin? Apa aku bisa? Aku sudah terlanjur menganggap seluruh hyungku sebagai kakak kandungku. Sebagai keluarga besarku. Haruskah aku menyerahkan mereka pada Changmin?

Kyuhyun pov end

***MP***

Changmin pov

Aku senang sekali. Seluruh member Super Junior memang benar-benar gokil. Mereka sudah menganggapku sebagai adik mereka sendiri. Tapi, aku juga merasa bersalah pada sahabatku, Kyuhyun. Tidak adil rasanya, mengajak member Super Junior berlibur tetapi dia tidak ada dan sedang bekerja. Pasti dia sakit hati melihatku. Ketika bertemu denganku, dia tidak menyapaku dan melewatiku begitu saja. Apa dia berpikir aku sudah mengambil hyungnya? Sepertinya begitu. setiap aku ke dorm Super Junior dan berkumpul dengan hyungdeul, dia tidak pernah ikut bergabung.

Kami sampai di dorm Super Junior setelah kemarin menginap di hotel dekat pantai.

“Hyung, aku ke dorm ku dulu ya.”

“nanti saja Changmin-ah. Jadwalmu nanti sore bukan? Di dorm juga tidak ada siapa-siapa. Disini saja dulu.” Teuki hyung sangat perhatian padaku.

“Kyu! Kyuhyun-ah! Kami pulang!”

“lho, mana Kyuhyun ya? Dia sedang tidak ada jadwalkan?”

“Hyung! Kyu ada disini!” Minnie hyung berteriak dari kamarnya. Aku mengikuti hyungdeul kekamar Kyumin couple.

Kyuhyun terbaring di kasurnya. Dengan selimut yang tebal. Jelas sekali dia menggigil.

“Kyuhyun-ah. Kau kenapa? ”

Teuki hyung memegang kening Kyuhyun. “Kyu, kau demam! Bangun Kyu.”

“mm” Kyuhyun tidak menjawab. Dia masih tidur.

“Changmin-ah. Jangan. Ambil. Hyungku.” Kyuhyun mengigau. Apa katanya? Jangan ambil hyungnya? Berarti aku benar kan? Dia berpikiran seperti itu. Aku tidak pernah berpikir untuk mengambil hyungmu, Kyu.

“kenapa. Hyungdeul. Lebih. Menyayangi. Changmin. Daripada aku?” Kyuhyun masih mengigau.

Aku lihat seluruh member Super Junior tersentak mendengar perkataan Kyuhyun.

“hyungdeul. Tidak pernah. Sayang. Padaku. Aku. Ingin. Keluar saja. Dari. Super junior. Gantikan. Saja. Posisi ku dengan. Changmin.” Teuki hyung terkejut mendengar kata itu. Kenapa Kyuhyun berpikir sejauh itu?

“Kyu. Ayo bangun!”

“mm.”

“Kyu. Bangun.”

“mm. Hyung sudah pulang?” akhirnya Kyuhyun bangun juga. Kyuhyun demam tinggi. Mukanya sangat pucat.

“kau demam Kyu. ”

“gwenchana hyung. ”

“Kyu, ada yang ingin ku katakan padamu. Bolehkah kita bicara berdua saja?.” Aku memandang member Super Junior yang lain. Dan tanpa aba-aba, mereka bangkit dan keluar dari kamar.

“ada apa?” ternyata Kyuhyun benar-benar marah. Dia sama sekali tidak memandangku.

“aku minta maaf. jangan marah padaku. Aku sama sekali tidak berniat merebut hyungdeulmu. Aku menganggap mereka sebagai hyungku sama seperti aku menganggap Yunho hyung. aku tidak tau kalau kau tidak suka itu. Aku benar-benar tidak bermaksud mengambil posisimu sebagai magnae Super Junior. Mianhae Kyu. ” Kyuhyun tersentak mendengar perkataanku.

“kenapa kau berkata seperti itu?”

“kau sendiri yang mengatakannya Kyu. Tadi. Di alam bawah sadarmu.”

“…”

“aku berjanji tidak akan kemari lagi. A. ”

“jangan begitu Changmin. Lebih baik kau disini saja. Aku sudah memikirkannya. Aku tidak cocok berada disini. Kau bisa menggantikanku disini.” Kyuhyun memotong pembicaraanku.

“berani-beraninya. Kau. Memikirkan. Itu. Cho. Kyuhyun!” Teuki hyung berkata sambil membuka pintu dengan kasar. Member Super Junior yang lain berada dibalik pintu.

“hyung. aku tidak pantas ada disini. Kalian bisa mencari magnae baru yang baik dan tidak jahat sepertiku.”

“kau mau meninggalkan kami seperi Hankyung ha? Breng**k kau!” Heechul hyung ikut terbawa emosi.

“Kyu. Aku mohon jangan berpikiran seperti itu. Bukankah kita sebuah keluarga?”

“Minnie hyung benar Kyu. Harusnya aku tidak berada disini dan mengacaukan hubungan kalian. Mianhae. Jeongmal mianhae.”

“Kyuhyun-ah. Kau tidak akan meninggalkan kami kan? Kau sudah berjanji padaku kalau kau akan menjaga semua hyungmu ketika aku wamil. Kau sudah janji Kyu.” Teuki hyung mengucapkannya sambil menangis. Dia pasti tidak ingin ada satu lagi member yang keluar dari Super Junior, Yang gagal ia jaga.

“aku. Aku tidak tau hyung.” air mata Kyuhyun juga sudah mengalir. Ku lihat, seluruh member Super Junior menangis. Aku juga menangis. Tidak menyangka, kalau aku akan membawa masalah pada grup ini.

“Kyu. Jangan pergi ya. Aku tidak mau kehilanganmu.” Minnie hyung memohon pada Kyuhyun.

“jangan begini ya Kyu.” Seluruh member Super Junior memohon pada magnaenya.

“baiklah. Aku tidak akan keluar dari Super Junior.” Seluruh member memeluk Kyuhyun setelah mendengar perkataanya. Aku memutuskan untuk keluar dari kamar. Tidak mau menganggu momen ini.

“Changmin-ah, mau kemana? Mianhae. Aku menuduhmu seperti itu. Aku tidak akan cemburu lagi. Tetaplah disini.” Perkataan Kyuhyun menghentikan langkahku.

“aku yang minta maaf Kyu.”

“Ani. Kau tidak salah. Aku saja yang berlebihan. Tetaplah disini. Kami hyungmu kan?”

“terima kasih Kyu. Tapi, aku ingin pulang dulu. Aku jadi merindukan Yunho hyung melihat kalian seperti ini.”

“kau juga dongsaeng kami Changminnie.” Teuki hyung menyelaku.

“iya hyung. tapi, aku jadi sangat ingin memeluk Yunho hyung. aku pulang ya.”

Aku keluar dari dorm Super Junior. Sambil berdoa, semoga member Super Junior selalu diberikan yang terbaik oleh Tuhan.

WE 13ELIEVE THEIR PROM15E, DON’T WE?

***END***

Gila.. epep apa ini?

Jeongmal mianhae readers, saya menyampah disini.

Epep ini tercipta atas kegalauan saia, karena laptop saia divonis rusak lagi. Rusak melulu nih laptop.

Ada yang nunggu KIM? Atau OLS? Tenang readers. KIM sedang dalam pengerjaan. Tapi, gak tau deh kapan bakal saia post. Kan laptop saia rusak lagi.

Jangan marah ya, kalo ceritanya jelek begini.

Saia lagi gak mau banyak omong. Makasi banyak buat readers yang uda baca dan review epep saia yang ini dan yang lainnya.

Review dong..

Ya..

Please…

15 responses »

  1. Aga bingung nh…
    Coz ga ada namanya spa yg lg ngomong …
    Kyu udah ga dmam lg ya pas diajak bicara Changmin?

    Mianhae banyak tanya, coz aga bingung nh…

    Keseluruhan crita Bagus ko…
    Bisa jga uri magnae cmburu sgala… Kekeke ^^

  2. kyu jd mellow disini!!!!!
    tapi jdi berasa bener” Kyu yg lagi sedih ga diperhatiin😦

    udah lama ga buka blog iniiii… alow author, apa kabar??🙂

  3. Allo~w
    tea imnida~
    baca ff ni smp nangis2…
    Sedih bgt baca’a… Apa lg pas inget kyu sakit…
    Daebak..
    Dtunggu karya lainnya..

  4. wah, kyu bs melow jg…
    nangis malah, haha

    feel’y dpt, cmn aku bingung…
    pas ngomong itu kyu’y dah sembuh demam ato gak?
    trus yg ngomong siapa aja? perasaan cmn kyu, changmin, teukie, heechul ma sungmin aja…

  5. Annyeong,, aku readee baru ..
    Dari kemaren nyari2 ff suju yg brothership or friendship ternyata nemu juga ..

    Ahh aku suka..suka..
    Kasiian kyu-ku merasa diasuhkan,, oppadeul jgn begitu meski adaa yg tamu yg mampir ke dorm kasiian ..
    Kasiian magnae kalian merasa tersingkirkan dechh ..

    Aku tungg ff brothership suju okey😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s