I’m not your wife, but i love you ♥ [part4]

Standar

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

Title: I’m not your wife, but i love you ♥ [part4]

Author: Vdlitanasuciara

Cast: Eunhyuk Super Junior, Lee Chunghee, Donghae Super Junior, Chaekyung and other cast :D

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

“Eomma, kapan eomma menikah dengan Eunhyuk appa ?” tanya Chaekyung.

“Secepatnya. Kira kira kapan ya?” jawabku.

“Biar cepat, nanti malam saja, eomma” kata Chaekyung.

“Kalau eomma bisa, eomma juga ingin nanti malam menikah. Tapi menikah itu perlu persiapan. Banyak sekali persiapannya” jelasku.

“Eomma, besok ke rumahnya Eunhyuk appa ya ? Chaekyung mau main kerumahnya Eunhyuk appa” pinta Chaekyung.

“Besok Chaekyung tidur sama Eunhyuk appa aja gimana ?” tawarku.

“Eomma ikut nggak ? Ikut ya” Chaekyung berharap aku juga tidur di rumah Eunhyuk.

Aku sebenernya mau.

Tapi,

Eunhyuk pasti akan menggoda imanku.

“Nggak. Eomma kan harus nunggu rumah. Nanti saja kalau sudah menikah dengan Eunhyuk appa ya” jawabku.

“Oh begitu. Yasudah deh, eomma” kata Chaekyung.

Tak lama setelah itu,

Chaekyung berlari keluar kamarnya menuju ruang keluarga.

Aku menyusulnya.

Dia duduk dipangkuan Donghae.

“Appa, nanti malam mau temani Chaekyung makan di restauran Ayam Upin-Ipin ?” tanya Chaekyung.

“Chaekyung mau makan ayam ya ?” tanya Donghae balik.

“Ne, appa” jawab Chaekyung singkat.

“Kita makan dirumah saja. Nanti appa telponin supaya ayamnya dianter ke rumah” kata Donghae.

Chaekyung turun dari pangkuan Donghae dan berdiri didepannya.

“Chaekyung maunya makan disana. Hari ini ada badut ayam” Chaekyung bergaya ala ayam (?)

“Mau ya, appa ?” pinta Chaekyung.

“Jebal, appa” Chaekyung memeluk Donghae.

“Iya iya, nanti malam kita makan ayam” kata Donghae sambil menggendong Chaekyung.

“Asiik. Eomma, eomma nanti ikut ya ?” Chaekyung memintaku untuk ikut maka bersma mereka.

“Eomma nggak ikut” jawabku singkat.

“Kenapa ? Eomma nggak mau makan ayam goreng upin ipin ?” tanya Chaekyung polos.

“Nggak, sayang. Eomma malam ini ada sedikit urusan. Lain kali ya” jawabku sambil tersenyum pada Chaekyung.

Chaekyung terlihat sedih dan kecewa.

Dia langsung berlari menuju kamarnya.

“Sudah senang membuat Chaekyung kecewa ?” tanya Donghae.

“Katanya sayang sama dia. Tunjukkan kalau kamu sayang sama dia. Sayang dari mana, bisanya cuma buat Chaekyung kecewa” lanjutnya sambil pergi meninggalkanku.

Tak lama kemudian,

Istri Donghae datang.

“Aku sudah pernah bilang kan, kamu akan mendapat balasan dari semua apa yang kamu perbuat. Lihat deh, dulu Donghae sayang dan cinta sama kamu. Sekarang? Dia sangat membencimu. Mangkanya, jangan jadi perebut suami orang” dia datang sambil memasang senyum liciknya dan pergi dengan kata katanya yang ‘nylekit’ dihatiku.

Apa memang semua ini salahku ?

Tuhan,

Apa ini salahku ?

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

-Donghae POV-

“Appa, eomma kenapa nggak mau makan sama kita ?” Chaekyung menangis dipelukanku.

“Eomma, udah nggak sayang sama Chaekyung lagi ya, appa ?” tanyanya.

“Chaekyung kok ngomongnya gitu ? Mungkin eomma sibuk. Eomma selalu sayang sama Chaekyung kok. Jangan bicara seperti itu lagi ya” jawabku.

Chaekyung menghapus air matanya dan memelukku.

Semoga ini bukan pelukan terakhir darinya.

“Sekarang Chaekyung mandi dulu, setlah itu kita makan ayam” aku menggendongnya kekamar mandi.

“Oke, appa” dia mencium pipiku.

Aku merindukan saat saat seperti ini.

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

“Eomma, Chaekyung punya hadiah buat eomma” kata Chaekyung ketika sampai di rumah.

“Apa sayang ?” tanya Chunghee.

Chaekyung langsung menyodorkan satu buket bunga matahari.

“Wah, terima kasih” kata Chunghee sambil memeluk dan mencium Chaekyung.

Chaekyung tersenyum dan langsung berlari kekamarnya.

Tinggal aku dan Chunghee diruangan ini.

Chunghee masih saja tersenyum senang karena bunga mataharinya.

Aku berjalan menuju kamarku.

“Donghae” panggilnya.

“Mwo ?” tanyaku datar.

“…” dia terdiam.

“Apa ?!” tanyaku dengan sedikit keras.

“Aku cuma mau bilang terima kasih aja. Bisa kan nggak pakai bentak bentak ?” jawabnya dengan keras juga.

“Kamu mau terima kasih untuk apa ? Aku saja yang 3 bulan sudah ditolong kamu tidak pernah berterima kasih” jawabku seadanya.

“Itu kamu ! Bukan aku ! Aku masih bisa berterima kasih. Walaupun hanya bunga matahari, aku masih bisa berterima kasih. Kau tau, aku gak butuh bungamu ! Gak ada gunanya kamu ngasih ini” dia melempar bunga mataharinya kearahku.

Dia berlari kearah kamarnya.

Namun sebelum masuk ke kamarnya,

Dia sempat membalikkan tubuhnya.

“Aku menyesal pernah menyelamatkanmu, menolongmu dan merawatmu. Nggak ada gunanya buat aku. Aku rugi waktu banyak. Dan gara gara kamu, aku batal menikah dengan Eunhyuk. Kamu benar benar keterlaluan. Kamu nggak tahu terima kasih. Aku terlalu bodoh karena pernah suka, sayang dan cinta sama kamu. Dan aku mau, kamu dan istrimu keluar dari rumahku besok! Aku capek sama kalian” aku rasa dia benar benar marah denganku.

Dia masuk ke kamarnya dan membanting pintu kamarnya.

Tuhan,

Aku benar benar keterlaluan padanya ?

-Donghae POV end-

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

“Eomma, ayo kerumah Eunhyuk appa” Chaekyung sudah menarik tanganku.

“Iya, ayo” aku langsung membawa tas Chaekyung yang bergambar Upin Ipin featuring Dora (?)

“Chunghee” manusia itu memanggilku.

Untuk apa coba?

“Apa ?” jawabku ketus.

“Mianhae” katanya pelan.

“Percuma, maafmu nggak ada gunanya. Aku mau pergi. Aku ingin saat aku kembali, kau dan istrimu sudah pergi dari rumahku” aku langsung meninggalkannya dan pergi mengantar Chaekyung.

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

“Appaaaaa” teriak Chaekyung ketika sampai dirumah Eunhyuk.

“Hai. Appa kangen nih sama superheronya appa” Eunhyuk memeluk Chaekyung.

“Chaekyung juga. Appa, hari ini Chaekyung bobok sama appa” kata Chaekyung.

“Iya ? Wah, appa ada temennya nih” jawab Eunhyuk sambil menggendong Chaekyung.

“Appa, kapan menikah dengan eomma ? Aku ingin eomma juga tidur dengan appa dan Chaekyung” tanya Chaekyung.

“Menikah ? Nanti tanggal 1 Juli. Chaekyung nyanyi dan menari ya ?” tawar Eunhyuk.

“Appa juga ya ? Kalau eomma duduk aja. Kan baunya eomma paaannjjaaang. Nanti eomma jatuh” kata Chaekyung.

Aku hanya tersenyum.

“Eomma sakit gigi ? Kok diem aja ?” Chaekyung menunjuk pipiku.

“Aniyo” jawabku singkat.

“Chaekyung, simpan tasnya di kamar. Terserah mau pilih kamar yang mana” kata Eunhyuk.

Chaekyung langsung turun dari gendongan Eunhyuk dan langsung berlari memilih kamar yang dia ingini.

“Wae ?” tanya Eunhyuk sambil tersenyum.

“Capek aja” jawabku seadanya.

“Capek kenapa ? Setahuku kamu tangguh. Nggak gampang capek. Ayo dong semangat. Hwaiting my baby” Eunhyuk berusaha menyemangatiku.

Aku hanya tersenyum melihat tingkahnya yang bergaya ala cheerleader.

“Eunhyuk” aku memeluknya erat sambil tersenyum lebar.

“Hei, tumben rambutmu diurai ? Badmood pasti” Eunhyuk melepas pelukanku dan menerbang terbangkan rambutku.

“Kamu kok tau kalau aku badmood ?” tanyaku sambil memukul tangan Eunhyuk yang dari tadi usil dengan rambutku.

“Aku udah kenal kamu 15 tahun. Dan aku sudah menjadi kekasihmu selama 9 tahun. Apa yang aku tidak tahu darimu ?” jawabnya.

“Kalau rambutmu terurai, artinya kamu sedang badmood. Cara yang paling sering kamu lakukan untuk menghilangkan badmoodmu itu kan memainkan rambutmu” lanjutnya.

“Ya ampun, tunanganku hebat” ucapku takjub.

“Nah, sekarang cerita ke aku, kenapa kamu badmood” pintanya.

Aku menceritakan apa yang semalam terjadi.

“Terus mereka pergi ?” tanya Eunhyuk ketika aku selesai menceritakan peristiwa semalam.

“Molla” jawabku pendek.

Emang perlu aku urus lagi orang 2 itu ? Nggak perlu deh kayanya ~

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

Chaekyung sudah tertidur pulang setelah bermain dengan Eunhyuk.

“My monkeyy, aku pulang ya. Cepat tidur dan jangan lupa minum obat. Aku nggak mau pas nanti kita nikah, kamu bersin bersin” pamitku.

“Iya, iya. Minum obat dan tidur. Ingat kok” kata Eunhyuk sambil memegang pipiku.

“Yaudah. Aku pulang dulu. Jaga Chaekyung” aku berjalan keluar dari rumah eunhyuk.

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

HPku kok nggeter yah?

Ow,

Ada sms.

Dari Donghae ?

Untuk apa dia SMS aku ==

Lee Chunghee,

Terima kasih untuk 3 bulan terakhir ini.

Aku tahu, aku merepotkanmu.

Aku tahu, aku membuang buang waktumu.

Aku tahu, aku yang menyebabkan pernikahanmu dan Eunhyuk tertunda.

Aku benar benar meminta maaf dan berterima kasih berpuluh puluh ribu kali padamu.

Aku juga minta maaf kalau istriku sering kali menyakitimu dan Chaekyung.

Aku mohon maafkan istriku.

Aku bingung harus berkata seperti apa lagi.

Kau benar benar mengubah hidupku saat hidupku menjadi kelam dan suram.

Disaat aku tak tahu harus kemana,

Kau datang untuk menunjukkanku jalan yang harus kulalui.

Kau menuntunku untuk melaluinya.

Disaat aku putus asa dan bersedih.

Semangat dan senyummu membantuku untuk bangkit.

Dan disaat aku kesepian,

Keceriaanmu mewarnai duniaku.

Tawamu selalu menemaniku.

Aku beruntung pernah mengenalmu.

Dan aku benar benar bahagia pernah bertemu dengan Chaekyung.

Menganggapnya anak dan menyayanginya seperti aku menyayangi dan mencintaimu.

Kalian berdua sungguh mencerahkan hidupku yang gelap.

Aku minta maaf karena sikapku padamu beberapa hari terakhir.

Aku nggak bermaksud nyakitin kamu.

Aku cuma berusaha untuk bisa melupakan kamu dan membuatmu juga lupa denganku.

Aku sudah pergi dari rumahmu sekarang.

Sesuai dengan keinginanmu semalam kan?

Kunci rumahmu aku titipkan di tetangga sebelah.

Oh iya,

Sampaikan salamku dan sayangku pada Chaekyung.

Semoga Eunhyuk bisa menggantikanku dihatinya.

Jaga dirimu baik baik.

Jangan lupa makan kalau malam hari.

 

-Donghae, Lee-

Entah apa yang aku rasakan sekarang.

Sedih, senang, kecewa, kaget semuanya menjadi satu.

Tapi bukankah seharusnya aku senang karena dia dan istrinya suda keluar dari rumahku ?

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

Aku membuka pintu rumahku.

Rumahku sudah rapi.

Fotoku dan Eunhyuk terpampang rapi diruang tamu.

Fotoku bersama Chaekyung juga ada disana.

Semua fotoku dengan Donghae sudah tidak ada.

Apa mungkin dia bawa semua fotoku bersamanya ?

Atau mungkin ia buang ?

Entahlah.

Semua bayang bayang masa laluku dengan Donghae tiba tiba datang.

Aku seperti melihat saat aku dengannya.

Saat pertama bersamanya.

Saat bermain air dengannya.

Semua seakan terulang.

Aku berdiri mematung ditempatku.

Apa yang aku lakukan ?

Aku mungkin terlalu jahat padanya semalam.

“Lee Donghae, aku belum sempat mengucapkan selamat tinggal padamu” kataku pelan.

Sangat pelan.

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

5 bulan kemudian …

Aku masih tetap menjadi Lee Chunghee yang dulu.

Hanya saja sekarang statusku berubah menjadi Nyonya Lee Hyukjae a.k.a Eunhyuk.

Ya, aku sudah menikah dengannya.

Aku, Chaekyung dan Eunhyuk tinggal dirumah kami yang baru.

Toko coklat milik Eunhyuk sudah memiliki cabang dimana mana.

Benar benar hidup yang indah.

Chaekyung juga bahagia karena dia sekarang sudah sekolah.

Entah sebuah keberuntungan atau apa,

Guru Chaekyung adalah appanya dulu.

Yup,

Lee Donghae.

Yang aku tahu sekarang dia sudah bercerai dengan istrinya.

Tapi aku tidak tahu dan memang tidak ingin tahu kenapa mereka bercerai.

“Eomma, Chaekyung boleh kerumah Donghae appa ?” tanya Chaekyung tiba tiba.

“Mau ngapain sayang ?” tanyaku balik.

“Mengerjakan PR, eomma. Boleh ya ?” Chaekyung terlihat sangat ingin bermain ke rumah Donghae.

“Baiklah. Tapi nanti kalau eomma dan appa menjemput harus cepat pulang ya ?” kataku.

“Ne, eomma” jawabnya.

“Nah, sekarang Chaekyung mandi dulu” aku menyodorkan pakaiannya.

Dia langsung mengambil pakaiannya dari tanganku dan berlari ke kamar mandi.

Tak lama kemudian,

Chaekyung kembali dengan wajah yang berbinar binar dan sudah segar.

“Eomma ikut ke rumah Donghae appa ya” ajak Chaekyung.

“Kamu pergi sama pak sopir aja ya” tolakku.

“Eomma nggak kangen sama Donghae appa ? Jebbal eomma, temani Chaekyung” pintanya.

Memang aku rindu dengannya.

Sudah 5 bulan aku tidak bertemu dengannya.

Walaupun dia gurunya Chaekyung,

Aku tidak pernah bertemu dengannya saat aku menjemput Chaekyung.

“Yadeh. Eomma ikut” jawabku pasrah.

Chaekyung tersenyum sangat lebar dan menarikku untuk keluar rumah.

»♥«»♥«»♥«»♥«»♥«

“Donghae appaaaaa” teriak Chaekyung ketika sampai.

Tapi Donghae tidak keluar.

“Lee Donghae sonsaengnim” teriaknya lagi.

“Eomma, kok appa nggak keluar ya ?” tanyanya.

Tak lama kemudian ada tetangga Donghae yang mendatangi kami.

“Cari Donghae sonsaengnim ya ahjumma ?” tanya anak perempuan yang kira kira umurnya sama seperti Chaekyung.

“Ne. Kau tahu kemaa Donghae sonsaenim ?” tanya Chaekyung balik.

“Mollayo. Eomma, apa eomma tau ?” anak perempuan itu bertanya pada eommanya.

“Kalian mencari bapak guru yang keren itu ya ?” ternyata Donghae penggemarnya ibu ibu.

“Iya” jawabku.

“Oh, baru 15 menit yang lalu pergi ke bandara. Beliau pindah ke Jepang” kata ibu itu.

“Jepang ?” aku terkejut.

Dia pindah ?

Kenapa ?

“Iya” wanita itu menjawab dengan singkat.

“Apa anda tahu kenapa dia pindah ?” tanyaku.

“Saya kurang tahu. Cuma gosipnya sih mau menikah” jawabnya.

MWO?

Menikah ?

Bukannya baru 3 bulan yang lalu dia cerai dengan istrinya ?

“Oh, iya iya. Makasih kalau begitu ya” kataku.

Aku tahu Chaekyung pasti sedih.

“Eomma, appa pergi lagi. Apa appa bosan melihat Chaekyung ?” tanya Chaekyung dengan mata yang berkaca kaca.

Aku tahu dia sangat senang saat bertemu dengan Donghae.

Dan saat ini aku juga tahu kalau dia sangat sedih karena appanya pergi, lagi.

“Appa nggak mungkin bosan melihat Chaekyung. Mungkin appa mau liburan” jawabku.

Chaekyung bukannya tersenyum tapi menangis.

Aku memeluknya.

“Chaekyung kenapa menangis ?” tanyaku sambil menghapus air matanya.

“Chaekyung kangen appa. Tadi pagi appa nggak ngajar, eomma” jawabnya.

“Namamu Lee Chaekyung bukan ?” tanya anak perempuan tadi.

“Ne, waeyo ?” tanya Chaekyung balik.

“Donghae sonsaengnim menitipkan ini. Katanya untuk bocah laki laki bernama Lee Chaekyung. Aku rasa itu kamu” jawab anak itu manis sambil memberi Chaekyung hadiah titipan Donghae.

“Gomawo” Chaekyung menerima hadiah itu.

Raut wajah Chaekyung langsung berubah senang.

Dia tersenyum lebar sekarang.

“Namamu siapa ?” tanya Chaekyung pada gadis kecil itu.

“Hm.. Choi Sulli” jawab anak itu malu malu.

“Eomma, Sulli yeppuda” bisik Chaekyung padaku.

Aku tertawa.

“Bilang langsung ke anaknya dong” godaku.

“Sulli, kamu cantik sekali. Namamu manis seperti senyummu” kata Chaekyung.

Whoaa,

Anakku kok bisa nggombal bgini ?

Diajarin siapa ini ?

Eunhyuk apa Donghae ?

“Gomawo, Lee Chaekyung” wajah Sulli semakin memerah.

Ya ampun anak anak kecil ini …

2 responses »

  1. wuah kalo nggombal mah udh pasti sih hae yg ajarin tuh,. wkwkwk
    asik dha chaekyung bisaan nih,. hahhaa
    duh kasih bgt nih idup nya sih hae,. cup” sini” jgn kejepang ke indo aja biar lngsng merried sma aq,. wkwkwwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s