I’m Not Your Wife, But I Love You ♥ [part3]

Standar

 

Title: I’m not your wife, but i love you ♥ [part3]

Author: Vdlitanasuciara

Cast: Eunhyuk Super Junior, Lee Chunghee, Donghae Super Junior, Chaekyung and other cast :D

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

 

@Chaekyung’s Room …

 

“Eomma, sebenarnya apa yang terjadi ?” tanya Chaekyung.

“Ada sedikit masalah, sayang. Masalahnya orang dewasa” jawabku sambil tersenyum.

“Apa eomma sama seperti eommaku dulu ? Eommaku namanya Kim Seomin. Chaekyung manggilnya eomma Mimi. Eomma Mimi dulu sering dipukul oleh appa. Kemudian dijambak. Kadang Eomma Mimi disiksa. Dan eomma Mimi meninggal karena didorong appa. Eomma Mimi jatuh dari tangga dan meninggal” Chaekyung menceritakan masa lalu keluarganya.

“Kemudian, kata orang orang appa sakit karena kualat sama eomma Mimi. Apa nanti Donghae appa juga akan kualat karena sudah memukul eomma ?” tanya Chaekyung.

“Tidak sayang. Kalau yang tadi, eomma yang salah. Jadi eomma pantas ditampar” jawabku.

Chaekyung menatapku aneh.

Dia turun dari tempat tidurnya dan berlari mencari sesuatu.

Tak lama kemudian kembali sambil membawa tissue.

“Ini, eomma. Sininya eomma berdarah” Chaekyung menyodorkan sekotak tissue dan menunjuk bibirku yang luka.

“Appa jahat. Appa memukul eomma sampai berdarah” omel Chaekyung sambil memajukan bibirnya 2 cm.

Lucu sekali anak ini.

“Eomma, kenapa kalau eomma sama Eunhyuk ahjussi gampang sekali untuk tersenyum. Tapi kalau sama appa, eomma jarang tersenyum ?” tidak pernah aku berpikiran Chaekyung akan bertanya seperti ini.

Aku juga tidak bisa menjawab ini semua.

Chaekyung langsung mengambil HPku.

Mencari cari sesuatu dan kemudian menelpon seseorang.

“Yeoboseyo ?”

“Eunhyuk ahjussi ?”

“Ini Chaekyung, ahjussi. Ahjussi mau nggak jalan jalan sama Chaekyung dan eomma ?”

“Arraseo ahjussi. Kita ketemu di taman ya ahjussi” Chaekyung langsung menutup telponnya.

“Ayo eomma ganti baju. Kita jalan sama Eunhyuk ahjussi supaya eomma bisa tertawa lagi” Chaekyung menarikku dan menyuruhku ganti pakaian.

“Baik baik. Chaekyung mandi dulu dong. Nanti Eunhyuk ahjussinya pingsan lagi gara gara Chaekyung bau. Ayo mandi” aku langsung mengantar Chaekyung ke kamar mandi.

Tuhan,

malaikat kecilku benar benar mengerti aku.

Dia bisa membuatku tersenyum.

Terima kasih, Tuhan …

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

 

@Park …

 

“Ahjussi” teriak Chaekyung ketika bertemua dengan Eunhyuk.

“Kangen ya dengan ahjussi ? Kok teriak teriak ?” tanya Eunhyuk sambil mengacak acak rambut Chaekyung pelan.

“Sangat, ahjussi” jawab Chaekyung semangat.

“Hai” sapa Eunhyuk padaku.

Aku hanya tersenyum.

“Ahjussi, ayo jalan jalan” ajak Chaekyung.

Eunhyuk langsung menggendong Chaekyung dan membawanya masuk ke dalam mobil.

“Ya Tuhan, kenapa bukan dia ?” gumamku pelan.

Aku benar benar ingin Eunhyuk yang menjadi appanya Chaekyung.

 

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

 

-Eunhyuk POV-

 

@Mall …

 

Chaekyung asik bermain.

Aku dan Chunghee mengawasinya.

Dia lucu sekali.

“Chunghee, kenapa ?” tanyaku.

“Apanya kenapa, Hyuk ?” tanya Chunghee balik.

“Ini” jawabku sambil memegang lukanya.

“Aww” Chunghee meringis kesakitan.

“Sudah diobati ?” tanyaku.

Dia hanya menggeleng.

“Kau ini. Nanti kalau infeksi bagaimana ?” aku sangat khawatir.

Bagaimana kalau lukanya malah menjadi infeksi ?

Tiba tiba Chunghee memelukku.

“Aku ingin lari dari ini semua, Hyuk” dia mulai menangis.

“Aku sudah tidak tahan lagi. Menikahlah denganku hari ini. Kita bawa Chaekyung pergi. Kita hidup bersama. Aku … Aku … Aku capek seperti ini terus” tangisnya semakin menjadi jadi.

“Sudahlah, aku mengerti. Kalau kau mengambil jalan keluar seperti itu, itu sama saja seperti lari dari masalah. Kau kan pernah bilang kalau kita tidak boleh lari dari masalah” kataku sambil menenangkan Chunghee.

Aku tahu dia tertekan.

Tapi tidak banyak yang bisa kami lakukan.

“Aku bantu bicara kepada Donghae ?” tanyaku.

Dia mendongakkan kepalanya dan menatapku.

“Aku rasa tidak perlu” jawabnya dengan tersenyum.

“Dari tadi kek tersenyumnya. Aku kangen sama senyummu” aku mencubit pipinya pelan.

“Saranghae. Youngwonhi” Chunghee memelukku lagi.

“Saranghae eomma. Saranghae ahjussi” kata Chaekyung tiba tiba.

Chunghee langsung melepas pelukannya.

Chaekyung hanya tertawa dan duduk diantara kami.

 

-Eunhyuk POV end-

 

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

 

“Sudah pulang rupanya” kata Donghae datar saat aku dan Chaekyung sampai dirumah.

Aku hanya tersenyum.

Chaekyung masih diam.

Mungkin dia marah pada Donghae karena tahu kalau Donghae menamparku.

“Chaekyung” panggil Donghae.

Chaekyung hanya diam.

“Chaekyung, ayo jawab. Appa memanggilmu” kataku.

Dia menutup mulutnya.

Aku menggendongnya dan membawa Chaekyung kepada Donghae.

“Chaekyung, marah sama appa ya ?” tanya Donghae.

“Maaf kalau appa punya salah. Maafin ya ?” lanjutnya.

“Chaekyung maafin appa, tapi ada syaratnya” jawab Chaekyung.

“Apa syaratnya ?” tanya Donghae.

“Appa nggak boleh mukul eomma. Appa harus buat eomma tersenyum. Appa harus baik sama eomma seperti dulu lagi” jawab Chaekyung.

Donghae terdiam.

Akupun sama.

“Mau kan appa ?” tanya Chaekyung.

“Iya. Appa akan baik dengan eomma. Appa nggak akan mukul eomma dan appa akan buat eomma tersenyum” jawab Donghae.

Chaekyung tersenyum.

Donghae juga.

Tapi aku tidak bisa.

Entah kenapa ..

“Appa, mau nggak hari ini tidur bertiga sama eomma dan Chaekyung ? Mau yaaa ?” pinta Chaekyung.

Donghae mengangguk.

OMO tidur bertiga ?!?!

“Ttap … Tap … Tapi” nggak mungkin dong ah tidur bertiga.

Duh,

Chaekyung ada ada saja.

“Tapi apa ?” tanya Donghae sambil menatapku tajam.

“Erh, itu tapi kan nggak mungkin tidur bertiga. Kamu kan punya dia” jawabku sambil menunjuk istri Donghae.

“Tapi kita kan tidak melakukan apapun” jawabnya santai.

“Ya memang, tapi apa dia nggak marah. Sudah nanti kamu yang tidur sama Chaekyung. Aku tidur sendiri” kataku.

“Eomma harus tidur sama Chaekyung” rengek Chaekyung.

Baiklah tidak ada pilihan lagi.

“Iya deh. Eomma tidur sama Chaekyung dan appa” kataku pasrah.

Susah susah ==

 

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

 

Donghae dan istrinya terlihat mesra sekali.

Aku merasa iri.

Entah iri karena aku kangen dengan kemesraanku dengan Eunhyuk dulu atau karena aku tidak pernah seperti itu dengan Donghae.

Aku bingung.

Tiba tiba Donghae menatapku.

Aku langsung menunduk.

“Eomma makan yuk” ajak Chaekyung.

“Chaekyung sudah lapar ?” tanyaku.

Ia mengangguk.

Dia langsung berlari kearah Donghae dan istrinya.

“Appa, ayo makan sama eomma” Donghae menarik tangan Donghae.

“Eomma juga” Chaekyung juga menarik tanganku.

Istri Donghae terlihat jengkel.

Buktinya dia melipat tangannya dan memajukan mulutnya hinggal 10 cm (?)

 

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

 

@Chaekyung’s Room …

 

Donghae masih asyik bercanda dengan Chaekyung.

Mereka tertawa.

Aku hanya melihat mereka.

Aku rasa Donghae masih marah padaku.

“Appa, sakit perut” kata Chaekyung tiba tiba.

“Mana yang sakit ?” tanya Donghae.

“Sakit semua” kata Chaekyung pelan.

“Aku takut Chaekyung kenapa kenapa, Hae. Gimana kalau dibawa ke dokter saja ?” tanyaku.

“Iya. Ayo cepat” Donghae langsung mengambil HPnya dan kunci mobil.

Aku langsung menggendong Chaekyung dan membawanya pergi ke dokter.

 

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

 

-Donghae POV-

 

@Hospital …

 

Apa yang terjadi dengan Chaekyung ?

Aku takut.

Aku khawatir.

Tapi Chunghee terlihat lebih khawatir lagi.

Dia menangis ketakutan seakan dia takut Chaekyung kenapa kenapa.

Aku tahu dia sangat sayang pada Chaekyung.

Namun,

ekspresi yang sangat berbeda ditunjukan istriku.

Dia malah terlihat kesal karena waktu tidurnya tersita.

Dia terus saja memandang Chunghee sinis dan jijik.

Aku bingung,

apa yang membuatku jatuh cinta padanya.

Saat ini aku tidak merasakan perasaan apapun terhadapnya.

Aku seperti tidak mengenalnya.

Mungkin aku lupa dengan segalanya,

tapi hatiku,

perasaanku,

cintaku tidak mungkin lupa akan seseorang yang aku cintai.

“Chunghee” panggil seorang laki laki.

“Eunhyuukk” Chunghee langsung memeluk laki laki itu dan menangis kencang pada laki laki itu.

“Sudah sudah. Chaekyung pasti baik baik saja. Kan sudah diperiksa oleh dokter” laki laki yang sepertinya bernama Eunhyuk itu mulai menenangkan Chunghee.

“Tapi aku takut” Chunghee terus menangis di pelukan laki laki itu.

Chunghee tidak pernah terlihat setakut itu.

Dan hanya laki laki itu yang bisa membuat Chunghee tenang.

Aku ingin bisa menenangkan Chunghee seperti laki laki itu karena aku …

“Chunghee” teriakan laki laki itu membuyarkan lamunanku.

Yang aku lihat,

Chunghee pingsan.

“Donghae, tolong” rupanya Eunhyuk tau kalau namaku Donghae.

Aku langsung menolong Eunhyuk.

Ya Tuhan,

kenapa setelah Chaekyung sekarang Chunghee ?

Perasaan khawatirku terhadap Chunghee sama dengan perasaan khawatirku terhadap Chaekyung.

Tapi aku rasa,

perasaan khawatir Eunhyuk lebih besar dari pada aku.

Terlihat dari wajahnya.

Dia panik sekali.

“Sayang, kita pulang aja yuk. Aku mau tidur” pinta istriku manja.

Anak ini manja sekali.

Tidak tahu apa kalau keadaan lagi darurat begini.

“Pulang saja. Aku menunggu disini saja” jawabku.

“Kau ini. Kenapa lebih mementingkan anak angkatmu itu ? Aku kan istrimu. Apa karena perempuan pembohong itu, kamu nggak mau pulang ? Ada cowoknya juga kok !” istriku mulai marah marah ==

“Baiklah. Ayo pulang” kataku.

“Tapi tunggu sebentar. Aku mau berbicara sebentar” lanjutku.

Aku langsung berjalan kearah Eunhyuk yang menunggu Chunghee.

“Permisi. Eunhyuk, aku pulang dulu. Istriku rewel. Aku titip Chaekyung ya. Dan kalau Chunghee sadar hubungi aku, bisa kan ? Maaf aku merepotkanmu” kataku pada Eunhyuk.

“Tidak apa apa, Hae. Aku sudah menganggap Chaekyung anakku sendiri juga. Segeralah pulang dan beristirahat” jawab Eunhyuk.

“Terima kasih banyak ya” aku jadi merasa tidak enak.

Baru kenal sudah minta tolong seperti ini.

“Donghae, ayo pulang” istriku sudah rewel lagi.

“Iya iya” kataku pasrah.

“Baiklah, Hyuk. Aku pulang dulu” pamitku.

Aku langsung pulang dengan perasaan khawatir dengan keadaan Chunghee dan Chaekyung.

 

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

 

Aku belum bisa tidur.

Aku terus dibayang bayangi oleh rasa khawatir terhadap Chunghee.

Biasanya sebelum tidur ada yang mengintip dari luar.

Kemudian tersenyum dan setelah itu mematikan lampu kamarku.

Aku tidak mendapatkan itu semua ketika aku hanya berdua dengan istriku.

Aku malah ditinggal tidur ==”

Sepertinya aku sudah mulai …

 

You are my everything
Nothing your love won’t bring
My life is yours alone
The only love I’ve ever known
Your spirit pulls me through
When nothing else will do
Every night I pray
On bended knee
That you will always be
My everything

 

“Yeoboseyo ?” angkatku.

“Donghae ? Ini aku Eunhyuk. Chunghee sudah sadar. Kan katamu tadi kalau Chunghee sudah sadar aku kan di suruh hubungi kamu. Maaf kalau mengganggu waktu tidurmu” ternyata Eunhyuk suka nyrocos juga sama seperti Chunghee.

“Ah tidak mengganggu kok. Aku belum tidur juga. Terima kasih infonya, Hyuk. Setelah ini aku kesana” kataku.

Setelah itu aku menulis pesan untuk istriku kalau aku pergi kerumah sakit dan kemudian aku menuju kerumah sakit.

 

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

 

“Bagaimana Chunghee ?” tanyaku pada Eunhyuk saat aku bertemu dengan Eunhyuk.

“Kata dokter, tidak apa apa. Dia hanya tertekan” jawab Eunhyuk.

“Dia tertekan ? Apa gara gara aku ?” tanyaku lagi.

“Maaf, Hae. Aku tidak tahu” Eunhyuk menggelengkan kepalanya dan mengangkat pundaknya sebagai tanda ketidak tahuannya.

“Kalau Chaekyung, apa sudah ada kabar ?” aku masih khawatir dengan keadaan Chaekyung.

Eunhyuk hanya menggeleng.

“Aku bisa berbicara dengan Chunghee sebentar ?” izinku.

“Silahkan” Eunhyuk memperbolehkan aku untuk berbicara dengan Chunghee.

“Gomawo, Hyuk” aku membungkukkan badanku dan langsung masuk keruangan Chunghee.

 

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

 

@Chunghee’s (Hospital) Room …

 

“Chunghee” panggilku.

Dia hanya terdiam.

Dia masih mengira kalau aku marah padanya ?

Aku duduk di dekat tempat tidurnya.

Aku menggenggam tangannya.

Chunghee melepas genggamanku.

“Wae ?” tanyaku heran.

“Jauhi aku, Hae. Aku punya kehidupan sendiri dan kau juga. Sekarang kau sudah bertemu dengan istrimu. Pulanglah kerumahmu. Tinggallah dengan istrimu. Aku tidak bisa selamanya hidup seperti ini. Aku ingin melanjutkan hidupku bersama Eunhyuk” jawabnya.

“Maksudmu ?” aku tidak mengerti apa yang dia katakan.

“Kau kan sudah bertemu dengan istrimu. Pulanglah. Jalani hidupmu bersama istrimu. Aku tidak akan mengganggu kehidupanmu. Aku ingin melanjutkan hidupku dengan Eunhyuk seperti dulu. Mulai detik ini, jauhi aku. Aku bukan apa apa. Aku bukan siapa siapa” jelas Chunghee.

“Tapi aku tidak bisa” kataku.

“Tidak bisa kenapa ?” tanyanya.

“Aku tidak bisa melakukan itu semua. Aku tidak memiliki perasaan apapun pada istriku. Aku sudah jatuh hati padamu” jawabku.

Aku tidak bisa memendam perasaan ini lebih lama lagi.

“Sejak kapan ?” Chunghee terlihat kaget.

“Sejak kamu mengisi memoriku yang kosong. Sejak kamu menjadi istriku sebelum istriku yang sebenarnya datang” jawabku.

“Apa yang kau katakan kemarin itu benar, bahwa kau tidak pernah mencintaiku ?” tanyaku.

“Iya. Aku sangat mencintai Eunhyuk dan tidak ada ruang sedikitpun dihatiku untukmu” jawab Chunghee.

Dia menangis saat menjawab pertanyaanku.

“Kalau memang seperti itu, kenapa kau menangis. Aku mohon, katakan yang sejujurnya” pintaku.

Dia terdiam sejenak.

“Baiklah. Perasaanku terhadapmu sama seperti perasaanku terhadap Eunhyuk” kata Chunghee pelan.

“Aku juga mencintamu. Tapi aku tidak bisa. Maksudku, aku ingin dengan Eunhyuk. Aku ingin meninggalkanmu. Maafkan aku” lanjutnya.

“Baiklah. Aku mengerti. Semoga kehidupanmu dengan Eunhyuk berjalan baik ya” kataku.

“Ohiya, Chaekyung bagaimana ? Denganku atau denganmu ?” Chaekyung harus ikut siapa.

“Biarkan dia memilih. Dia kan sudah besar” Chunghee tersenyum manis.

Baru hari ini aku melihat senyum Chunghee yang manis seperti ini.

“Sudah malam sekali ini, Hae. Pulanglah. Istirahat” kata Chunghee sambil memegang pipi sebelah kiriku.

“Kau juga istirahat. Jangan sakit lagi. Cepat sembuh ya” kataku.

Aku langsung keluar dengan perasaan sedikit lega.

Lega karena Chunghee tidak apa apa dan lega karena aku tidak perlu memendam perasaanku lebih lama.

 

-Donghae POV end-

 

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

 

“Eunhyuk, antarkan aku ke Chaekyung” pintaku.

“Kau sudah sehat ? Kok mau keluar kamar ?” tanya Eunhyuk.

“Sudah. Dokter sendiri kok yang ngomong. Ayo, Hyuk. Aku ingin bertemu Chaekyung” aku langsung menarik Eunhyuk keluar dan berjalan menuju kamar Chaekyung.

 

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

 

“Chaekyung” panggilku ketika masuk ke kamar Chaekyung.

“Eomma” panggil Chaekyung.

“Eunhyuk ahjussi” Chaekyung langsung memeluk Eunhyuk.

“Hei jagoan, jangan sakit lagi. Lihat eommamu, dia khawatir” kata Eunhyuk.

“Maaf eomma, maaf ahjussi” kata Chaekyung manis.

“Eomma, Chaekyung boleh pulang sekarang ?” tanya Chaekyung.

“Kita tanya dokter. Sebentar lagi dokter akan memeriksamu” jawabku.

“Nanti kalau Chaekyung sudah sembuh, kita jalan jalan ke taman bermain ya” pinta Chaekyung.

“Sama Eunhyuk ahjussi tapi” lanjutnya.

Aku hanya tersenyum mendengarnya.

“Eunhyuk ahjussi mau kan jalan jalan dengan Chaekyung dan eomma ?” tanya Chaekyung.

“Tentu. Sekarang, Chaekyung makan dulu. Setelah itu minum obat, supaya cepat sembuh” jawab Eunhyuk.

“Chaekyung ingin disupin sama Eunhyuk appa” kata Chaekyung.

“Appa ?” kataku dan Eunhyuk bersamaan.

“Ne. Katanya eomma akan menikah dengan Eunhyuk ahjussi kan ? Berati, Eunhyuk ahjussi jadi appanya Chaekyung” jawab Chaekyung sambil memeluk Eunhyuk.

Aku menitikkan air mataku.

Tuhan,

Apakah ini jawaban dari semua masalah ini ?

Apakah aku akan memulai kehidupanku yang baru bersama Eunhyuk dan Chaekyung ?

“Eomma, Chaekyung dan Eunhyuk appa” kini Chaekyung memelukku juga.

Eunhyuk menghapus air mataku.

Aku tersenyum dan memeluknya.

“Eomma, Chaekyung juga mau dipeluk” kata Chaekyung tiba tiba.

Aku memeluk Chaekyung dan menciumnya.

“Eomma, beruntung punya Chaekyung. Eomma sangat sayang sama Chaekyung. Chaekyung jangan tinggalin eomma ya” kataku.

“Chaekyung juga beruntung punya eomma seperti Chunghee eomma. Chaekyung sayang eomma melebihi sayang eomma ke Eunhyuk appa dan Chaekyung nggak akan ninggalin eomma” balas Chaekyung.

“Dan aku akan melengkapi cinta kalian” sambung Eunhyuk.

“Sekarang waktunya Chaekyung makan” Eunhyuk memulai topik pembicaraan yang baru.

Eunhyuk mulai menyuapi Chaekyung.

Chaekyung makan dengan lahap.

Tiba tiba Eunhyuk menyuapiku.

“Supaya eommanya juga sehat” kata Eunhyuk.

Aku tertawa.

Ya Tuhan,

aku ingin hidupku seperti ini, selalu …

 

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

 

-Donghae POV-

 

Sehari tidak bertemu Chaekyung kangen juga.

Aku ingin bertemu dengannya.

Semoga ia baik baik saja.

Aku berjalan ke arah kamar dimana Chaekyung dirawat.

Pintunya sedikit terbuka.

Aku mengintip dari luar.

Didalam ada Chaekyung, Chunghee dan Eunhyuk.

“Eomma, Chaekyung dan Eunhyuk appa” kata Chaekyung sambil memeluk Chunghee.

Appa ?

Dia memanggil Eunhyuk dengan sebutan ‘appa’ ?

Chunghee menitikan air matanya dan Eunhyuk yang menghapus air matanya.

Chunghee tersenyum dan memeluknya.

Senyumnya sangat manis dan tulus.

Sekalipun ia tidak pernah tersenyum seperti itu kepadaku.

“Eomma, Chaekyung juga mau dipeluk” kata Chaekyung tiba tiba.

Chunghee memeluk Chaekyung dan menciumnya.

“Eomma, beruntung punya Chaekyung. Eomma sangat sayang sama Chaekyung. Chaekyung jangan tinggalin eomma ya” kata Chunghee.

“Chaekyung juga beruntung punya eomma seperti Chunghee eomma. Chaekyung sayang eomma melebihi sayang eomma ke Eunhyuk appa dan Chaekyung nggak akan ninggalin eomma” balas Chaekyung sambil tersenyum.

“Dan aku akan melengkapi cinta kalian” kata Eunhyuk tiba tiba.

Eunhyuk yang akan menggantikan posisiku di hati mereka ?

Sepertinya hidupku lebih indah ketika aku belum mengetahui kehidupan asliku.

“Donghae appa” kata Chaekyung.

Chunghee dan Eunhyuk langsung menoleh ke arahku.

Aku berlari pergi entah kemana.

Aku mengikuti langkah kakiku.

Aku terlanjur sakit hati.

Sakit hati karena Chaekyung menganggap Eunhyuk sebagai appanya.

Sakit hati karena posisiku sudah tergantikan oleh Eunhyuk dihati Chaekyung dan Chunghee.

Mungkin Tuhan mengharuskanku hidup bersama istriku dan menginginkanku untuk mencintai istriku yang asli.

“Donghae” suara itu membuyarkan semua lamunanku.

Tapi aku tidak berhenti dan menatap sumber suara itu.

Aku terus berjalan.

“Donghae, berhentilah” suara itu sekarang menghentikan langkahku.

“Kenapa tidak masuk ?” tanyanya.

“Untuk apa ?” tanyaku balik.

“Kau tidak ingin menjenguk Chaekyung ?” tanyanya lagi.

“Ingin” jawabku.

“Tapi aku tidak ingin merusak kebahagiaan kalian” lanjutku.

“Tapi, Chaekyung menunggumu” tangannya menyentuh pundakku.

Aku terdiam.

“Donghae, apa kau tidak mau masuk karena kau cemburu ? Karena kau melihatku dengan Eunhyuk dan Chaekyung tadi ? Ya kan ?” dia membalikkan tubuhku.

“Untuk apa aku cemburu ? Toh kamu sudah menyuruhmu melupakan dan meninggalkanmu. Lagian, aku punya istri” kataku dengan sedikit santai.

“Memang aku bilang seperti itu kemarin, tapi apa secepat itu kamu melupakan semuanya ? Aku mengakatan itu 8 jam yang lalu,

Dan secepat itukah kau melupan segalanya?

Aku yang menyuruhmu seperti itu saja terkadang masih memikirkanmu. Aku semalam meikirkanmu. Apa kau sudah makan, atau lampu kamarmu sudah mati atau belum saat kau sudah tidur” dia mulai menitikkan air matanya.

“Apa gunanya mencintaimu lagi ? Nggak ada kan ? Sedalam, setulus dan selama apapun aku mencintaimu pada akhirnya kamu akan tetap memilih Eunhyuk” ucapku.

“Jadi, kamu sudah benar benar tidak memiliki perasaan apapun terhadapku ?” tanyanya sambil menggenggam tanganku.

“Sama sekali, tidak ada” jawabku sambil melepas genggaman tangannya.

Dia terdiam, menundukkan kepalanya sambil terus menangis.

“Berhentilah menangis. Nggak ada gunanya” kataku dengan nada agak ketus.

“Baiklah, kalau memang maumu seperti itu. Mulai detik ini, lupakan segala tentang kita. Anggap saja kita nggak pernah kenal. Kita tidak pernah bertemu dan aku tidak pernah menolongmu. Ubah pikiranmu tentang aku. Jangan pernah kamu ingat tentang apa yang terjadi 3 bulan terakhir ini dan siapa saja yang ada didekatmu” Chunghee menatapku tajam seakan dia membenciku sekarang.

Dia langsung pergi meninggalkanku, sendiri.

Ya,

Sendiri.

Chunghee,

Maafkan aku …

 

-Donghae POV end-

 

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

3 responses »

  1. Huwee.. Sedih bgt..
    Sebener’a pengen hyuk sm chunghee.. Kesian kan dy ngerelain tunangan’a bwt hae..
    Tapi hae jg kesian..
    Apa poliandri aja(?) #ide gila abaikan..

    Hmmm, tp kek’a chunghee bkalan sm hae y? Kalo ampe kek gtu.. Hyuk’a bwt tea aja y…
    ^^v

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s